HUT kiri HUT kanan

Pemkot imbau warga pesisir Surabaya waspadai banjir rob

Elshinta
Jumat, 01 Juli 2022 - 16:59 WIB |
Pemkot imbau warga pesisir Surabaya waspadai banjir rob
Arsip Foto - Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintasi banjir rob di Jalan Kalianak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). Pasang air laut yang tinggi menyebabkan jalan tersebut tergenang banjir rob dan mengakibatkan kemacetan panjang. (ANTARA/Didik Suhartono)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengimbau masyarakat di empat wilayah pesisir mewaspadai banjir rob akibat fase bulan purnama yang berdampak pada ketinggian pasang air laut maksimum.

"Saya minta masyarakat mengantisipasi banjir rob dan selalu berkoordinasi dengan BMKG setempat untuk mendapatkan informasi terbaru," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji di Surabaya, Jumat.

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak Surabaya sebelumnya memperingatkan potensi banjir di empat wilayah pesisir Surabaya terjadi antara tanggal 28 Juni hingga 4 Juli 2022. Adapun empat wilayah pesisir Surabaya meliputi Pabean Cantian, Asemrowo, Bulak dan Gunung Anyar.

Menurut Armuji, Pemkot Surabaya bersama BMKG akan selalu memantau perkembangan ketinggian muka air laut yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh perangkat daerah (PD) terkait.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada warga khususnya yang tinggal di pesisir agar lebih meningkatkan kewaspadaan karena saat ini suplai uap air di wilayah Indonesia masih banyak, sehingga hujan bakal sering terjadi yang tidak dapat diprediksi.

Saat ini, lanjut Armuji, memang tengah ada fenomena global La Nina yang masih berlanjut serta fenomena suhu muka laut yang lebih hangat di sekitar wilayah Jawa Timur, khususnya di area pesisir Kota Surabaya.

Armuji mengatakan, BMKG memprediksi potensi hujan akan tetap ada sepanjang tahun 2022. Namun demikian, dia berpesan jika kondisi kemarau basah karena anomali iklim tidak bisa dijadikan patokan akan terjadi selamanya.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya Daryatno sebelumnya mengatakan, potensi terjadinya banjir rob di pesisir Surabaya disebabkan fase bulan purnama yang berdampak pada peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fase ini diperkirakan terjadi pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

"Pasang air laut maksimum berkisar 130 sampai dengan 140 sentimeter di atas permukaan air laut. Akibat tingginya pasang air laut maksimum tersebut berpotensi terjadinya banjir rob pada 28 Juni sampai 4 Juli mendatang," kata Daryatno.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
15 Agustus 2021: Tiga sungai di Nias Utara meluap, ratusan rumah warga terendam banjir
Senin, 15 Agustus 2022 - 14:32 WIB

15 Agustus 2021: Tiga sungai di Nias Utara meluap, ratusan rumah warga terendam banjir

Tingginya intensitas hujan mengakibatkan debit air Sungai Muzoi, Ehau, dan Tumula meluap. Akibatnya,...
Forkom Poskedes Jatim gelar pemeriksaan kesehatan masyarakat terdampak APG Semeru
Senin, 15 Agustus 2022 - 12:58 WIB

Forkom Poskedes Jatim gelar pemeriksaan kesehatan masyarakat terdampak APG Semeru

Aksi sosial Forum Komunikasi (Forkom) Poskesdes Jawa Timur melakukan pemeriksaan kesehatan pada masy...
Desa Torue Parigi Moutong kembali dilanda banjir susulan
Minggu, 14 Agustus 2022 - 21:15 WIB

Desa Torue Parigi Moutong kembali dilanda banjir susulan

Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali dilanda banjir susulan setelah hujan l...
Puluhan Rumah di Undaan Kudus Rusak Diterjang Angin Kencang
Minggu, 14 Agustus 2022 - 12:45 WIB

Puluhan Rumah di Undaan Kudus Rusak Diterjang Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah kecamatan Undaan kabupaten Kudus Jawa Tengah memp...
13 Agustus 2017: Gempa besar guncang Bengkulu
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 06:13 WIB

13 Agustus 2017: Gempa besar guncang Bengkulu

Lima tahun lalu, pada 13 Agustus 2017 gempa dengan kekuatan besar yakni Magnitudo (M) 6,4 mengguncan...
11 Agustus 2021: Angin puting beliung terjang pemukiman warga di Kutai Kartanegara
Kamis, 11 Agustus 2022 - 06:19 WIB

11 Agustus 2021: Angin puting beliung terjang pemukiman warga di Kutai Kartanegara

Angin puting beliung menerjang Desa Tanjung Berukang di Kecamatan Sepatin, Kutai Kartanegara Provins...
Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Kapolda Sumut pantau TKP kebakaran hutan dari udara

Kapolda Sumut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra S berangkat menuju Samosir untuk meninjau lokasi kebakar...
9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi
Selasa, 09 Agustus 2022 - 06:11 WIB

9 Agustus 2021: Banjir bandang di Cigudeg Bogor, puluhan keluarga mengungsi

Sebanyak 40 keluarga mengungsi akibat banjir bandang yang merendam Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Banji...
8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:20 WIB

8 Agustus 2020: Erupsi Gunung Sinabung, tiga kecamatan terdampak abu vulkanik

Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut (dpl) mengalami erupsi pada Sab...
6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 06:19 WIB

6 Agustus 2021: Empat desa di Seram dilanda banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Timur melaporkan sebanyak 193 jiwa...

InfodariAnda (IdA)