Plt. Kasat Pol PP: Video viral emak-emak berkelahi di Majalengka adalah video lama
Beredarnya video emak-emak berkelahi berebut lapak di jalur JalanKH. Abdul Halim tepatnya di sisi Alun-alun Majalengka menjadi viral.

Elshinta.com - Beredarnya video emak-emak berkelahi berebut lapak di jalur JalanKH. Abdul Halim tepatnya di sisi Alun-alun Majalengka menjadi viral.
Pasalnya dua emak yang berkelahi dalam video berdurasi 19 detik tersebut, nampak saling jambak dan salah satu dari mereka hingga terlepas jilbab yang dikenakan.
PLT. Kasatpol PP Kabupaten Majalengka Toto Prihatno, menjelaskan, bahwa video amatir yang beredar merupakan video satu bulan yang lalu, namun menurutnya viral saat ini.
"Kejadiannya satu bulan lalu, namun menyebar sekarang. Dengan persoalan atau perselisihan diantara mereka yaitu berebut tempat," ungkap Toto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Kamis (28/7).
Ditambahkan Toto, pihaknya masih terus memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada para PKL, bahwa kawasan alun-alun dan sekitarnya dilarang untuk kawasan berjualan
"Kita sudah berkomunikasi dengan cara humanis pada para PKL, agar mereka faham untuk tidak berjualan lagi di sekitar alun-alun," imbuhnya.
Bahkan kata Toto, Bupati Majalengka sudah memberikan ruang untuk para PKL melakukan aktivitas berjualan, namun tidak ruang publik seperti kawasan alun-alun yang memang sudah cantik, indah dan asri yang merupakan kawasan untuk dinikmati pengunjung
"Jika kawasan alun-alun dijadikan lapak berdagang nanti tidak akan indah lagi, ketentuan tidak berjualan di alun-alun juga sesuai perda no. 10 tahun 2019 yang mengatakan kawasan alun-alun tidak diperkenankan untuk berjualan," tegasnya.
Ia mengaku PKL yang masih nekat berjualan di alun-alun, agar tidak lagi berjualan di sana untuk menjaga keindahan alun-alun agar bisa dinikmati oleh pengunjung.