Rupiah ditutup menguat Kamis usai BI tahan suku bunga acuan
Elshinta
Kamis, 23 Juni 2022 - 16:43 WIB |
Rupiah ditutup menguat Kamis usai BI tahan suku bunga acuan
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore ditutup menguat usai Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan.

Rupiah ditutup menguat 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.841 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.863 per dolar AS.

"Saya kira terlepas dari hasil rapat BI yang sejalan dengan konsensus pasar, penguatan rupiah sempat didorong oleh sentimen risk-on di pasar ekuitas di sesi perdagangan Asia sehingga melemahkan dolar AS," kata analis DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5 persen, suku bunga deposit facility juga tetap sebesar 2,75 persen dan suku bunga lending facility tetap sebesar 4,25 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan tersebut sejalan dengan perlunya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta tetap mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah naiknya tekanan eksternal terkait dengan meningkatnya risiko stagflasi di berbagai negara.

Kendati demikian, lanjut Lukman, sentimen resiko masih akan mendominasi dengan pasar masih mencerna lebih dalam testimoni dari Gubernur The Fed Jerome Powell.

"Powell kembali menegaskan kebijakan yang agresif di mana akan menekan pasar ekuitas dan mendukung dolar AS," ujar Lukman.

Sementara itu, dari domestik, untuk sisi fundamental seperti neraca perdagangan masih terus mendukung rupiah.

"Namun ancaman inflasi dan resesi negara-negara maju masih akan terus mengancam. Kenaikan kasus COVID-19 juga dikhawatirkan akan menekan aktivitas ekonomi," kata Lukman.

Ekonom senior Mirae Asset Sekuritas Rully Arya menilai penguatan rupiah hari ini merupakan respons positif terhadap langkah BI untuk tetap mempertahankan suku bunga pada level 3,5 persen, karena merupakan suatu langkah yang tepat untuk mengantisipasi berbagai risiko ke depan, terutama yang berasal dari ancaman resesi global dan juga kenaikan inflasi.

"Saya rasa masih terbuka ruang bagi rupiah untuk menguat mengingat prospek ekonomi Indonesia yang masih cukup kuat, yang didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi di dalam negeri dan inflasi yang masih tetap terjaga," ujar Rully.

Rupiah pada Kamis pagi dibuka menguat ke posisi Rp14.838 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.808 per dolar AS hingga Rp14.858 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia menguat ke posisi Rp14.835 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.860 per dolar AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rayakan Bulan Bung Karno, warga Desa Bergas tanam padi bergambar Soekarno 
Rabu, 29 Juni 2022 - 18:44 WIB
Alunan suara gamelan mengiringi pelaksanaan upacara wiwitan yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Ten...
BNPB minta pemerintah daerah mewaspadai penularan PMK di Banten
Rabu, 29 Juni 2022 - 17:35 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah mewaspadai penularan penyakit...
BMKG imbau pelaku usaha membatasi aktivitas di perairan karena cuaca
Rabu, 29 Juni 2022 - 16:56 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Komodo Manggarai Bar...
Rentan rusak, Bupati Pesisir Selatan larang bangun jembatan gantung
Rabu, 29 Juni 2022 - 16:19 WIB
Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar memerintahkan Dinas Pekerjaan Umu...
Tim Nusantara Gemilang Polda Sumut raih predikat terbaik `Semarak Bhayangkara ke 76`
Rabu, 29 Juni 2022 - 13:47 WIB
Tim Nusantara Gemilang Polda Sumut menerima penghargaan predikat terbaik dan video terbaik Festival ...
Dua bibit siklon tropis berpotensi menimbulkan gelombang tinggi
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:25 WIB
Dua bibit siklon tropis yang ada di utara wilayah Indonesia berpotensi menimbulkan gelombang tinggi ...
Jelang penghapusan honorer, Sekda Buton minta ini ke Kemenpan RB
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:13 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) rencananya akan meng...
Wujudkan visi misi Bupati, `Gebyar Integritas Boyolali Tahun 2022` digelar
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:57 WIB
Inspektorat Daerah Kabupaten Boyolali Jawa Tengah menggelar `Gebyar Integritas Boyolali Tahun 2022` ...
Pemkab Klaten canangkan vaksinasi PMK
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:04 WIB
Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mencanangkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) di Des...
 Forkopimda Sumut bahas percepatan penyembuhan PMK hewan ternak
Rabu, 29 Juni 2022 - 10:57 WIB
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara gelar rapat percepatan penanganan penya...
InfodariAnda (IdA)