Minta KPK usut dugaan korupsi Formula E, massa gelar parodi pengalungan bunga

Elshinta
Jumat, 24 Juni 2022 - 17:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Minta KPK usut dugaan korupsi Formula E, massa gelar parodi pengalungan bunga
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Aksi Jumat Keramat kembali digelar massa Satgas Pemburu Koruptor Formula E di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Jumat (24/6).

Dalam aksinya, sejumlah aktivis pun menyindir lewat aksi parodi teatrikal memperagakan koruptor Formula E saat mendatangi Gedung KPK. Mereka menyambutnya dengan gembira dan mengalungkan bunga selamat datang ke leher para koruptor.

"Menjadi momentum tepat bagi KPK untuk menuntaskan kasus Formula E ini sebelum Anies lengser sebagai Gubernur DKI. Dan kami menyakini mereka-mereka yang terlibat akan berjaket orange pada waktunya," tegas Koordinator Aksi Daud.

Menurut dia, publik sudah ketahui bahwasanya ajang balap mobil listrik atau dikenal Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara diselimuti penuh masalah sejak dari awal hingga dilaporkan ada dugaan korupsi ke KPK.

"Komitmen kami akan terus kawal korupsi Formula E ini hingga tuntas. Menjadi harga mati bagi KPK agar tangkap dan penjarakan pihak-pihak yang ikut menikmati duit panas Formula E," sambungnya.

Oleh karenanya, kata dia, sudah saatnya penyidik lembaga antirasuah memanggil dan memeriksa Anies Baswedan, Bank DKI, Jakpro dan FEO Formula E.

"Yang ditunggu-tunggu publik adalah kapan KPK panggil Anies Baswedan, Bank DKI, Jakpro dan FEO," ucapnya.

Para aktivis itu juga mengingatkan bahwa adanya kesimpulan BPK tentang kelayakan penyelenggaraan Formula E justru tidak boleh menjadi penghalang bagi KPK untuk menyelesaikan masalah pendanaannya sampai tuntas.

"Nah untuk sisa pembayaran fee senilai Rp. 90,7 Miliyar harus menjadi atensi untuk menuntaskan penyalahgunaan wewenang," sebutnya.

Pihaknya menyakini bahwa KPK sudah mengetahui ada beberapa pihak yang akan terlibat jika merujuk Pergub No. 83 Tahun 2019. 

"Lingkaran setan ini nantinya akan terbuka, dan kami yakin KPK sudah mengantongi nama-nama yang terlibat pada kasus Formula E ini," tuturnya lagi.

Dia juga berpesan agar BPKP bisa bekerja obyektif dan netral tidak terpengaruh adanya intervensi dari pihak manapun, bekerja untuk rakyat dan bekerja secara transparan tidak ada yang ditutup-tutupi dalam melakukan serta menyampaikan hasil audit secara update ke publik. 

"KPK harus peka jika ada oknum yang sengaja main mata untuk menutup-tutupi potensi kerugian negara tersebut," pungkasnya.

Selain di Gedung Merah Putih KPK, para pendemo juga menggelar demo di BPK Provinsi DKI dan Bank DKI.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri memastikan pihaknya mencermati setiap aspirasi, laporan atau pun’ informasi yang disampaikan masyarakat terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi. 

Namun demikian, ia menegaskan KPK bekerja berdasarkan kecukupan alat bukti sehingga tidak akan sembarang dalam menetapkan seseorang jadi tersangka. 

"Penegakan hukum itu nyata, bukan fiksi atau misteri. KPK pun bekerja bukan karena pesanan, tapi diuji dengan kebenaran, kecukupan bukti yang kesemuanya akan diuji di peradilan," kata Firli melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/4/2022). 

Pernyataan tersebut dibuat untuk menanggapi maraknya laporan terhadap tokoh yang ditengarai memiliki kepentingan pada Pilpres atau Pilkada 2024 medatang. Nama-nama seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan hingga Gibran Rakabuming termasuk salah satunya. Laporan yang kerap disertai aksi unjuk rasa di kantor KPK itu ramai diberitakan media dan diperbincangkan di dunia maya. 

Firli menerangkan, KPK senantiasa berpegang teguh pada asas-asas pelaksanaan tugas pokok sebagaimana ketentuan perundang-undangan. KPK, tegasnya, tidak akan terpengaruh oleh desakan opini atau persepsi oleh pihak mana pun. "Saya tidak ada kepentingan dan saya tidak bermain politik. Kita kerja sesuai fakta hukum dan bukti yang cukup," tegasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Masyarakat Batubara minta Gubsu tidak goyah penolakan hibah RSU Indrapura
Selasa, 16 Agustus 2022 - 14:48 WIB

Masyarakat Batubara minta Gubsu tidak goyah penolakan hibah RSU Indrapura

Ratusan masyarakat Batubara melakukan aksi demo di Tugu Inalum, Simpang Kuala Tanjung, Kecamatan Sei...
 Ribuan masyarakat Tanah Luas Aceh Utara ikut jalan santai meriahkan HUT ke-77 RI
Senin, 15 Agustus 2022 - 14:47 WIB

Ribuan masyarakat Tanah Luas Aceh Utara ikut jalan santai meriahkan HUT ke-77 RI

Ribuan warga di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, antusias mengikuti gerak ...
BMKG: Wilayah Jateng selatan masih berpotensi hujan hingga 13 Agustus
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:44 WIB

BMKG: Wilayah Jateng selatan masih berpotensi hujan hingga 13 Agustus

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memrakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan k...
LPSK tiba di Bareskrim Polri koordinasi `JC` Bharada E
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:12 WIB

LPSK tiba di Bareskrim Polri koordinasi `JC` Bharada E

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tiba di Bareskrim Polri dalam rangka koordi...
Mabes Polri dapat karangan bunga dukung kasus Brigadir J dituntaskan
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:38 WIB

Mabes Polri dapat karangan bunga dukung kasus Brigadir J dituntaskan

Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta kedatangan sejumlah karangan bunga yang berisi pesan dan dukun...
Ribuan warga berburu nasi berkat acara Buka Luwur Sunan Kudus
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:11 WIB

Ribuan warga berburu nasi berkat acara Buka Luwur Sunan Kudus

Tradisi Buka Luwur (penutup makam) Sunan Kudus (Syeikh Ja`far Shodiq) salah satu Wali Songo penyebar...
Kembali, ADHA di Kudus meninggal dunia
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:12 WIB

Kembali, ADHA di Kudus meninggal dunia

Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) warga kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah berusia 8 tahun men...
BMKG: Terpantau 16 titik panas di Sumatera Utara
Minggu, 07 Agustus 2022 - 15:44 WIB

BMKG: Terpantau 16 titik panas di Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau terdapat 16 titik panas atau hotspot di ...
Rumah produksi tas sekolah di Loram Wetan, Kudus terbakar, kerugian capai ratusan juta 
Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:56 WIB

Rumah produksi tas sekolah di Loram Wetan, Kudus terbakar, kerugian capai ratusan juta 

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah produksi pembuatan tas sekolah di Desa Loram Wetan, tepatnya di...
Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara
Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:06 WIB

Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Utara menerima pelimpahan tersangka dan barang bukt...

InfodariAnda (IdA)