Wakil Ketua MPR ingatkan efek negatif Metaverse
Tentu saja diakui atau tidak efek negatif dari kemajuan tehnologi mulai ada dengan kedok demokrasi. Semua faham dari yang radikal, terorisme masih memanfaatkan tehnologi.

Elshinta.com - Fenomena Metaverse tidak bisa dihindarkan termasuk perguruan tinggi. “Karena itu perguruan tinggi sebagai identitas intelektual yang memiliki kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi harus menjadikan perkembangan informasi ini mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa dan masyarakat sambil meminimalkan pengaruh negatif yang dihasilkan kemajuan tehnologi,” kata Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah usai menjadi nara sumber seminar nasional yang digelar Institut Tehnologi Nasional (ITN) Malang.
Sekaligus, Basarah mengapresiasi seminar yang digelar ITN tersebut. “Seminar yang mengagas Metaverse sangat relevan dan penting karena dibahas bagaimana ilmu dan kemajuan tehnologi itu kemajuan dan perkembangannya tetap berpijak pada falsafah dan indeologi bangsa,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Jumat (15/7).
Tentu saja diakui atau tidak efek negatif dari kemajuan tehnologi mulai ada dengan kedok demokrasi. Semua faham dari yang radikal, terorisme masih memanfaatkan tehnologi. “Benteng dari semua hal-hal negatif adalah Pancasila dan itu harga mati,” ringkas politisi PDIP ini.
Sementara itu Rektor ITN Malang, Abraham Lomii mengungkapkan seminar yang digelar merupakan rangkaian Dies Natalis ke 53. “Nara sumbernya selain Dr. Ahmad Basarah, SH, MH, Wakil Ketua MPR RI juga ada Dr. Anto Satriyo Nugroho Kepala Pusat Riset Kecerdasan Buatan dan Keamanan Siber BRIN RI “ ungkapnya.