Top
Begin typing your search above and press return to search.

1 Agustus, warga Kudus wajib daftar website Pertamina agar dapat BBM subsidi

Pihak Pertamina mulai memperluas daerah untuk program subsidi tepat sasaran. Dimana pertanggal 1 Agustus nanti, warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan mendapatkan giliran untuk mendaftar di website Pertamina guna mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar.

1 Agustus, warga Kudus wajib daftar website Pertamina agar dapat BBM subsidi
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Pihak Pertamina mulai memperluas daerah untuk program subsidi tepat sasaran. Dimana pertanggal 1 Agustus nanti, warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan mendapatkan giliran untuk mendaftar di website Pertamina guna mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar. Hal ini diungkapkan Marthia Mulia Asri selaku Senior Supervisor Communication and Relation Pertamina Region Jateng-DIY saat di Kudus, Rabu (13/6).

Dijelaskan, 1 Agustus nanti itu warga baru mendaftarkan kendaraan di website Pertamina sedangkan untuk penerapan aplikasi menunggu instruksi selanjutnya. "Warga Kudus dapat mendaftarkan semua kendaraan roda empat melalui website kemudian nantinya tiap kendaraan akan mendapatkan barcode yang bisa digunakan untuk membeli BBM bersubsidi melalui aplikasi My Pertamina. Misalkan punya usaha rental kendaraan berjumlah 10 unit bisa didaftarkan semua dalam sekali pendaftaran karena nantinya akan mendapatkan barcode sendiri-sendiri", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (14/7).

Dalam proses pendaftaran ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan oleh pemilik kendaraan diantaranya kartu tanda penduduk (KTP), foto selfi, foto kendaraan tampak samping serta surat tanda nomor kendaraan (STNK). Marthia menjelaskan, guna menunjang program tersebut pihaknya mempersiapkan SPBU-SPBU untuk membantu masyarakat yang akan mendaftarkan kendaraannya.

Program subsidi tepat sasaran telah berjalan dibeberapa kota di Jawa Tengah dan DIY seperti di kota Yogyakarta, Surakarta, Semarang dan Cilacap. "Sudah ada 4200 unit kendaraan yang didaftarkan", imbuhnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire