Pentingnya pilih sepatu yang tepat untuk lari

Elshinta
Senin, 18 Juli 2022 - 06:01 WIB |
Pentingnya pilih sepatu yang tepat untuk lari
Ilustrasi sepatu lari (ANTARA/freepik.com/ijeab)

Elshinta.com - Atlet lari Robi Syianturi mengingatkan bahwa tak hanya persiapan fisik, pemilihan sepatu yang tepat juga sangat penting untuk keselamatan saat berlari.

"Pemilihan sepatu sangat penting sekali. Karena itulah modal awal kita. Jadi pemilihan sepatu harus tepat, sesuai dengan tipe kaki kita atau pun lingkup diametri kaki kita. Sebab mau nggak mau sepatu itu yang akan kita bawa terus untuk berlari. Jadi kalau pemilihan sepatu saja nggak tepat, gimana larinya mau efisien?" kata Robi kepada ANTARA saat dijumpai di M Bloc, Jakarta Selatan, Minggu.

Lebih lanjut, Robi pun membagikan tips untuk memilih sepatu yang tepat untuk berlari. Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memilih sepatu lari adalah tipe kaki masing-masing. Sebab, sepatu dengan tipe kaki yang pas akan membuat lari menjadi lebih efisien.

"Nah tips memilih sepatu yang tepat itu kita lihat dulu bagaimana tipe kaki kita. Contoh, tipe kaki saya ini kan lurus. Jadi nggak melebar. Sehingga kita harus memilih sepatu untuk tipe yang kakinya lurus," jelas Robi.

"Kalau pemilihan sepatunya nggak tepat dapat mempengaruhi banyak hal sih ya. Yang pertama rentan cedera, yang kedua larinya nggak efisien. Kalau larinya nggak efisien maka bisa terjadi yang namanya kesemutan dan kapalan. Jadi tepat ini dari ukuran, dari tipe harus tepat," sambungnya.

Di sisi lain, Fajar Nugraha selaku Marketing Manager PT ASICS Indonesia Trading juga menyampaikan hal yang serupa. Selain memilih sepatu sesuai tipe kaki, pemilihan sepatu sesuai dengan tipe berlari juga perlu diperhatikan.

Untuk mengetahui hal tersebut, ASICS memiliki alat yang dapat dicoba oleh para pembeli di beberapa tokonya seperti di Grand Indonesia, Pondok Indah Mall dan Mall Kota Kasablanka.

"Sebenarnya yang paling basic adalah mengetahui tipe kaki atau tipe berlarinya seperti apa. Nah ASICS itu punya alatnya. Di Jakarta itu ada di toko ASICS di Grand Indonesia, PIM, sama Kota Kasablanka," ujar Fajar.

"Dari situ bisa diketahui tuh. Misalkan kayak ada orang-orang yang netral, ada juga kakinya datar jadi cenderung over pronation. Berpijaknya ke dalam. Nah itu biasanya membutuhkan sepatu yang berbeda-beda. Kalau dia over pronation tapi pakai yang terlalu banyak cushion, itu nggak akan maksimal kenyamanannya," imbuhnya.

Terakhir, pembeli juga perlu memperhatikan level training masing-masing. Sebab, Fajar menjelaskan bahwa level training seseorang juga akan membuat kebutuhan pelari masing-masing akan berbeda.

"Faktor lainnya, dimana nih level of training-nya mereka? Misalkan sudah ada program latihan ingin meningkatkan speed-nya di race, tentu kebutuhannya berbeda dengan mereka yang menjadikan lari hanya sebagai kegiatan sehari-hari," ungkap Fajar.

"Jadi faktor-faktor tersebut yang menjadi justifikasi. Pilih sepatu sesuai kebutuhan dan juga kemampuan dalam level of training-nya," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
TAM produksi Innova Hybrid tahun ini secara lokal
Rabu, 28 September 2022 - 20:59 WIB

TAM produksi Innova Hybrid tahun ini secara lokal

Elshinta.com, PT Toyota Astra Motor (TAM) menegaskan komitmennya bahwa mereka akan segera memproduks...
Subaru Indonesia mulai distribusikan All New BRZ
Sabtu, 24 September 2022 - 23:11 WIB

Subaru Indonesia mulai distribusikan All New BRZ

Elshinta.com, Subaru Indonesia pada Sabtu menyerahterimakan unit The All-New Subaru BRZ kepada delap...
Pengamat: Ekosistem EV dimulai dari tata ulang sistem energi nasional
Sabtu, 24 September 2022 - 10:15 WIB

Pengamat: Ekosistem EV dimulai dari tata ulang sistem energi nasional

Elshinta.com, Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Pasaribu menilai ekosis...
Spotify hadirkan fitur buat `playlist` musik sesuai gaya berpakaian
Jumat, 23 September 2022 - 10:42 WIB

Spotify hadirkan fitur buat `playlist` musik sesuai gaya berpakaian

Elshinta.com, Spotify menghadirkan fitur untuk membuat playlist berdasarkan dengan gaya berpakaian...
TikTok resmi hadirkan TikTok Now di Indonesia
Selasa, 20 September 2022 - 08:01 WIB

TikTok resmi hadirkan TikTok Now di Indonesia

Elshinta.com, TikTok resmi meluncurkan aplikasi terbaru bernama TikTok Now di Indonesia sebagai ca...
Tujuh tips hemat konsumsi BBM mobil
Minggu, 18 September 2022 - 22:35 WIB

Tujuh tips hemat konsumsi BBM mobil

Elshinta.com, Pengguna kendaraan kini mulai menghitung ulang biaya operasionalnya seiiring dengan ke...
Asosiasi sebut tembakau alternatif perlu aturan terpisah dari rokok
Sabtu, 17 September 2022 - 19:31 WIB

Asosiasi sebut tembakau alternatif perlu aturan terpisah dari rokok

Elshinta.com, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR Ariyo Bimmo menilai perlu adanya regulasi khusus un...
Tips bebas kucel untuk pengendara motor
Sabtu, 17 September 2022 - 17:45 WIB

Tips bebas kucel untuk pengendara motor

Elshinta.com, Para pengendara motor selalu berhadapan langsung dengan cuaca panas serta polusi di pe...
Menulis sebagai terapi
Sabtu, 10 September 2022 - 16:01 WIB

Menulis sebagai terapi

Elshinta.com, Orang bijak berkesimpulan bahwa hidup ini adalah masalah. Hampir tidak ada satupun man...
Distrik Seni X Sarinah sesi kedua dibuka usung tema `Berkelanjutan!`
Sabtu, 10 September 2022 - 00:11 WIB

Distrik Seni X Sarinah sesi kedua dibuka usung tema `Berkelanjutan!`

Elshinta.com, Distrik Seni X Sarinah kembali menggelar pameran karya seni sesi kedua yang menghadirk...

InfodariAnda (IdA)