Peru minta AS bantu hentikan pesawat penyelundup kokaina

Elshinta
Kamis, 14 Juli 2022 - 12:48 WIB | Editor : Calista Aziza | Sumber : Antara
Peru minta AS bantu hentikan pesawat penyelundup kokaina
Ilustrasi - Hasil tangkapan paket kokaina oleh pihak keamanan Amerika serikat. REUTERS/Mike Blake

Elshinta.com - Peru ingin sesegera mungkin mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk membantunya mengatasi masalah penggunaan pesawat yang menyelundupkan kokaina saat budidaya koka sedang berkembang, kata kepala anti narkoba negara Andes itu, Rabu (13/7).

Peru telah mengupayakan kesepakatan dengan Amerika Serikat sejak Maret untuk mendapat dukungan, yang bersifat "tidak mematikan", dalam mencegat pesawat yang mengangkut obat-obatan terlarang.

Peru merupakan salah satu produsen kokaina top dunia.

Dukungan penanganan penyelundupan obat terlarang untuk Peru itu pernah ada.

Tetapi AS menangguhkan programnya itu dua dekade lalu ketika Angkatan Udara Peru secara tidak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat setelah mengira pesawat itu milik pengedar narkoba. Insiden itu menewaskan dua warga AS.

Upaya untuk menggusur perkebunan koka --tanaman yang digunakan untuk membuat kokaina-- telah dirusak oleh peningkatan permintaan global akan obat tersebut, kata kepala badan anti narkoba nasional Peru (DEVIDA) Ricardo Soberon pada sebuah konferensi.

Dia mengatakan bahwa sudah waktunya untuk meninjau kembali "prinsip tanggung jawab bersama".

"Proses (pencapaian kesepakatan dengan AS) sekarang benar-benar salah satu negosiasi bilateral penting. Kementerian Luar Negeri Peru sudah menanganinya, jadi kami berharap bisa menyelesaikannya sesegera mungkin," kata Soberon.

Produksi koka di Peru sebagian besar tumbuh di sepanjang perbatasan dengan Brazil di Ucayali, wilayah tempat tanaman daun koka tumbuh hampir enam kali lipat dalam dua tahun, dan bertambah 10.229 hektar pada 2021, ungkap Soberon.

Dia menambahkan, pertumbuhan tanaman daun koka di Peru diperkirakan meningkat pada 2021, meski angka resminya belum dipublikasikan. Pada 2020, Peru memperkirakan ada 61.700 hektar tanaman daun koka.

Soberon berencana melakukan kunjungan ke Washington pada Agustus atau awal September tahun ini untuk bertemu dengan pihak Departemen Luar Negeri AS guna membahas masalah peredaran kokaina di negaranya.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Lima belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kepercayaan konsumen AS Januari turun, dibayangi kemungkinan resesi
Rabu, 01 Februari 2023 - 09:11 WIB

Kepercayaan konsumen AS Januari turun, dibayangi kemungkinan resesi

Elshinta.com, Konsumen AS merasakan sedikit kurang percaya diri di bulan pertama tahun baru ini, men...
Amerika serikat alokasikan 118 juta dolar AS untuk proyek `biofuel`
Jumat, 27 Januari 2023 - 09:07 WIB

Amerika serikat alokasikan 118 juta dolar AS untuk proyek `biofuel`

Elshinta.com, Departemen Energi AS (DoE) pada Kamis (26/1/2023) akan mengumumkan pendanaan lebih dar...
Akun Facebook dan Instagram Donald Trump segera dipulihkan
Kamis, 26 Januari 2023 - 08:11 WIB

Akun Facebook dan Instagram Donald Trump segera dipulihkan

Elshinta.com, Meta Platforms Inc mengatakan akan segera memulihkan akun Facebook dan Instagram manta...
Kemlu sebut tidak ada korban WNI dalam penembakan di California
Senin, 23 Januari 2023 - 10:23 WIB

Kemlu sebut tidak ada korban WNI dalam penembakan di California

Elshinta.com, Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menj...
GM investasikan 918 juta dolar untuk produksi mesin V-8
Minggu, 22 Januari 2023 - 12:59 WIB

GM investasikan 918 juta dolar untuk produksi mesin V-8

Elshinta.com, Pabrikan mobil AS General Motors (GM) mengumumkan rencananya menginvestasikan 918 juta...
Amerika Serikat umumkan bantuan militer Rp37 triliun untuk Ukraina
Jumat, 20 Januari 2023 - 17:18 WIB

Amerika Serikat umumkan bantuan militer Rp37 triliun untuk Ukraina

Elshinta.com, Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan tambahan bantuan militer senilai 2,5 m...
Menhan AS akan kunjungi Korsel dan Filipina
Rabu, 18 Januari 2023 - 12:29 WIB

Menhan AS akan kunjungi Korsel dan Filipina

Elshinta.com, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin akan mengunjungi Korea Selatan dan Fil...
Biden sebut ekonomi AS menuju `dataran tinggi baru` saat ketakutan resesi
Jumat, 06 Januari 2023 - 09:05 WIB

Biden sebut ekonomi AS menuju `dataran tinggi baru` saat ketakutan resesi

Elshinta.com, Presiden Joe Biden mengatakan pada Kamis (5/1/2023) bahwa ekonomi AS melihat `titik ya...
Fed ingin fleksibilitas pada suku bunga saat inflasi tetap jadi fokus
Kamis, 05 Januari 2023 - 09:17 WIB

Fed ingin fleksibilitas pada suku bunga saat inflasi tetap jadi fokus

Elshinta.com, Semua pejabat di pertemuan kebijakan Federal Reserve 13-14 Desember sepakat bahwa bank...
AS resmi matikan jaringan 3G
Selasa, 03 Januari 2023 - 11:02 WIB

AS resmi matikan jaringan 3G

Elshinta.com, Amerika Serikat (AS) resmi mengucapkan selamat tinggal untuk jaringan 3G mulai tahun i...

InfodariAnda (IdA)