Tingkatkan PAD, Pemkab Langkat gelar bimtek perizinan usaha berbasis risiko
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin membuka Bimtek/Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Tahun 2022.

Elshinta.com - Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin membuka Bimtek/Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP) Kabupaten Langkat, di salah satu hotel di Kota Binjai.
Plt Bupati Langkat berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melaksanakan kegiatan usaha. Serta meningkatnya investor melakukan penanaman modal di Langkat.
"Itu semua, semoga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Langkat," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Sabtu (23/7).
Kepala Dinas (PMP2TSP) Edi Suratman menjelaskan, bimbingan teknis/sosialisasi implementasi dan pengawasan perizinan berusaha berbasis resiko bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mengenai ketentuan perizinan berusaha. Kemudian meningkatkan capaian realisasi penanaman modal melalui sajian laporan kegiatan penanaman modal secara online setiap pelaku usaha.
Serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melaksanakan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Kemudian juga meningkatkan minat penanaman modal untuk melakukan penanaman modal di daerah.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 20 s/d 21 Juli 2022, diikuti oleh 250 pelaku usaha yang dibagi menjadi lima angkatan. Narasumber yang dihadirkan adalah Randy Erlangga L Tobing selaku tenaga pendamping HELPDESK OSS- RBA, dan Laila Rahmayani Harahap selaku praktisi/tenaga profesional OSS-RBA.