Polda Jateng tetapkan 12 tersangka kasus mafia tanah

Elshinta
Rabu, 20 Juli 2022 - 18:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Polda Jateng tetapkan 12 tersangka kasus mafia tanah
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Selama kurun waktu satu tahun sejak dibentuk, Satgas Puser Bumi Polda Jateng berhasil membongkar kasus mafia tanah dan menetapkan 12 orang sebagai tersangka. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora kepada media di Semarang.

Didampingi Kabidhumas Polda Jateng Kombes  Iqbal Alqudusy dan Kapolrestabes Semarang Kombes  Irwan Anwar Dirreskrimsus menjelaskan bahwa Satgas Puser Bumi merupakan merupakan gabungan tim dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum dan Polrestabes Semarang yang menangani aduan mengenai masalah pertanahan. 

“Sejak pertama dibentuk, tim gabungan Satgas Puser Bumi telah menerima 12 aduan masalah tanah. Kemudian delapan  aduan ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP), dan 6 LP telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka kasus mafia tanah.” ungkap Dirreskrimsus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (20/7). 

Adapun modus yang digunakan oleh para tersangka beragam, antara lain memalsukan jual beli tanah dan pemalsuan kuasa beli atau kuasa jual.

“Pada kasus yang ditangani oleh tim 2 Ditreskrimsus Polda Jateng, penyidik telah mengamankan tiga tersangka berinisial DI, IDA, dan AH. Ketiga tersangka ini memiliki peran masing-masing,” tuturnya.

Modus yang digunakan dengan melakukan pembelian 11 bidang tanah di Salatiga. Kasus bermula pada sekira bulan Juni 2016 ketika tersangka DI yang berperan mencari bidang tanah menemui 11 pemilik tanah tersebut. 

Terhadap para pemilik tanah, tersangka DI memberikan uang muka dengan total Rp 110 juta pada 11 orang pemilik tanah. Terhadap para pemilik dijelaskan bahwa tanah tersebut dibeli oleh seorang pengusaha rokok di Semarang berinisial AH. Ia  juga meyakinkan para pemilik tanah bahwa pembayaran atas tanah tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Selanjutnya, tersangka DI meminjam sertifikat tanah tersebut dengan dalih dilakukan pengecekan ke Badan Pertanahan Nasional. Namun alih-alih dilakukan pengecekan, sertifikat tersebut kemudian diproses balik nama di notaris IDA menjadi atas nama AH. 

“Sertifikat yang telah dibaliknama tersebut kemudian dijadikan agunan di suatu bank swasta dengan jumlah pinjaman sebesar Rp 25 milyar atas nama peminjam AH. Adapun hingga saat ini terhadap para pemilik tanah belum dilakukan pelunasan atas tanah yang dibeli oleh tersangka DI,” lanjutnya.

Hingga akhirnya pinjaman tersebut tidak dilakukan pembayaran dan pihak bank swasta melakukan pengecekan dan pengukuran ke 11 lokasi tanah di sertifikat yanng dijadikan agunan. Hal tersebut diketahui oleh para pemilik tanah yang kemudian mempermasalahkan jual beli tanah yang belum lunas tersebut.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 378 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penipuan dan Pasal 266 Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang memberikan keterangan palsu dalam suatu akta otentik dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya.

Para pemilik tanah itu merasa bersyukur laporan mereka ditangani polisi secara profesional dan menangkap para tersangka.

"Lahan kami ada  11 sertifikat, awalnya dipinjam katanya mau dicek di BPN namun ternyata kok tahu-tahu sudah dilelang oleh salah satu bank," ungkap Hari Nugroho, salah satu korban.

Ia berharap tanahnya bisa segera kembali dan proses penyidikan berjalan dengan lancar.

"Sebagai korban, kami sudah lelah dan hampir putus asa memperjuangkan tanah kami. Untuk ini kami mengucapkan terima kasih. Semoga setelah penyidikan selesai, tanah kami bisa segera kembali," kata dia. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:11 WIB

BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap kasus peredaran nark...
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB

Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta.com, Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini ...
Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:11 WIB

Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat

Elshinta.com, Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Ironisnya pelak...
Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas
Kamis, 29 September 2022 - 19:17 WIB

Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas

Elshinta.com, Seorang guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap petugas Polsek Plered, karena ...
Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku
Selasa, 27 September 2022 - 14:08 WIB

Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim berhasil membongkar praktik tambang il...
 Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG
Senin, 26 September 2022 - 18:55 WIB

Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah telah mengelar Operasi Sikat Jaran Candi 2022 selama 20 hari. Dalam ...
Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang
Senin, 26 September 2022 - 17:46 WIB

Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang

Elshinta.com, Ratusan kasus pencurian berhasil diungkap jajaran Polda Jateng pada Operasi Sikat Jara...
 Polda Sumut segel ruko bos judi online 
Rabu, 21 September 2022 - 11:56 WIB

Polda Sumut segel ruko bos judi online 

Elshinta.com, Penyidik Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyegel sejumlah tempat judi yang se...
Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri
Rabu, 21 September 2022 - 10:45 WIB

Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri

Elshinta.com, Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dibunuh anaknya sendiri ...
Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel
Selasa, 20 September 2022 - 16:37 WIB

Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah berhasil mengamankan dua pelaku judi togel onl...

InfodariAnda (IdA)