Cak Nuv, ASN yang sukses kembangkan kuliner bebek goreng Madura di Majalengka 

Elshinta
Sabtu, 23 Juli 2022 - 12:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Radio Elshinta
Cak Nuv, ASN yang sukses kembangkan kuliner bebek goreng Madura di Majalengka 
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Salah seorang pegawai Kejaksaan Negeri Majalengka, Jawa Barat sukses mengembangkan usaha kuliner bebek goreng Madura, disamping tetap mengabdi sebagai ASN di bidang barang bukti Kejaksaan  Negeri Majalengka.

Sukses mengembangkan usaha kuliner dengan menu khas Madura yaitu Bebek Goreng Madura sejak awal PPKM tahun 2021, Ahmad Nuvi Maulidina atau dikenal dengan Cak Nuv, mengaku asik dengan dunia usaha kulinernya meski waktu istirahatnya jadi berkurang.

"Ide itu datang saat ingin memperkenalkan kuliner Nusantara khas Madura awal PPKM tahun 2021, akhirnya saya buka kedai Cak Nuv, di sisi lain saya ingin memberikan edukasi pada masyarakat Majalengka untuk bisa menikmati dan merasakan makanan seperti di kota-kota besar," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Sabtu (23/7). 

Ditambahkannya, niat untuk membuka usaha kuliner khas Madura dikuatkan dengan pantauannya di lapangan selama ini kuliner khas Madura yang tersebar di masyarakat hanya sate dan soto Madura saja sementara bebek goreng Madura tidak ada.

"Alhamdulillah, ternyata respon masyarakat yang nota bene orang Sunda, ternyata menyukai bebek goreng Madura sehingga pelanggan makin bertambah dan viral di Majalengka," ungkapnya.

Namun demikian kata Nuvi, awal membuka kedai, tak seperti yang ia bayangkan, terutama terkait stok unggas jenis bebek yang ternyata sulit didapat di Majalengka.

"Saat pelanggan bertambah, kesulitan awal itu mendapatkan stok bebek, sehingga untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan konsumen, saya sampai mencari ke Indramayu, Subang bahkan ke Jawa tengah," paparnya.

Sedangkan menyinggung tentang tips membagi antara bekerja sebagai ASN dan mengelola kedainya, Nuvi mengaku tetap mengutamakan pekerjaan utamanya sebagai ASN dengan masuk pukul 07.00 dan selesai pukul. 16.00.

"Selepas bekerja itu, waktu saya untuk turut terjun mengisi waktu dengan ikhtiar  dalam mengembangkan usaha kuliner, di saat orang lain tidur saya sampai malam, bahkan sampai subuh masih di kedai," imbuhnya.

Seiring berjalannya waktu, dan pesatnya usaha kuliner bebek goreng Madura yang dikelolanya, kini Nuvi telah memiliki 15 karyawan, dan dalam sehari bisa menghabiskan 50ekor bebek atau sekitar 200 - 300 porsi.

"Untuk pelanggan bebek goreng khas Madura ini, harga dibandrol dari harga paling kecil yaitu Rp,. 25ribu, untuk bebek sedang Rp. 28ribu, dan bebek ukuran besar Rp.30ribu, buka dari pukul 10.00 sampai dengan puku 21.00 wib," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kunci memasak daging steak yang `juicy`
Jumat, 02 Desember 2022 - 06:01 WIB

Kunci memasak daging steak yang `juicy`

Elshinta.com, Kunci dalam memasak daging steak agar mendapatkan daging yang empuk dan juicy adala...
Pemkab Kobar Kalteng tingkatkan promosi wisata kuliner coto menggala
Senin, 21 November 2022 - 21:39 WIB

Pemkab Kobar Kalteng tingkatkan promosi wisata kuliner coto menggala

Elshinta.com, Dinas Pariwisata Kotawaringin Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah (...
USK Banda Aceh hadirkan festival makanan internasional dari 13 negara
Minggu, 13 November 2022 - 08:35 WIB

USK Banda Aceh hadirkan festival makanan internasional dari 13 negara

Elshinta.com, Office of International Affairs (OIA) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melaksa...
Kuliner Indonesia dinilai bisa jadi pintu gerbang pariwisata
Minggu, 06 November 2022 - 19:33 WIB

Kuliner Indonesia dinilai bisa jadi pintu gerbang pariwisata

Elshinta.com, Pendiri komunitas Tempe.ide, Retno Putri mengatakan ragam kuliner Indonesia bisa menja...
Starbucks sajikan minuman hingga koleksi khas liburan akhir tahun
Minggu, 30 Oktober 2022 - 10:01 WIB

Starbucks sajikan minuman hingga koleksi khas liburan akhir tahun

Elshinta.com, Jenama Starbucks akan menyajikan minuman, makanan, dan koleksi merchandise khas untu...
Puaskan selera pecinta kuliner, Festival Jajanan Bango digelar
Jumat, 28 Oktober 2022 - 06:23 WIB

Puaskan selera pecinta kuliner, Festival Jajanan Bango digelar

Elshinta.com, Setelah dua tahun diadakan secara online, Festival Jajanan Bango (FJB) kembali dibuka ...
Ragam kuliner ramah wisatawan muslim di Australia
Minggu, 23 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Ragam kuliner ramah wisatawan muslim di Australia

Elshinta.com, Dengan dibukanya pembatasan perjalanan ke Australia, kini Negara Kanguru itu siap untu...
Dailybox bawa makanan khas Indonesia ke Singapura
Jumat, 21 Oktober 2022 - 21:05 WIB

Dailybox bawa makanan khas Indonesia ke Singapura

Elshinta.com, Perusahaan rintisan restoran daring Dailybox melebarkan sayap ke Singapura dengan meng...
Langsung `hap`, es krim Feast kini hadir tanpa stik
Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:35 WIB

Langsung `hap`, es krim Feast kini hadir tanpa stik

Elshinta.com, Es krim Feast yang biasanya dinikmati dengan stik kini bisa langsung dilahap dalam sek...
AFFA: Hasil penelitian produk nabati lebih sehat dan berkelanjutan
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 19:22 WIB

AFFA: Hasil penelitian produk nabati lebih sehat dan berkelanjutan

Elshinta.com, Manajer Tantangan 21 Hari Vegan di Act For Farmed Animals (AFFA) Among Prakosa menyebu...

InfodariAnda (IdA)