RI dan Malaysia sepakat kembali buka penempatan PMI pada Agustus 2022

Elshinta
Kamis, 28 Juli 2022 - 19:35 WIB |
RI dan Malaysia sepakat kembali buka penempatan PMI pada Agustus 2022
Menaker Ida Fauziyah (kanan) dan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dato\\\\

Elshinta.com - Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menandatangani penyataan bersama terkait implementasi nota kesepahaman tentang penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia sektor domestik di Malaysia dan berencana membuka kembali penempatan ke "Negeri Jiran" itu pada Agustus 2022.

Menurut keterangan tertulis Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang diterima di Jakarta, Kamis, penandatangan dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dato' Sri M. Saravanan Murugan di Jakarta pada hari ini usai pertemuan Joint Working Group (JWG) ke-1.

"Kedua pihak menyetujui dimulainya kembali perekrutan dan penempatan PMI di Malaysia mulai 1 Agustus 2022, bergantung pada efektif tidaknya implementasi dari komitmen yang dibuat dalam MoU (Memorandum of Understanding)," ujar Menaker Ida.

Ia mengatakan Forum JWG mengakui ada sejumlah masalah implementasi dalam hal kebijakan dan teknis yang mungkin memengaruhi pelaksanaan nota kesepahaman yang ditandatangani pada April 2022 itu.

Oleh karena itu, disepakati bersama tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan implementasi secara menyeluruh, khususnya untuk penempatan satu kanal atau One Channel System (OCS).

Dia menyatakan Indonesia-Malaysia sepakat dan menegaskan kembali bahwa OCS akan menjadi satu-satunya mekanisme perekrutan dan penempatan PMI di Malaysia dengan mengintegrasikan sistem daring yang dikelola perwakilan Indonesia di Malaysia dan sistem daring yang dikelola Departemen Imigrasi Malaysia.

Hal itu dilakukan dengan sepenuhnya mematuhi syarat dan ketentuan yang disepakati sebagaimana diatur dalam nota kesepahaman tersebut.

Proyek percontohan juga perlu dilakukan dan harus dilaksanakan tiga bulan sebelum penerapan secara penuh sistem OCS untuk memastikan kelancaran aplikasi sistem terintegrasi.

Menurutnya, kedua pihak sepakat untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan norma dan prosedur yang disepakati, sebagaimana ditetapkan dalam nota kesepahaman dipatuhi sepenuhnya oleh seluruh pihak dengan melibatkan lembaga/departemen terkait di pemerintahan masing-masing.

Indonesia dan Malaysia juga mengakui pentingnya memerangi perdagangan orang dan berkomitmen untuk melibatkan pemangku kepentingan terkait dengan di negara masing-masing dalam rangka menjalin kerja sama bilateral yang nyata.

"Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk memfasilitasi kerja sama antara lembaga jaminan sosial di Malaysia dan Indonesia dalam rangka memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia," demikian Ida Fauziyah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Indonesia akan pimpin ASEAN 2023 dengan paradigma kolaborasi
Selasa, 27 September 2022 - 13:06 WIB

Indonesia akan pimpin ASEAN 2023 dengan paradigma kolaborasi

Elshinta.com, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, saat menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum P...
Pengusaha Hong Kong pastikan kehadiran di Trade Expo Indonesia
Sabtu, 24 September 2022 - 16:59 WIB

Pengusaha Hong Kong pastikan kehadiran di Trade Expo Indonesia

Elshinta.com, Para pelaku usaha dari Hong Kong memastikan diri untuk menjadi bagian dari Trade Expo ...
DKP Kepri: Pemerintah Malaysia bebaskan satu dari dua nelayan Natuna
Jumat, 23 September 2022 - 17:47 WIB

DKP Kepri: Pemerintah Malaysia bebaskan satu dari dua nelayan Natuna

Elshinta.com, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fad...
Para menlu ASEAN bertemu di New York dan bahas persiapan KTT
Jumat, 23 September 2022 - 11:51 WIB

Para menlu ASEAN bertemu di New York dan bahas persiapan KTT

Elshinta.com, Para menteri luar negeri anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berte...
Thailand dukung Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023
Selasa, 20 September 2022 - 18:35 WIB

Thailand dukung Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023

Elshinta.com, Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai menyampaikan kepada Menlu Indonesia Retno...
Dubes: Prof Azyumardi Azra meninggal karena serangan jantung
Senin, 19 September 2022 - 00:11 WIB

Dubes: Prof Azyumardi Azra meninggal karena serangan jantung

Elshinta.com, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono mengatakan Profesor Azyum...
11 warga korban sindikat penipuan kerja di Kamboja kembali ke Malaysia
Jumat, 16 September 2022 - 15:58 WIB

11 warga korban sindikat penipuan kerja di Kamboja kembali ke Malaysia

Elshinta.com, Sebanyak 11 warga yang menjadi korban sindikat penipuan penawaran kerja di Kamboja kem...
Dubes Vietnam: Sejarah telah menjadikan Vietnam-Indonesia mitra alami
Kamis, 15 September 2022 - 08:01 WIB

Dubes Vietnam: Sejarah telah menjadikan Vietnam-Indonesia mitra alami

Elshinta.com, Duta besar Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong menegaskan bahwa latar belakang sejara...
Menilik upaya pemerintah globalkan produk halal Indonesia
Minggu, 11 September 2022 - 11:31 WIB

Menilik upaya pemerintah globalkan produk halal Indonesia

Elshinta.com, Pameran produk halal pada ajang Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) digela...
Produk-produk halal Indonesia dipamerkan di Malaysia
Kamis, 08 September 2022 - 09:11 WIB

Produk-produk halal Indonesia dipamerkan di Malaysia

Elshinta.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia membantu mempromosikan produk-...

InfodariAnda (IdA)