Sukses berkarir di Jepang, lulusan SMKN Jateng ini beli tanah hingga mobil untuk orang tua

Elshinta
Rabu, 20 Juli 2022 - 19:34 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Sukses berkarir di Jepang, lulusan SMKN Jateng ini beli tanah hingga mobil untuk orang tua
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - SMKN Jawa Tengah bukan hanya memberikan pendidikan gratis bagi siswa kurang mampu, tapi juga mencetak lulusan yang unggul dan mampu mengangkat derajat keluarganya. Seperti Rizki Indra Pratama dan Dwi Angga Setiawan, yang sukses bekerja di Jepang.

Rizki Indra Pratama merupakan lulusan angkatan 2 SMKN Jateng kampus Pati, yang berasal dari Desa Keser RT 004 RW 002 Tunjungan, Kabupaten Blora. Lulus  tahun 2018, dan berhasil diterima bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang pengecatan AC di Jepang.

“Setelah saya lulus, saya disalurkan kerja di Jepang. Alhamdulillah saya sudah pernah mengikuti ekstrakurikuler bahasa Jepang saat di SMKN Jateng. Sata bekerja di Jepang bidang pengecatan AC rumah, AC pabrik, dan juga AC kapal,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (20/7).

Putra dari pasangan Joko Eko Supriyanto dan Lestari itu sudah 3,5 tahun bekerja di Jepang. Saat ini, ia sudah mampu merubah kondisi ekonomi keluargnya.

“Saya sudah 3,5 tahun lebih bekerja di sini dan Alhamdulillah saya bisa merubah prekonomian keluarga. Saya memberikan modal orang tua untuk berdagang sehingga memberikan pemasukan yang jelas, membelikan mobil orang tua dan juga sepeda motor adik saya yang masih sekolah. Ada juga tanah untuk investasi masa depan, dan menabung buat buka usaha sepulang dari Jepang nantinya,”  ungkapnya.

Bagi Rizki, SMKN Jawa Tengah memberikan banyak pelajaran, terutama kedisiplinan. Selain itu, sangat membantu untuk siswa kurang mampu dalam meraih cita-citanya. Sebab, bersekolah di sini tidak dipungut biaya sepeser pun, termasuk asrama, makan dan perlengkapan alat sekolah.

“Saya masuk SMKN Jateng tahun 2015 saat itu keadaan ekonomi keluarga saya yang kurang baik, yaitu ayah saya bekerja sabagai tukang ojek yang penghasilannya tergolong rendah dan tak menentu, dan ibu hanya ibu rumah tangga,” imbuh lulusan jurusan Teknik Perbaikan Bodi Otomotif itu.

Cerita kesuksesan juga disampaikan Dwi Angga Setiawan, lulusan SMKN Jateng kampus Semarang. Putra pasangan dari Tarudi dan Ramijah itu juga diterima bekerja di Jepang, bahkan saat ini ia bergaji Rp 16 juta per bulan.

“Saya alumni waktu itu lulus tahun 2018 dan Alhamdulillah setelah lulus saya bekerja di Jepang, sebagai operator CNC. Awalmya ada lowongan pemagangan ke Jepang, saya minat dan mendaftar, Alhamdulillah saya berhasil keterima. Sekarang saya bekerja di Jepang dengan gaji Rp16 juta per bulan,” terangnya.

Dari pendapatannya per bulan itu, Angga mampu mengangkat derajat orang tuanya dengan merenovasi rumah, dan membeli lahan tanah.

“Dengan gaji itu sampai saat ini saya sudah membeli tanah dan merenovasi rumah keluarga saya,” tutur pemuda asal Desa Punggurharjo RT 03 RW 01 Pancur, Rembang.

Menurutnya, SMKN Jateng memberikan kesempatan baginya untuk mendapatkan pendidikan dan meraih cita-citanya. 

“Terimakasih Pak Ganjar yang telah mendirikan SMKN Jateng sehingga saya mampu melanjutkan sekolah dan mampu bekerja di Jepang. Kalau tidak ada SMKN Jateng saya tidak bisa melanjutkan sekolah dan tidak bisa bekerja di jepang,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:56 WIB

Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai

Elshinta.com, Perajin tahu di Desa Ngentakrejo dan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Y...
Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Senin, untuk m...
Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:37 WIB

Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) k...
BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:38 WIB

BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen

Elshinta.com, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan bahwa bensin menjadi pemic...
BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:56 WIB

BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 1,17 persen pada September 2022 a...
BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023
Senin, 03 Oktober 2022 - 12:06 WIB

BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023

Elshinta.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat p...
Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  

Elshinta.com, Pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir ini banyak memberikan dampak ...
Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:57 WIB

Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar pengusaha besar dan Usaha Mikro, Kecil dan M...
IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:48 WIB

IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi terkore...
Rupiah Senin pagi melemah 28 poin
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Rupiah Senin pagi melemah 28 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi mel...

InfodariAnda (IdA)