Kapal induk perdana India jadi perhatian China

Elshinta
Minggu, 31 Juli 2022 - 12:45 WIB |
Kapal induk perdana India jadi perhatian China
Ilustrasi - Para personel Angkatan Laut India melakukan yoga di dek penerbangan INS Viraat, kapal induk Angkatan Laut India yang dinonaktifkan, saat Hari Yoga Internasional di Mumbai, India, Jumat (21/6/2019). ANTARA/REUTERS/FRANCIS MASCARENHAS

Elshinta.com - Vikrant, kapal induk pertama India yang dikembangkan galangan kapal dalam negeri Cochin Shipyard Limited, menjadi perhatian China akan tumbuhnya kekuatan armada laut negara tetangganya itu.

Beberapa pengamat di China melihat kerja keras India dalam mengembangkan Vikrant menunjukkan ambisi dan tekad New Delhi menjadi salah satu kekuatan maritim dunia.

Dengan adanya Vikrant, India memiliki dua gugus tempur yang akan memberikan kontribusi besar terhadap seluruh kemampuan armada lautnya, kata pengamat militer China Song Zhongping seperti dikutip surat kabar China, Global Times, Sabtu (30/7).

Menurut Global Times, China selama 1999-2022 telah membuat terobosan dengan meluncurkan tiga kapal induk. 

Laju India yang lambat dalam mengembangkan kapal induk asli pertamanya menunjukkan betapa sulit proses tersebut. 

China dan India dalam mengembangkan kapal induknya memulai dari sumber yang sama --bekas Uni Soviet.

Vikrant merupakan pengembangan dari Vikramaditya, kapal induk generasi kedua bekas Uni Soviet, sementara kapal induk China Liaoning juga merupakan pembaruan dari Varyag, kapal induk generasi ketiga Uni Soviet.

Namun Liaoning lebih besar daripada Vikrant dari segi ukuran.

Menurut Song, kemampuan tempur Liaoning melebihi Vikrant.

Ia melihat India sebagai bagian penting dari kekuatan politik dan militer utama dunia sehingga tidak dapat dihindari bahwa negara itu akan menjadikan kapal induk sebagai bagian penting dari strategi pertahanannya.

Oleh karena itu, Song mengingatkan bahwa tekad dan ambisi India tidak boleh dipandang sebelah mata.

Dalam pengembangan kapal induk secara mandiri, dia mengakui China lebih unggul daripada India.

"Untuk negara seperti India, yang belum pernah merancang kapal induk secara mandiri, Vikrant memberikan dasar-dasar teknis untuk Vishal, kapal induk bertenaga nuklir buatan sendiri yang telah direncanakan," kata Song.

Vikrant yang berbobot 45.000 ton, panjang 262 meter, dan kecepatan maksimum 28 knot, dibeli dari Rusia pada 2004.

Dalam program pengembangan yang menggunakan 76 persen kandungan dalam negeri India itu, kapal tersebut telah menghabiskan biaya 3,13 miliar dolar AS (sekitar Rp46,73 triliun), demikian dilaporkan media India.

Sementara itu, China sampai saat ini sudah mengoperasikan tiga kapal induknya yang juga dikembangkan secara mandiri, yakni Liaoning, Shandong, dan yang terbaru Fujian.

"Proses pengembangan kapal induk India penuh liku, termasuk ketidakstabilan kebijakan. Hal ini menyebabkan perubahan dalam pemikiran desain, ketidakstabilan dalam pendanaan, dan kurangnya kontinuitas dalam proses manufaktur," kata Zhang Zhaozhong, pakar militer PLA National Defense University. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Gubernur BI yakinkan pengusaha China untuk berinvestasi di Indonesia
Rabu, 28 September 2022 - 08:35 WIB

Gubernur BI yakinkan pengusaha China untuk berinvestasi di Indonesia

Elshinta.com, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakinkan para pengusaha China agar tidak ragu ...
Wapres Ma`aruf Amin sempatkan jalan pagi di Hibiya Park
Selasa, 27 September 2022 - 09:11 WIB

Wapres Ma`aruf Amin sempatkan jalan pagi di Hibiya Park

Elshinta.com, Pada sela-sela kunjungan kerja, Wakil Presiden Ma`ruf Amin dan Ibu Wury Ma\'ruf Amin m...
Wapres Ma`ruf Amin ke Jepang hadiri pemakaman Shinzo Abe
Minggu, 25 September 2022 - 12:31 WIB

Wapres Ma`ruf Amin ke Jepang hadiri pemakaman Shinzo Abe

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin berangkat ke Tokyo, Jepang, untuk menghadiri prosesi pemaka...
54 kampus China pastikan terima kembali para mahasiswa Indonesia
Senin, 19 September 2022 - 09:55 WIB

54 kampus China pastikan terima kembali para mahasiswa Indonesia

Elshinta.com, Sebanyak 54 kampus perguruan tinggi yang tersebar di 21 kota di China memastikan kesed...
Media berpengaruh China sebut KBRI Beijing sebagai `happiest embassy`
Sabtu, 17 September 2022 - 18:31 WIB

Media berpengaruh China sebut KBRI Beijing sebagai `happiest embassy`

Elshinta.com, Media penyiaran berpengaruh di China yang memiliki jaringan internasional CGTN menyebu...
Forum ALC di Beijing jadi ajang pameran kebaya Nusantara
Kamis, 15 September 2022 - 07:45 WIB

Forum ALC di Beijing jadi ajang pameran kebaya Nusantara

Elshinta.com, Forum ASEAN Ladies Circle atau ALC di Beijing, China, Selasa (13/9) sore, menjadi aj...
 Dubes Heri Akhmadi buka Forum Bisnis dan Aichi World Festival 2022
Senin, 12 September 2022 - 16:06 WIB

Dubes Heri Akhmadi buka Forum Bisnis dan Aichi World Festival 2022

Elshinta.com, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi membuka Forum Bisni...
Dubes-Wagub Fujian sepakat tingkatkan kerja sama Indonesia-China
Senin, 12 September 2022 - 13:45 WIB

Dubes-Wagub Fujian sepakat tingkatkan kerja sama Indonesia-China

Elshinta.com, Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun dan Wakil Gubernur Fujian Guo Ningning b...
Jutaan orang di China rayakan Festival Kue Bulan
Minggu, 11 September 2022 - 17:01 WIB

Jutaan orang di China rayakan Festival Kue Bulan

Elshinta.com, Jutaan orang di China daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan merayakan Festival Perteng...
Dubes dorong kerja sama obat tradisional Indonesia-China diperluas
Minggu, 04 September 2022 - 16:45 WIB

Dubes dorong kerja sama obat tradisional Indonesia-China diperluas

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mendorong kerja sama di bidang obat-obatan tradisional...

InfodariAnda (IdA)