Polda Banten ungkap sindikat peredaran narkoba internasional

Elshinta
Jumat, 01 Juli 2022 - 18:09 WIB |
Polda Banten ungkap sindikat peredaran narkoba internasional
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga (tengah) didampingi Wakapolresta Tangerang, Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard M Sinambela (kedua kanan) menunjukan barang bukti hasil pengungkapan sindikat peredaran narkoba jaringan lintas provinsi dan negara di Mapolda Banten. (Azmi)

Elshinta.com - Kepolisian Daerah (Polda) Banten berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba jaringan lintas provinsi dan negara dengan mengamankan enam tersangka sekaligus menyita narkotika jenis sabu seberat 43 kilogram dan ekstasi sebanyak 494 butir.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Jumat, mengatakan bahwa penangkapan sindikat besar narkoba ini merupakan hasil pengembangan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang pada Senin (13/6).

"Berawal dari penangkapan tersangka DS (27) dan DM di Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 04.45 WIB, kemudian ditemukan narkoba jenis sabu sebanyak 17,65 gram," katanya.

Ia menjelaskan, dari hasil penangkapan terhadap kedua tersangka, tim penyidik langsung melakukan pengembangan penyelidikan terhadap pemasok terbesar di wilayah Pasar Kemis, Tangerang.

"Dan berhasil melakukan pengungkapan terhadap tersangka MI bandar sabu terbesar di Pasar Kemis dengan menyita 768,4 gram sabu yang dikemas dalam 8 bungkus plastik besar berwarna hitam," ujarnya.

Selanjutnya, masih kata Shinto, pihaknya pun lantas terus berupaya melakukan analisa dan pengumpulan informasi untuk mengungkap bandar-bandar narkoba besar lainnya dengan melanjutkan penangkapan ke wilayah Cikampek.

"Pada Minggu (26/06) di sekitar Tol Cikampek dengan upaya paksa memberhentikan satu unit mobil dikemudikan BY (54) dan ditemukan dua kardus berisi 20 bungkus narkoba dan dua tas ransel berisi 20 bungkus narkoba pada mobil dengan kemasan plastik hitam dengan berat 40 kilogram," tuturnya.

Ia mengungkapkan, pada saat penangkapan tersangka BY, polisi juga turut menangkap tersangka RB (26) dan ADS (28) disalah satu perumahan di Bekasi yang setelah dilakukan penggeledahan secara teliti, terdapat beberapa bungkus plastik berisi narkoba jenis sabu seberat 241,89 gram dan plastik hitam berisi 494 butir ekstasi.

"Total penyitaan barang bukti narkoba dari sindikat pengedar narkoba lintas provinsi lintas negara ini pasca dilakukan penimbangan sebanyak 43,2 kg Sabu dan 494 butir Ekstasi, selain Sabu penyitaan barang bukti lainnya dilakukan terhadap satu unit mobil Avanza, satu unit motor Nmax, timbangan elektrik, tas, beberapa unit handphone dan alat hisap sabu," ungkapnya.

Ia menambahkan, atas perbuatannya para tersangka akan disangkakan pasal berlapis yaitu dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 112 ayat (2), Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 12 Tahun Penjara.

"Dan tidak menutup kemungkinan penyidik menjerat tersangka dengan persangkaan tindak pidana pencucian uang Pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 guna memberikan efek jera dengan memiskinkan kembali pelaku terhadap pelaku untuk tidak potensial ke depan mengedarkan narkoba," kata dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jaksa Agung sebut akan bekerja sama dengan KPK tangani Surya Darmadi
Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:01 WIB

Jaksa Agung sebut akan bekerja sama dengan KPK tangani Surya Darmadi

Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama deng...
Komnas HAM temukan indikasi `obstruction of justice` di TKP Duren Tiga
Senin, 15 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Komnas HAM temukan indikasi `obstruction of justice` di TKP Duren Tiga

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di tempat ...
Polisi selidiki rumah Ferdy Sambo di Magelang
Senin, 15 Agustus 2022 - 23:05 WIB

Polisi selidiki rumah Ferdy Sambo di Magelang

Tim kepolisian melakukan penyelidikan di rumah singgah milik mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Fe...
Jangan `ngeyel` permainkan hukum
Senin, 15 Agustus 2022 - 22:05 WIB

Jangan `ngeyel` permainkan hukum

Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjadi perhatian banyak pihak setelah Bupati Mukti Agung Wibowo di...
Bupati HSU nonaktif Abdul Wahid divonis 8 tahun penjara
Senin, 15 Agustus 2022 - 21:51 WIB

Bupati HSU nonaktif Abdul Wahid divonis 8 tahun penjara

Ketua Majelis Hakim Yusriansyah yang memimpin persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipik...
Komnas HAM periksa rumah dinas Ferdy Sambo
Senin, 15 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Komnas HAM periksa rumah dinas Ferdy Sambo

Kepolisian Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) terbunuhn...
Sopir truk masuk jurang di Rejang Lebong ditemukan tewas
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:48 WIB

Sopir truk masuk jurang di Rejang Lebong ditemukan tewas

Sopir truk bermuatan karet mentah yang mengalami kecelakaan tunggal dan masuk jurang di Dusun Gardu,...
Karantina Kupang musnahkan ratusan kilogram daging asal Timor Leste
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:36 WIB

Karantina Kupang musnahkan ratusan kilogram daging asal Timor Leste

Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang memusnahkan 122 kilogram daging olahan berkuku belah asal T...
Puluhan ribu ekstasi Malaysia masuk dari pelabuhan sungai di Pekanbaru
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:12 WIB

Puluhan ribu ekstasi Malaysia masuk dari pelabuhan sungai di Pekanbaru

Puluhan ribu pil ekstasi produksi Malaysia diduga bisa masuk ke Provinsi Riau melalui pelabuhan keci...
Jaksa Agung sebut akan tahan Surya Darmadi selama 20 hari
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:00 WIB

Jaksa Agung sebut akan tahan Surya Darmadi selama 20 hari

Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya akan menahan Pemilik D...

InfodariAnda (IdA)