27 Juni 1947: Jenderal Soedirman diangkat jadi Panglima Besar TNI pertama
Jenderal Soedirman diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pertama pada tanggal 27 Juni 1947 di Yogyakarta.

Elshinta.com - Jenderal Soedirman diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pertama pada tanggal 27 Juni 1947 di Yogyakarta.
Ia adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. Pada zaman penjajahan Jepang, Soedirman bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor.
Pasca Indonesia merdeka dari penjajahan Jepang, beliau berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas. Kemudian beliau diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya setelah menyelesaikan pendidikannya.
Soedirman lalu menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI).
Sebagai panglima besar TNI pertama, ia adalah sosok yang dihormati di Indonesia.
Terlahir dari pasangan rakyat biasa di Purbalingga, Hindia Belanda, Soedirman diadopsi oleh pamannya yang seorang priyayi.