Pemkot Surabaya gerak cepat tangani anak penderita kanker tulang

Elshinta
Minggu, 24 Juli 2022 - 09:31 WIB |
Pemkot Surabaya gerak cepat tangani anak penderita kanker tulang
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Surabaya Rini Indriyani saat mengunjungi FDI, anak penderita kanker tulang di kediamannya Bulak Banteng Lor, Kenjeran, Kota Surabaya, Sabtu (23/7/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)

Elshinta.com - Pemerintah Kota Surabaya bergerak cepat memberikan bantuan medis kepada FDI, anak penderita kanker tulang berusia 14 tahun asal Bulak Banteng Lor Bhineka, Kenjeran, Kota Pahlawan, Jawa Timur.

Camat Kenjeran Nono Indriyatno di Surabaya, Minggu, mengatakan setelah mendapat laporan dari warga dan Kader Surabaya Hebat (KSH) Kecamatan Kenjeran, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan mendatangi kediaman FDI.

"Yang jelas, intervensi pertama adalah medis, kami bersama Puskesmas mengantar adik FDI ke RSUD dr. Soetomo dan dilakukan rawat inap hingga sekarang," kata Nono.

Hal itu dilakukan karena kondisi FDI memprihatinkan, dimana kaki sebelah kanannya membengkak, sehingga membuat dia tidak bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya.

Nono mengatakan intervensi yang diberikan oleh pemkot bukan hanya itu, tetapi juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk membantu FDI agar bisa melanjutkan sekolah. FDI adalah siswa kelas 8 di SMP swasta yang ada di kawasan Kenjeran, Surabaya.

Nono mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar FDI bisa melanjutkan pendidikannya setelah dilakukan tindakan medis. Setelah dilakukan koordinasi, ternyata tidak sia-sia, pihak sekolah menyambut baik dan mengawal pendidikan FDI hingga tuntas. "Dari pihak sekolah siap membantu dan tidak mempersulit adik FDI," kata dia.

Nono menyampaikan pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinsos Surabaya untuk memasukkan data keluarga FDI ke dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Nantinya keluarga FDI akan mendapat bantuan permakanan rutin tiga hari sekali dari Dinsos Surabaya. Selain itu, ayah FDI juga difasilitasi pekerjaan oleh Pemkot Surabaya agar bisa mendapatkan penghasilan tetap selama merawat anaknya.

Nono mengatakan sebelumnya ayah FDI bekerja di sebuah perusahaan swasta, kemudian memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya karena harus merawat dan tidak bisa meninggalkan FDI sendirian.

"Jadi, pekerjaan ayahnya dulu itu tidak bisa ditinggal, selain itu di rumah hanya ada FDI, tidak tega akhirnya berhenti bekerja. Oleh karena itu, saya mengusulkan data orang tuanya ke Kabag Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat untuk ditempatkan di bagian kebersihan yang tidak jauh dari rumahnya," kata dia.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Surabaya Rini Indriyani sebelumnya mengatakan pihaknya telah mengunjungi FDI di kediamannya pada Sabtu (23/7) dengan membawa bantuan berupa sembako, tempat tidur dan kipas angin.

Melihat kondisinya yang memprihatinkan, Rini berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat untuk menindaklanjuti FDI agar bisa sembuh seperti sedia kala. Selain itu, Rini juga meminta camat agar keluarga FDI didata masuk kategori MBR untuk memudahkan pemkot memberi intervensi.

"Adik ini (FDI) itu mulanya kakinya keseleo (terkilir) ketika sekolah, kemudian membengkak setelah sempat dipijatkan oleh ayahnya. Namun, hingga kini belum sembuh dan terus membengkak," kata istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini.

Rini menjelaskan orang tua FDI sudah membawa anaknya itu ke RSUD dr. Soetomo untuk dilakukan pengobatan, namun tidak membuahkan hasil dan malah terus membengkak. FDI juga sudah menjalani kemoterapi setelah itu dirawat jalan di rumah oleh ayahnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang
Jumat, 30 September 2022 - 21:47 WIB

Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang

Elshinta.com, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menginformasikan bahwa penerima vaksinasi COVID-19 do...
Gelar Rakornas, Konsil Kedokteran Indonesia siap hadapi globalisasi
Jumat, 30 September 2022 - 18:04 WIB

Gelar Rakornas, Konsil Kedokteran Indonesia siap hadapi globalisasi

Elshinta.com, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakorna...
Sering makan korban, warga minta jalan berlubang di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh diperbaiki
Jumat, 30 September 2022 - 17:38 WIB

Sering makan korban, warga minta jalan berlubang di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh diperbaiki

Elshinta.com, Sejumlah pengendara sepeda motor, Selasa (27/9) malam, terjatuh saat melintasi jalan l...
Kunjungi Depok, Ketua Tim PKK Jabar tekankan soal lapor KDRT
Jumat, 30 September 2022 - 17:23 WIB

Kunjungi Depok, Ketua Tim PKK Jabar tekankan soal lapor KDRT

Elshinta.com, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Barat (Jab...
Sambut HUT ke-77 TNI, Kapolda Sumut ikut donor darah untuk kemanusiaan
Jumat, 30 September 2022 - 17:05 WIB

Sambut HUT ke-77 TNI, Kapolda Sumut ikut donor darah untuk kemanusiaan

Elshinta.com, Kapolda Sumut Irjen Pol R. Z. Panca Putra S menghadiri kegiatan Bhakti sosial dan dono...
 Pemkab Aceh Utara maksimalkan penggunaan QRIS untuk layanan pajak daerah
Jumat, 30 September 2022 - 16:46 WIB

Pemkab Aceh Utara maksimalkan penggunaan QRIS untuk layanan pajak daerah

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus memaksimalkan sistem pembayaran non tunai dalam ...
Kemendikbudristek sebut kuota guru PPPK sebanyak 319.797 formasi
Jumat, 30 September 2022 - 15:17 WIB

Kemendikbudristek sebut kuota guru PPPK sebanyak 319.797 formasi

Elshinta.com, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebutka...
Koperasi binaan KKP produksi ikan kaleng citarasa Nusantara
Jumat, 30 September 2022 - 15:05 WIB

Koperasi binaan KKP produksi ikan kaleng citarasa Nusantara

Elshinta.com, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Ke...
APTRI khawatirkan rancangan Perpres Swasembada gula perluas impor
Jumat, 30 September 2022 - 14:41 WIB

APTRI khawatirkan rancangan Perpres Swasembada gula perluas impor

Elshinta.com, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengkhawatirkan Rancangan Peraturan Pres...
BRIN: Teknologi desalinisasi sebagai solusi krisis air bersih
Jumat, 30 September 2022 - 14:29 WIB

BRIN: Teknologi desalinisasi sebagai solusi krisis air bersih

Elshinta.com, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Rachmat Fajar Lubis mengatakan teknol...

InfodariAnda (IdA)