Babinsa dorong perajin anyaman bambu tingkatkan produksi dan pemasaran
Babinsa Koramil 10 Sambi, Kodim 0724 Boyolali, JawaTengah, Sertu Sajanji mendatangi perajin besek atau anyaman bambu, Ibu Juminem warga Dukuh Grenjeng, Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, Boyolali.

Elshinta.com - Babinsa Koramil 10 Sambi, Kodim 0724 Boyolali, JawaTengah, Sertu Sajanji mendatangi perajin besek atau anyaman bambu, Ibu Juminem warga Dukuh Grenjeng, Desa Trosobo, Kecamatan Sambi, Boyolali. Kedatangannya ke rumah Ibu Juminem tersebut, anggota kodim itu untuk memberikan inspirasi dan dorongan kepada Ibu Juminem yang merupakan warga binaannya agar hasil kerajinannya dapat ditingkatkan.
Terkait dengan kerajinan besek tersebut yang hasil produksinya bisa menembus pasaran ke berbagai kota, Sajanji mengajak kepada ibu-ibu perajin, kususnya anyaman bambu di Desa Trosobo, agar terus mengembangkan kreatifitas seninya. Sehingga bisa menghasilkan berbagai macam bentuk kerajinan anyaman bambu. Dengan hal ini, pendapatan warga sekitar dapat meningkat.
Sementara itu Danramil 10 Sambi, Letda Inf Wahib mengatakan, sebagai aparat komando kewilayahan, sangat mendukung adanya kerajinan ini. Sehingga wilayah Kecamatan Sambi, kususnya Desa Trosobo, dapat dikenal hingga ke luar kota.
"Melalui peran Babinsa, warga mampu meningkatkan perekonomian pada saat di masa Pandemi Covid 19. Babinsa harus terus mempelopori usaha rakyat, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Wahib seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (27/7).
Wahib menambahkan, perlunya dorongan dan dukungan bagi perajin anyaman bambu tersebut, agar hasil dan kualitas produksi meningkat dan kualitas terjaga. "Sehingga akan banyak peminat dan pemasaran menjadi lebih luas," tandasnya.