Produk abon ikan tongkol asal Jepara siap merambah pasar ekspor

Elshinta
Jumat, 22 Juli 2022 - 17:56 WIB |
Produk abon ikan tongkol asal Jepara siap merambah pasar ekspor
Produk khas Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, abon ikan tongkol dan bandeng. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Elshinta.com - Produk abon ikan tongkol buatan warga Desa Bandengan, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, siap merambah pasar ekspor untuk memperluas pangsa pasar.

"Untuk pasar lokal sudah cukup besar karena produksinya sudah mencapai 1 ton per harinya, sehingga harus mencoba merambah pasar luar negeri dengan membuat kemasan yang lebih baik dan aman sehingga produknya lebih tahan lama," kata Pemilik CV Kembar Abadi Jaya Kholifah di Jepara, Jumat.

Sebelumnya, Kholifah mengatakan pihaknya menggunakan kemasan plastik, yang ketika dilakukan pengiriman dalam jumlah besar, ternyata ada yang terbuka sehingga merugikan konsumen.

Kemudian, ia mencoba mengemas dengan kaleng, yang ternyata mengundang peminat cukup banyak, karena ketika dibuka masih ada tutup plastiknya sehingga aman dan ketika tidak sekali habis dimakan, masih bisa disimpan kembali.

Dengan kemasan kaleng tersebut, maka produk abon tersebut bisa tahan hingga 18 bulan, namun izinnya hanya diperbolehkan hingga 12 bulan atau satu tahun.

Harga jual dengan kemasan kaleng dengan berat abon 100 gram dijual Rp30.000, sedangkan kemasan plastik dijual Rp25.000.

Untuk bisa menembus pasar internasional, dia mengakui, sudah menjalin komunikasi dengan pembeli dari Dubai, Singapura dan Hong Kong.

"Bahkan, saya juga sudah mengirim sampel produk ke pembeli di tiga negara tersebut, untuk menguji pasar di sana apakah banyak peminat atau tidak," ujarnya.

Ia berdoa semoga abon ikan tongkol buatannya itu cocok di lidah masyarakat di tiga negara tersebut.

Selain abon tongkol, Kholifah juga memiliki produk lainnya, seperti abon rajungan yang dijual Rp50.000 per kaleng dengan isi 85 gram, mangut ikan pari dengan berat 450 gram harganya Rp40.000.

"Jika tidak terbiasa dengan bau amis ikan, ada abon bandeng yang tidak ada bau amis serta rasanya juga cenderung netral," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rupiah menguat dibayangi peningkatan laju inflasi domestik
Selasa, 04 Oktober 2022 - 10:23 WIB

Rupiah menguat dibayangi peningkatan laju inflasi domestik

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta p...
Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin
Selasa, 04 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta p...
IHSG Selasa dibuka menguat 35,26 poin
Selasa, 04 Oktober 2022 - 09:11 WIB

IHSG Selasa dibuka menguat 35,26 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, dibuka meng...
Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:56 WIB

Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai

Elshinta.com, Perajin tahu di Desa Ngentakrejo dan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Y...
Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Senin, untuk m...
Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:37 WIB

Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) k...
BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:38 WIB

BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen

Elshinta.com, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan bahwa bensin menjadi pemic...
BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:56 WIB

BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 1,17 persen pada September 2022 a...
BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023
Senin, 03 Oktober 2022 - 12:06 WIB

BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023

Elshinta.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat p...
Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  

Elshinta.com, Pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir ini banyak memberikan dampak ...

InfodariAnda (IdA)