Polda Kaltara ungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 47 kilogram dari Malaysia

Elshinta
Kamis, 21 Juli 2022 - 21:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polda Kaltara ungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 47 kilogram dari Malaysia
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 47 kilogram dari Malaysia ke Indonesia.

Dalam rilis yang diterima Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Kamis (21/7), Kapolda Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap kasus narkoba tersebut atas kerjasama dengan Kabid Propam, Kapolres Nunukan dan Kapolsek Sebatik Timur.

“Tim gabungan yang dipimpin Dir Reskrimsus, Kabid Propam, Kapolres Nunukan, dan Kapolsek Sebatik Timur Telah Melakukan pengungkapan perkara narkotika Jenis sabu dengan total barang bukti narkotika lebih kurang seberat 47 (empat puluh tujuh) kg,” ujarnya.

Sementara Direktur Reskrimsus Polda Kaltara Kombes Pol Hendy F Kurniawan dalam penjelasannya mengatakan, polisi berhasil mengamankan tiga pelaku yang memiliki peran berbeda. Penangkapan dilakukan pada Rabu (20/7/2022).

“Adapun Pelaku yang berhasil diamankan sebanyak 3 (tiga) orang dengan peran yang berbeda,” katanya.

Tiga pelaku tersebut adalah, IH (32 tahun), selaku main aktor yang mengatur perjalanan kurir dan memastikan paket narkotika tiba sampai tujuan. Kemudian, HD (38) tahun, (WNI) swasta/petani di Tawau, Malaysia, domisili Tawau Malaysia, alamat jalan Lombok Timur, Kel. Aikmal, Lombok, NTB.

“Berperan sebagai kurir yang membawa paket dari Tawau, Malaysia hingga Bambangan, Nunukan, Indonesia,” ujarnya.

Dan AA (44), WNI buruh/nelayan, alamat Kel. Juata Permai Tarakan Utara, Kota Tarakan, yang berperan sebagai kurir dari Nunukan hingga Pare-Pare lanjut ke Palu (Sulteng).

Menurut Direskrimum Polda Kaltara, kasus bermula ketika pelaku IH dan ND mendapat tawaran dari seseorang berinisial EZ warga negara Malaysia di Tawau, Malaysia untuk mengantarkan paket berisi narkoba masuk ke Indonesia.

“Paket sama-sama diketahui berisi narkotika untuk dibawa masuk dari Tawau, Malaysia hingga ke Bambangan, Sebatik, Nunukan dan berlanjut ke Palu (Sulteng),” ungkapnya.

Hendy menambahkan untuk mengelabui petugas narkotika golongan I jenis sabu dikemas dalam teh “Guan Yin Wang” dan dimasukkan ke dalam karung yang seolah-olah seperti barang bawaan seperti biasa. “Barang bawaan sebanyak 5 (lima) karung yang diakui isinya sebagai sembako,” ujarnya.

“Ketiga pelaku mendapat bayaran RM500 ribu atau setara Rp1,65 miliar,” katanya.

Menurut Kombes Hendy, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) sub pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) UU NO 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 (lima) tahun penjara dan paling tinggi hukuman mati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Inovasi layanan MTC Ditlantas Polda Jatim raih penghargaan Gubernur Khofifah
Selasa, 04 Oktober 2022 - 15:05 WIB

Inovasi layanan MTC Ditlantas Polda Jatim raih penghargaan Gubernur Khofifah

Elshinta.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan inovator pelayan...
Kapolres Malang dicopot pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang 
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:04 WIB

Kapolres Malang dicopot pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang 

Elshinta.com, Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang, AKBP. Ferly Hidayat...
 Dua polisi yang gugur saat tugas di Stadion Kanjuruhan dapat penghargaan
Senin, 03 Oktober 2022 - 21:24 WIB

Dua polisi yang gugur saat tugas di Stadion Kanjuruhan dapat penghargaan

Elshinta.com, Briptu Fajar Yoyok Pujianto, anggota Polres Trenggalek yang meninggal saat pelaksanaan...
Kapolres Salatiga pimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:34 WIB

Kapolres Salatiga pimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2022

Elshinta.com, Kapolres Salatiga, Jawa Tengah AKBP Indra Mardiana  memimpin langsung Apel Gelar Pasu...
Bareskrim Polri periksa direktur LIB terkait tragedi Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 16:38 WIB

Bareskrim Polri periksa direktur LIB terkait tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa sejumlah pihak, termasuk salah satunya direktur...
Operasi Zebra Toba 2022 digelar, Wakapolda Sumut: Jadilah teladan dalam berlalu lintas
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:14 WIB

Operasi Zebra Toba 2022 digelar, Wakapolda Sumut: Jadilah teladan dalam berlalu lintas

Elshinta.com, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara Brigjen Pol Dadang Hartanto ...
Polresta Bandung gelar apel pasukan Operasi Zebra Lodaya 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:36 WIB

Polresta Bandung gelar apel pasukan Operasi Zebra Lodaya 2022

Elshinta.com, Bertempat di Lapangan Mapolresta Bandung, 115 personil gabungan ikuti apel gelar pasu...
Polres Kudus gelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:05 WIB

Polres Kudus gelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2022

Elshinta.com, Operasi Zebra Candi tahun 2022 kembali digelar. Dimana selama 14 hari kedepan mulai ha...
Ribuan polisi mengheningkan cipta di GBLA terkait tragedi Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 11:56 WIB

Ribuan polisi mengheningkan cipta di GBLA terkait tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Ribuan personel polisi yang rencananya melakukan pengamanan untuk laga Persib Bandung ...
Polda Jateng dan Polres Jajaran bagikan 30 ton beras kepada warga
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 20:55 WIB

Polda Jateng dan Polres Jajaran bagikan 30 ton beras kepada warga

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah menyalurkan bantuan beras pada warga masyarakat secara serentak di s...

InfodariAnda (IdA)