Top
Begin typing your search above and press return to search.

Boomerang produksi anak Langkat tembus pasar dunia

Keberadaan olahraga Boomerang mendapat dukungan penuh dari Plt Bupati Langkat, Syah Afandin. Dirinya bangga dengan karya putra Langkat yang sudah bisa menembus pasar internasional melalui Boomerang. 

Boomerang produksi anak Langkat tembus pasar dunia
X
Foto: M Salim/Radio Elshinta

Elshinta.com - Keberadaan olahraga Boomerang mendapat dukungan penuh dari Plt Bupati Langkat, Syah Afandin. Dirinya bangga dengan karya putra Langkat yang sudah bisa menembus pasar internasional melalui Boomerang.

Boomerang adalah olahraga senjata lempar khas suku Aborigin dari Australia yang digunakan untuk berburu. Kini permainan Boomerang sudah banyak diminati oleh masyarakat tanah air, termasuk di Langkat.

Cara bermain Boomerang cukup mudah dan asyik, hanya dilempar ke udara nantinya Boomerang akan kembali menuju arah kita. “Bermain Boomerang merupakan olahraga yang sangat menyenangkan," kata Syah Afandin saat menerima audiensi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Langkat Ngaturken Peranginangin bersama pengrajin Boomerang, di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (14/7).

"Saya sangat mendukung inovasi dari Kadispora Langkat dalam menjadikan olahraga Boomerang dan rumah industri Boomerang sebagai program binaan Dispora Langkat,” ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim.

Syah Afandin menturkan dirinya berharap olahraga Boomerang dan rumah industri Boomerang Langkat semakin berkembang dan dicintai oleh masyarakat Langkat khususnya, serta Sumatera Utara dan Indonesia umumnya. "Saya do'akan produksi rumah Boomerang Dispora Langkat semakin mendunia," harapnya.

Kini Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Langkat terus bergerak dan berinovasi mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Salah satunya dengan memperkenalkan olahraga Boomerang yang merupakan cabang olahraga sport industry.

Asal Mula Boomerang Masuk ke Langkat. Menurut Kadispora Langkat, permainan Boomerang pertama kali dibawa oleh Onnie Hass seorang pengrajin Boomerang yang berada di Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada tahun 1995.

Dispora Langkat juga mensupport dalam pengadaan Boomerang untuk di export ke negara Colombia melalui pendana dari tiga negara yaitu Jerman, Australia dan Amerika Serikat. Kini penjualan Boomerang keluar negeri hingga ke sembilan negara. Sebagian dari hasil keuntungannya untuk kegiatan sosial, dengan memberikan santunan anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire