Pemkab Sukoharjo kerahkan 500 kader untuk deteksi kasus gizi kurang dan gizi buruk

Elshinta
Jumat, 15 Juli 2022 - 14:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Pemkab Sukoharjo kerahkan 500 kader untuk deteksi kasus gizi kurang dan gizi buruk
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo di Jawa Tengah mengerahkan 500 kader dan 2.000 pengasuh untuk mendeteksi kasus gizi kurang dan gizi buruk. Langkah itu menurut Bupati Sukoharjo Etik Suryani, merupakan upaya untuk mencegah kasus stunting.

Di Sukoharjo, dari 58,182 balita setidaknya satu dari lima balita mengalami stunting, sementara itu prevalensi wasting menunjukan 5,9% artinya ada 3.400 balita yang mengalami gizi kurang dan gizi buruk.

"Kami bekerjsama dengan UNICEF yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK.  Caranya dengan melakukan pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) dengan menggunakan Pita LiLA,” kata Etik Suryani seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Jumat (15/7). 

Peluncuran Program LiLA yang akan dilakukan di 12 puskesmas pada tahun 2022. Strategi pemberdayaan masyarakat dengan pengukuran LiLA dapat dengan sangat mudah, yaitu dengan melihat indikator merah, kuning dan hijau.

Apabila ketika diukur, lingkar lengan berada pada indikator merah menandai kondisi anak parah dan membutuhkan perawatan segera.

"Saya berharap jajaran pengurus PKK terus bersinergi dan berkolaborasi dengan memberikan dukungan dan pembinaan terhadap pengasuh yang akan menjadi detektor dini kasus wasting di tingkat keluarga," katanya.

Deteksi dini yang dilakukan akan memastikan anak yang berisiko mendapatkan perawatan sesuai dengan kebutuhannya. Deteksi dini merupakan kegiatan dari pengelolaan gizi buruk terintegerasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan dukungan UNICEF sejak tahun 2021.

 “Balita yang mengalami gizi kurang dan gizi buruk atau wasting tersebut mempunyai risiko tiga  kali lipat untuk menjadi stunting, untuk itu deteksi dini sangat penting untuk dilakukan,” ujar Arie Rukmantara, Kepala Perwakilan UNICEF Wilayah Jawa.

Di Indonesia, lebih dari 2.000.000 anak menderita kondisi sangat kurus, atau severe wasting yang merupakan bentuk gizi buruk yang paling berbahaya. Anak yang tidak mendapatkan perawatan berisiko mengalami konsekuensi berat, termasuk risiko kematian yang 12 kali lipat lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuhnya terlalu lemah.

Dalam jangka Panjang, pertumbuhan fisik dan perkembangan mental pun dapat terganggu dan apabila tidak ditangani berisiko mengalami stunting.

Sebagai kabupaten prioritas perluasan lokus stunting di Jawa Tengah, pencegahan dan penanggulangan stunting telah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Komitmen dari Pemerintah sangatlah penting karena deteksi dini kasus bisa menurunkan biaya perawatan anak dengan gizi buruk sekitar 21%. Berdasarkan studi di NTT, perawatan satu anak gizi buruk di layanan rawat jalan membutuhkan biaya sekitar 326 USD (atau Rp 4,8 juta), Arie menambahkan.

Sejak tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menerbitkan regulasi berupa Perbup No 8/2020. Alokasi Anggaran baik dalam APBD, Dana Desa/Kelurahan serta sumber dana lain serta dukungan lintas sektor dikerahkan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Sukoharjo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih
Minggu, 27 November 2022 - 12:45 WIB

Peneliti kaji potensi tembakau alternatif bantu perokok dewasa beralih

Elshinta.com, Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, d...
Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak
Sabtu, 26 November 2022 - 12:47 WIB

Dukung BIAN, IRRA dan Oneject sediakan ADS yang aman dan nyaman untuk anak

Elshinta.com, Untuk mendukung program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang dijalankan pemerinta...
Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif
Sabtu, 26 November 2022 - 08:59 WIB

Pemerintah dorong sistem kesehatan dalam negeri ke arah preventif

Elshinta.com, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pemerintah mendorong agar...
Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir
Jumat, 25 November 2022 - 19:11 WIB

Dokter: Penanganan penyakit jantung harus dilakukan di hulu dan hilir

Elshinta.com, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Nur Haryono, Sp.JP (K) FIHA dari Perhi...
Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes
Kamis, 24 November 2022 - 22:07 WIB

Dinas Kesehatan Majalengka sabet 4 penghargaan bergengsi dari Kemenkes

Elshinta.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat berhasil menyabet empat penghargaan b...
Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi
Kamis, 24 November 2022 - 21:34 WIB

Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi

Elshinta.com, Kesehatan merupakan salah satu modal penting masyarakat Indonesia agar dapat bangkit d...
RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima
Kamis, 24 November 2022 - 20:58 WIB

RS Mardi Rahayu, Kudus kembali raih akreditasi paripurna bintang lima

Elshinta.com, Sertifikat akreditasi paripurna bintang lima diberikan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sa...
Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal
Kamis, 24 November 2022 - 20:23 WIB

Dokter sebut semua penyakit anak berisiko sebabkan gangguan ginjal

Elshinta.com, Semua penyakit yang diderita anak dapat berisiko menyebabkan gangguan ginjal akut, kat...
Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat
Kamis, 24 November 2022 - 16:57 WIB

Penderita diabetes tipe 1 tetap harus terapkan jaga pola makan sehat

Elshinta.com, Pola makan sehat tetap harus diterapkan oleh penderita diabetes tipe 1 di mana tubuh k...
 BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali
Kamis, 24 November 2022 - 15:12 WIB

BKKBN Jateng evaluasi dan audit kasus stunting di Boyolali

Elshinta.com, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, berku...

InfodariAnda (IdA)