Dokter Hastry: Hasil forensik penting untuk menguak fakta tindak pidana

Elshinta
Sabtu, 23 Juli 2022 - 12:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Dokter Hastry: Hasil forensik penting untuk menguak fakta tindak pidana
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol Summy Hastry Purwanti mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan forensik memiliki peran yang sangat penting dalam proses pengungkapan fakta dari suatu peristiwa tindak pidana. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara Dialog Presisi  pada Kamis (21/07) malam.

Dalam wawancara tersebut, polwan pertama di Asia yang bergelar Doktor Forensik tersebut menerangkan bahwa hasil forensik menjadi keterangan ilmiah yang paling ditunggu dalam sistem peradilan pidana.

“Terutama hasil yang menentukan waktu kematian korban, karena berhubungan dengan kesesuaian alibi saksi maupun tersangka. Dan juga penyebab dari kematian korban dapat digunakan oleh hakim di pengadilan untuk menjatuhkan vonis terhadap terdakwa,” ungkapnya. 

Secara umum dokter Hastry menjelaskan bahwa dalam suatu sistem peradilan, peran kedokteran forensik adalah menggunakan metode dan pendekatan ilmiah untuk membuat terang suatu tindak pidana yang berkaitan dengan tubuh manusia baik yang masih hidup maupun sudah mati. Terutama menentukan penyebab kematian korban yang diduga tidak wajar akibat suatu tindak pidana. 

“Hasil ilmiah dari pengujian forensik akan menentukan penyebab kematian korban, apakah bunuh diri, akibat dibunuh atau karena kecelakaan,” tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Sabtu (23/7). 

Dijelaskan pula bahwa proses penanganan jenazah yang diduga meninggal tidak wajar oleh Tim Dokter Forensik tentunya melalui suatu prosedur yang telah ditetapkan. Dan di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia prosedur tersebut pastinya sama.

Dokter Hastry menguraikan bahwa proses otopsi terhadap suatu jenasah dilakukan berdasarkan adanya permintaan dari penyidik yang menangani suatu kasus dugaan tindak pidana kepada tim kedokteran forensik. 

Secara spesifik disebutkan, permintaan tersebut adalah untuk melakukan suatu proses otopsi terhadap jenasah guna mengetahui waktu ataupun penyebab kematiannya.

Berdasarkan permintaan tersebut, sebagai langkah awal tim dokter forensik di rumah sakit akan mencatat jenazah yang diterima dan melakukan dokumentasi terhadap kondisi fisik awal jenazah tersebut.

“Setelah itu tim kedokteran forensik kemudian melakukan serangkaian tindakan penelitian secara ilmiah terhadap jenazah baik pemeriksaan luar maupun kondisi fisik di dalam tubuh jenazah,” jelasnya.

Hasil penelitian tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan penyebab kematian serta waktu kematian korban yang tentunya untuk membuktikan apakah ada kesesuaian antara keterangan alibi dari saksi maupun tersangka dengan hasil forensik yang didapatkan.

“Ini membuat hasil penelitian forensik menjadi sangat penting dalam menentukan hasil penyidikan suatu perkara pidana. Oleh karena itu, tim kedokteran forensi dalam bekerja memburu waktu kematian korban,” paparnya.

Dengan mengetahui waktu kematian korban akan memudahkan petugas dalam menentukan dan memeriksa saksi mata yang mengetahui atau berada di tempat kejadian perkara pada kurun waktu kematian korban tersebut.

Selain itu, hasil pemeriksaan forensik juga akan mengetahui penyebab dari kematian korban apakah karena benda tumpul, luka akibat benda tajam, karena diracun atau karena sakit yang dideritanya. 

“Jadi korban ini matinya seketika karena perkenaan dengan benda tumpul atau benda tajam tadi, atau karena rasa sakit yang dideritanya akibat perkenaan dengan benda-benda tersebut. Hal ini akan menentukan pula keputusan hakim di pengadilan dalam menjatuhkan vonis terhadap terdakwa,” tuturnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Inovasi layanan MTC Ditlantas Polda Jatim raih penghargaan Gubernur Khofifah
Selasa, 04 Oktober 2022 - 15:05 WIB

Inovasi layanan MTC Ditlantas Polda Jatim raih penghargaan Gubernur Khofifah

Elshinta.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan inovator pelayan...
Kapolres Malang dicopot pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang 
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:04 WIB

Kapolres Malang dicopot pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang 

Elshinta.com, Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang, AKBP. Ferly Hidayat...
 Dua polisi yang gugur saat tugas di Stadion Kanjuruhan dapat penghargaan
Senin, 03 Oktober 2022 - 21:24 WIB

Dua polisi yang gugur saat tugas di Stadion Kanjuruhan dapat penghargaan

Elshinta.com, Briptu Fajar Yoyok Pujianto, anggota Polres Trenggalek yang meninggal saat pelaksanaan...
Kapolres Salatiga pimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:34 WIB

Kapolres Salatiga pimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2022

Elshinta.com, Kapolres Salatiga, Jawa Tengah AKBP Indra Mardiana  memimpin langsung Apel Gelar Pasu...
Bareskrim Polri periksa direktur LIB terkait tragedi Kanjuruhan
Senin, 03 Oktober 2022 - 16:38 WIB

Bareskrim Polri periksa direktur LIB terkait tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa sejumlah pihak, termasuk salah satunya direktur...
Operasi Zebra Toba 2022 digelar, Wakapolda Sumut: Jadilah teladan dalam berlalu lintas
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:14 WIB

Operasi Zebra Toba 2022 digelar, Wakapolda Sumut: Jadilah teladan dalam berlalu lintas

Elshinta.com, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara Brigjen Pol Dadang Hartanto ...
Polresta Bandung gelar apel pasukan Operasi Zebra Lodaya 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:36 WIB

Polresta Bandung gelar apel pasukan Operasi Zebra Lodaya 2022

Elshinta.com, Bertempat di Lapangan Mapolresta Bandung, 115 personil gabungan ikuti apel gelar pasu...
Polres Kudus gelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:05 WIB

Polres Kudus gelar apel pasukan Operasi Zebra Candi 2022

Elshinta.com, Operasi Zebra Candi tahun 2022 kembali digelar. Dimana selama 14 hari kedepan mulai ha...
Ribuan polisi mengheningkan cipta di GBLA terkait tragedi Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 11:56 WIB

Ribuan polisi mengheningkan cipta di GBLA terkait tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Ribuan personel polisi yang rencananya melakukan pengamanan untuk laga Persib Bandung ...
Polda Jateng dan Polres Jajaran bagikan 30 ton beras kepada warga
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 20:55 WIB

Polda Jateng dan Polres Jajaran bagikan 30 ton beras kepada warga

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah menyalurkan bantuan beras pada warga masyarakat secara serentak di s...

InfodariAnda (IdA)