132 rumah warga di Maluku Tengah terendam banjir

Elshinta
Jumat, 29 Juli 2022 - 23:59 WIB |
132 rumah warga di Maluku Tengah terendam banjir
Personel Polri menerobos banjir yang menggenangi pemukiman warga Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (29/7). Sebanyak 132 rumah warga di kawasan transmigrasi lokal kilometer 7, 8, 10 dan 12, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah terendam banjir. (HO/BPBD Maluku Tengah)

Elshinta.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Maluku Tengah dalam dua hari terakhir menyebabkan sebanyak 132 unit rumah warga di Kecamatan Amahai, terendam banjir.

"Data sementara 132 unit rumah warga yang terendam banjir. Ini rumah warga yang bermukim di kilometer 7, 8, 10 dan 12," kata Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Maluku Tengah Abdul Latief Key dikonfirmasi di Ambon, Maluku, Jumat.

Banjir yang merendam empat kawasan pemukiman itu selain karena intensitas hujan yang tinggi dalam sebulan terakhir, juga karena meluapnya air Sungai Hollo yang berada di belakang kawasan yang merupakan kawasan transmigrasi lokal.

"Banjir paling parah itu di kilometer 10, khususnya di Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai. Ketinggian airnya mencapai sekitar 75-100 cm," katanya.

Seorang anak bermain di dekat rumahnya yang terendam banjir di Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (29/7). (HO/BPBD Maluku Tengah)

Menurutnya, saat ini hujan mulai mereda sehingga banjir mulai surut, dan warga mulai membersihkan rumahnya yang terendam dari lumpur.

Menyangkut jumlah warga yang mengungsi, menurut Latief hanya empat kepala keluarga (KK) warga Dusun Huameteno yang mengungsi sementara di masjid setempat pada Kamis (28/7). "Saat ini mereka sudah kembali ke rumahnya karena air sudah surut," ujarnya.

Latief mengaku banjir yang melanda Kabupaten Maluku Tengah, khususnya di kawasan transmigrasi lokal itu merupakan yang paling parah dalam kurun lima tahun terakhir, termasuk mengganggu aktivitas lalu lintas karena air meluap hingga menutupi ruas jalan trans Seram.

"Tahun ini kondisi banjirnya sangat parah, karena beberapa kawasan pemukiman di Masohi sebagai Ibu Kota Maluku Tengah, juga ikut terendam banjir pada 17 Juli 2022," katanya.

Pihaknya, tandas Latief, telah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji, beras hingga selimut kepada warga yang terdampak.

"Tadi siang juga Bupati Abua Tuasikal bersama istri telah turun untuk melihat kondisi terkini sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak," katanya.

Ditambahkannya, tim BPBD Maluku Tengah bersama personel Polri juga sementara berada di lapangan untuk menginventarisasi berbagai kerusakan, maupun rumah warga yang terdampak, di samping berbagai kebutuhan darurat yang dibutuhkan warga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
4 Oktober 2010: Banjir bandang Wasior, 150 orang tewas
Selasa, 04 Oktober 2022 - 06:16 WIB

4 Oktober 2010: Banjir bandang Wasior, 150 orang tewas

Hari ini 12 tahun lalu, tepatnya 4 Oktober 2010, mungkin tak akan pernah luput dalam ingatan warga W...
105 gempa susulan melanda Tapanuli Utara
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:14 WIB

105 gempa susulan melanda Tapanuli Utara

Elshinta.com, Pusat Gempa Regional I Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah 1 M...
Tinggi kubah lava Gunung Merapi bertambah sekitar satu meter
Senin, 03 Oktober 2022 - 11:57 WIB

Tinggi kubah lava Gunung Merapi bertambah sekitar satu meter

Elshinta.com, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan ...
PLN: 98 persen listrik di Tapanuli Utara telah menyala pasca-gempa
Minggu, 02 Oktober 2022 - 16:57 WIB

PLN: 98 persen listrik di Tapanuli Utara telah menyala pasca-gempa

Elshinta.com,
BMKG: Gempa bumi Maluku Utara tidak berpotensi tsunami
Minggu, 02 Oktober 2022 - 11:07 WIB

BMKG: Gempa bumi Maluku Utara tidak berpotensi tsunami

Elshinta.com, Plt Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan gempa bumi yang terja...
Gempa M6,0 Taput, Gubernur Sumut kirim bantuan dan tim tanggap bencana
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:47 WIB

Gempa M6,0 Taput, Gubernur Sumut kirim bantuan dan tim tanggap bencana

Elshinta.com, Gempa Magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) pada  Sabtu (1/10) d...
Angin kencang melanda Pamekasan akibatkan jaringan listrik padam
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:36 WIB

Angin kencang melanda Pamekasan akibatkan jaringan listrik padam

Elshinta.com, Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pamekasan, Jaw...
Tapanuli Utara menghadapi 53 gempa susulan
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 12:01 WIB

Tapanuli Utara menghadapi 53 gempa susulan

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu pukul 06.59 WIB mend...
Gempa magnitudo 6.0 guncang Tapanuli Utara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 6.0 guncang Tapanuli Utara

Elshinta.com, Gempa bumi dengan magnitudo 6.0 mengguncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pad...
Petugas TNGC dan TNI-Polri padamkan kebakaran di Gunung Ciremai
Selasa, 27 September 2022 - 14:33 WIB

Petugas TNGC dan TNI-Polri padamkan kebakaran di Gunung Ciremai

Elshinta.com, Petugas gabungan dari Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dibantu TNI, Polri dan BPBD...

InfodariAnda (IdA)