Urban farming warga Sukoharjo, Malang membuahkan hasil
Dengan memanfaatkan lahan sempit dan tidak terpakai sekitar warga jalan PM Yamin RW 7, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur dimanfaatkan untuk kegiatan berkebun di tengah perkotaan atau dikenal dengan Urban Farming.

Elshinta.com - Dengan memanfaatkan lahan sempit dan tidak terpakai sekitar warga jalan PM Yamin RW 7, Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur dimanfaatkan untuk kegiatan berkebun di tengah perkotaan atau dikenal dengan Urban Farming.
Dengan kolaborasi berbagai pihak mulai dari warga, gerakan PKK, RT dan RW serta lingkungan sekitar, selain menjadi salah satu alternatif ketahanan pangan mandiri di lingkungan juga mampu mempercantik kampung.
Muhammad Harianto, Ketua Penggerak Urban Farming RW 7 lingkungan Sukoharjo, Klojen Kota Malang mengungkapkan, kegiatan ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Gerakan urban farming ini juga sebagai bentuk upaya warga dalam mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan mandiri, serta juga bisa membuat lingkungan di permukiman nampak lebih asri dan sejuk.
“Semula kita mau buat tanaman hias namun setelah melakukan pertemuan warga disepakati untuk membuat gerakan pemanfaatan lahan dengan berkebun di tengah perkotaan atau dikenal urban farming,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Minggu (17/7).
Dan yang kita tanam sejunlah sayuran seperti kangkung, sawi pagoda, tomat, seledri, cabai yang saat ini harga sayuran tersebut naik dan warga dapat memanfaatkan .
“Program ini sudah berjalan 2 tahun dan alhamdulilah dapat membantu mencukupi kebutuhan warga akan sayuran meski warga kebanyakan berjualan di pasar besar,” ujar Harianto.
Selain sayuran juga dikembangkan budi daya ikan air tawar seperti lele yang sudah dapat dipetik hasilnya.
“Intinya program urban farming ini adalah salah satu bentuk ketahanan pangan yang dilakukan warga secara mandiri sesuai dengan yang di canangkan Pemerintah ditengah situasi saat ini,” tandasnya.