Satreskrim Polresta Denpasar dalami kasus dugaan penelantaran anak

Elshinta
Rabu, 27 Juli 2022 - 17:44 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Satreskrim Polresta Denpasar dalami kasus dugaan penelantaran anak
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Dua orang tersangka dalam kasus perkara dugaan penelantaran dan penganiayaan anak dibawah umur bernama Naya (5) kini telah ditahan oleh pihak kepolisian yaitu Polresta Denpasar, Bali.

Kedua tersangka tersebut masing-masing ibu kandungnya sendiri yaitu Dwi Novita Murni (33) dan pasangan Yohanes Paulus Manek Putra (39). Mereka diduga berperan saling terkait dalam kasus perkara dugaan penelantaran anak dan penganiayaan anak.

Wakasatreskrim Polresta Denpasar, AKP Wiastu Andre Prajitno saat menggelar acara jumpa pers di Mapolresta Denpasar menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mendalami kasus ini. 

“Kami (Satreskrim Polresta Denpasar) juga melakukan tes kejiwaan untuk kedua tersangka (Dwi Novita Murni dan Yohanes Paulus Manek Putra)," kata Wakasatreskrim Polresta kata Wiastu Andre Prajitno seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Rabu (27/7). 

Ia menjelaskan bahwa tes kejiwaan ini penting dilakukan mengingat perbuatan yang dilakukan kedua tersangka tergolong keji dan di luar batas kemanusiaan.

Menurutnya, pihak kepolisian hingga saat ini masih menunggu hasil tes visum terhadap korban Naya, yang mengalami sejumlah luka serius di tubuhnya.

Ia mengatakan bahwa tes visum ini dilakukan terhadap bagian luar dan dalam tubuh korban yang kondisinya mulai membaik.

"Kita (polisi) juga minta visum yang kedua untuk kebidanan bagian alat-alat dalam ke RS Wangaya, hari ini sudah diperiksa, hasilnya belum keluar," tegasnya. 

Polisi juga masih menunggu hasil visum bagian dalam ini untuk mendalami apakah ada dugaan kekerasan seksual atau pencabulan terhadap korban Naya.

"Visum bagian dalam ini seperti rahim dan sebagainya, apa ada kemungkinan kekerasan seksual dan sebagainya," jelasnya. 

Sementara itu sebagai informasi, saat ini korban Naya masih berada dalam pengawasan Dinas Sosial Kota Denpasar dan pemerhati anak dengan kondisi psikologis korban belum stabil.

Ia menegaskan bahwa penyidik kepolisian belum bisa memintai keterangan langsung kepada korban bernama asli Ni Ketut Sumiasih ini.

Ia berharap kondisi psikis Naya bisa segera pulih dan lepas trauma tragedi yang menimpanya atas perlakuan keji ibu kandung dan pacarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:11 WIB

BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap kasus peredaran nark...
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB

Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta.com, Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini ...
Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:11 WIB

Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat

Elshinta.com, Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Ironisnya pelak...
Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas
Kamis, 29 September 2022 - 19:17 WIB

Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas

Elshinta.com, Seorang guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap petugas Polsek Plered, karena ...
Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku
Selasa, 27 September 2022 - 14:08 WIB

Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim berhasil membongkar praktik tambang il...
 Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG
Senin, 26 September 2022 - 18:55 WIB

Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah telah mengelar Operasi Sikat Jaran Candi 2022 selama 20 hari. Dalam ...
Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang
Senin, 26 September 2022 - 17:46 WIB

Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang

Elshinta.com, Ratusan kasus pencurian berhasil diungkap jajaran Polda Jateng pada Operasi Sikat Jara...
 Polda Sumut segel ruko bos judi online 
Rabu, 21 September 2022 - 11:56 WIB

Polda Sumut segel ruko bos judi online 

Elshinta.com, Penyidik Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyegel sejumlah tempat judi yang se...
Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri
Rabu, 21 September 2022 - 10:45 WIB

Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri

Elshinta.com, Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dibunuh anaknya sendiri ...
Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel
Selasa, 20 September 2022 - 16:37 WIB

Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah berhasil mengamankan dua pelaku judi togel onl...

InfodariAnda (IdA)