Jelang Pileg dan Pilpres 2024, Kapolres Buton minta warga hargai perbedaan
Kapolres Buton, AKBP Rudi Silean berharap kepada semua stakeholder baik formal maupun non formal untuk sama-sama bisa memahami kepentingan dan perbedaan yang tidak boleh dijadikan untuk mengubah sebuah keutuhan di masyarakat.

Elshinta.com - Kapolres Buton, AKBP Rudi Silean berharap kepada semua stakeholder baik formal maupun non formal untuk sama-sama bisa memahami kepentingan dan perbedaan yang tidak boleh dijadikan untuk mengubah sebuah keutuhan di masyarakat.
"Pemahaman masyarakat itu harus dibangun oleh semua stakeholder yang ada di masyarakat itu, baik stakeholder yang formal maupun non formal, ada di situ tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, lalu ada juga di situ tokoh pemerintahan, ada di situ institusi negara TNI Polri, pemerintah dalam hal ini Pemda harus sama-sama memahami bahwa kepentingan atau kalender kamtibmas itu tidak boleh dijadikan untuk mengubah sebuah keutuhan di masyarakat apapun itu kepentingannya. Karena mereka satu kesatuan maupun tatanan-tatanan adat yang harus dipertahankan," kata Kapolres Buton seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, La Ode Ali, Kamis (14/7).
Menurutnya, perbedaan pemahaman dan lainnya biar menjadi sebuah kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat.
"Seberapa mungkin perbedaan pemahaman dan lain-lain itu biarlah menjadi sebuah kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat dan lain-lain," ujarnya.
Berkaitan dengan itu lanjut Kapolres, oleh Polri sudah dilaksanakan melalui Bhabinkamtibmas dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah masing-masing. Sebab, kata dia, itu menjadi dasar dari suatu pembangunan negara, pembanguan suatu wilayah, pembanguan di masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan, itu harga yang harus dipertahankan.
"Dan untuk pemetaan konflik, tentu sudah ada karena Polri inikan fungsi bagian itu, itulah yang menjadi tugas. Nah, dengan pemetaan itu tindakan-tindakan kepolisian yang diperlukan itu sudah dilaksanakan," bebernya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh pihak, agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam hal apapun. Boleh berbeda, tetapi persatuan dan kesatuan menjadi hal pokok menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing.
"Tidak mau menang sendiri, mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau kelompok," ucapnya.