Pengukuran Hutan Kemasyarakatan dinilai tumpang tindih, dua kelompok tani Buton saling ancam

Elshinta
Rabu, 20 Juli 2022 - 20:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pengukuran Hutan Kemasyarakatan dinilai tumpang tindih, dua kelompok tani Buton saling ancam
Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/3PkGrzL/elshinta.com.

Elshinta.com - Masyarakat atau kelompok tani antara Desa Rejosari dan Desa Sangia Arano, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) saling ancam. Hal itu disebabkan karena adanya pengukuran Hutan Kemasyarakatan atau HKm yang dilakukan pihak Dinas Kehutanan Sultra yang dianggap tumpang tindih.

Dinas Kehutanan pun disebut sebagai penyebab saling ancamnya antar kelompok tani tersebut.

"Permasalahan antara HKm Desa Rejo Sari dan HKm Desa Sangia Arano yang diduga provokasi dari Dinas Kehutanan. Pengukuran HKm yang disimpan Kehutanan tumpang tindih. Setelah dia ukurkan HKm Rejo Sari dia ukurkan lagi di HKm Sangia Arano. Akibat itu kedua Kelompok Tani saling ancam di lokasi," kata Kepala Desa Rejosari, Sahiruddin Badi melalui WhatsApp seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, La Ode Ali, Rabu (20/7).

Sementara itu, Koodinator HKm Peduli Rakyat Desa Rejosari, La Musaadi mengatakan, akibat hal tersebut masyarakat menuntut Dinas Kehutanan agar melakukan pengukuran sesuai dengan titik koordinat sehingga tidak menimbulkan permasalahan antar masyarakat di kedua desa.

"Masyarakat dia menuntut karena tidak sesuai dengan ukuran oleh Kehutanan yang di bidang lapangan tidak sesuai dengan titik koordinatnya" katanya.

Sebab lanjut La Musaadi, titik nol yang disimpan Dinas Kehutanan, ternyata juga masuk dalam HKm Desa Sangia Arano. Padahal, yang melakukan pengukuran adalah oknum yang sama.

"Jadi ternyata titik nol yang disimpan Kehutanan itu dimasuki oleh SP 8 atau Sangia Arano sekitar 800 meter ke Bujur Selatannya," ujarnya.

"Oleh karena itu masyarakat tidak setuju dengan hal itu, maka melaporkan ke Kantor Camat untuk melakukan mediasi dengan SP 8 tapi saat ini dibatalkan," jelasnya.

Kepala Dinas Kehutanan Sultra, Sahid saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, malah meminta kepada awak media ini untuk menanyakan langsung ke Bidang yang membidangi hal itu.

"Wss. Bisa langsung ketemu Kabid Yg membidangi utk konfirmasi/menyampaikan kondisi dilapangan, thanks," katanya melalui WhatsApp, Senin (18/7) siang.

Sementara itu, Kabid yang membidangi hal itu, Ardiansyah saat dikonfirmasi melalui WhatsApp dan SMS tidak dibalas. Begitu juga saat dihubungi melalui telepon tak diangkat.

Sementara itu, Elshinta.com juga belum bisa meminta tanggapan dari Camat Lasalimu Selatan, La Tioro. Saat dihubungi melalui teleponnya tidak aktif.

Sama halnya dengan Kepala Desa Sangia Arano, Arman. Saat dihubungi melalui telepon, juga tidak aktif.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Bupati Majalengka: Sertipikat beri kepastian legalitas tanah warga 
Selasa, 27 September 2022 - 14:47 WIB

Bupati Majalengka: Sertipikat beri kepastian legalitas tanah warga 

Elshinta.com, Bupati Majalengka, Jawa Barat Karna Sobahi menyebut kepemilikan tanah di Kabupaten Ma...
 Rehabilitasi mangrove sebagai paru-paru dunia
Selasa, 27 September 2022 - 11:22 WIB

Rehabilitasi mangrove sebagai paru-paru dunia

Elshinta.com, Rehabilitasi mangrove berperan penting untuk menjaga kedaulatan ekonomi dan kedaulatan...
Gerakan Makan Tanpa Sisa targetkan 14 ton sampah dikelola jadi kompos
Selasa, 27 September 2022 - 09:58 WIB

Gerakan Makan Tanpa Sisa targetkan 14 ton sampah dikelola jadi kompos

Elshinta.com, Gerakan Makan Tanpa Sisa, yang diharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk me...
 Kader PKK Kabupaten Bandung gelar aksi serentak World Clean Up Day 
Minggu, 25 September 2022 - 17:34 WIB

Kader PKK Kabupaten Bandung gelar aksi serentak World Clean Up Day 

Elshinta.com, Bupati Bandung, Dadang Supriatna bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety ...
Sekda Aceh Utara minta pendataan Program Kotaku dilakukan maksimal
Minggu, 25 September 2022 - 15:05 WIB

Sekda Aceh Utara minta pendataan Program Kotaku dilakukan maksimal

Elshinta.com, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara A Murtala meminta agar pendataan dan survei lo...
Dukung G20, PLTS di Jalan Tol Bali Mandara dioperasikan
Minggu, 25 September 2022 - 14:15 WIB

Dukung G20, PLTS di Jalan Tol Bali Mandara dioperasikan

Elshinta.com, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Jalan Tol Bali-Mandara, telah resmi beropera...
 Gubernur Jateng turun di Tol untuk matikan api bakaran ilalang
Selasa, 20 September 2022 - 15:47 WIB

Gubernur Jateng turun di Tol untuk matikan api bakaran ilalang

Elshinta.com, Mobil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menepi saat melintas di Tol Bawen-...
DLHK Karawang: Keracunan gas pabrik PT Pindo Deli terjadi berulangkali
Selasa, 20 September 2022 - 14:09 WIB

DLHK Karawang: Keracunan gas pabrik PT Pindo Deli terjadi berulangkali

Elshinta.com, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Jabar menyebut keracunan gas...
Babinsa bersama warga hijaukan Embung Brongkos
Minggu, 18 September 2022 - 20:58 WIB

Babinsa bersama warga hijaukan Embung Brongkos

Elshinta.com, Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali JawaTengah, Serka Dwi Haryanto bersama wa...
KLHK lakukan pemeriksaan menyusul kejadian keracunan gas di Karawang
Kamis, 15 September 2022 - 13:14 WIB

KLHK lakukan pemeriksaan menyusul kejadian keracunan gas di Karawang

Elshinta.com, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menurunkan tim untuk melakukan pemer...

InfodariAnda (IdA)