Masyarakat diminta segera booster kurangi kematian akibat COVID-19

Elshinta
Senin, 01 Agustus 2022 - 23:31 WIB |
Masyarakat diminta segera booster kurangi kematian akibat COVID-19
Tangkapan layar Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 Reisa Broto Asmoro dalam siaran sehat Vaksinasi Booster Kedua: Perlindungan Untuk Tenaga Kesehatan di Jakarta, Senin (1/8/2022). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Elshinta.com - Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dosis penguat atau booster untuk mengurangi kematian akibat COVID-19.

"Supaya antibodi di dalam tubuh kita tinggi terus-terusan dan mampu melindungi kita secara optimal harus di booster, paling tidak mengurangi fatality," ujar Reisa dalam bincang-bincang yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk melindungi diri dan orang-orang sekitar, dengan booster diharapkan semuanya dapat terus terlindungi.

Ia mengakui, kadar antibodi yang didapat dari vaksinasi COVID-19 hanya dapat melindungi sekitar enam bulan setelah divaksin lengkap.

Oleh karena itu, lanjut dia, maka diperlukan suntikan penguat untuk meningkatkan lagi jumlah atau kadar antibodi yang ada dalam tubuh agar dapat kembali melindungi tubuh secara optimal.

"Jadi perlu diingat bahwa booster ini memang merupakan ikhtiar kita supaya kita tetap sehat terus, terlindungi terus. Upayakan kita harus punya antibodi tetap tinggi kadarnya di dalam tubuh kita," tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa pandemi belum usai karena masih muncul Omicron subvarian baru.

"Yang paling penting kita jangan sampai terinfeksi, jangan sampai kita kena varian-varian COVID-19 yang muncul lagi ke depannya," tuturnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat berusaha sebisa mungkin untuk melindungi diri, selain dengan disiplin protokol kesehatan tentunya juga dengan melengkapi vaksinasi.

"Jadi jangan kira sekali suntik vaksin bisa melindungi kita seumur hidup, sampai sekarang vaksin yang tersedia masih membutuhkan adanya booster-booster selanjutnya," katanya.

Oleh karena itu, Reisa mengatakan, tenaga kesehatan saat ini diberikan kesempatan untuk melakukan booster kedua atau vaksinasi keempat.

Dalam kesempatan itu, Reisa juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat berkaca pada pengalaman lalu, yakni dengan disiplin protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.

"Sekarang dengan adanya varian yang muncul maka kita membutuhkan kerja sama seperti dulu," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Xi Jinping hadiri peringatan Hari Martir di Tiananmen
Jumat, 30 September 2022 - 19:24 WIB

Xi Jinping hadiri peringatan Hari Martir di Tiananmen

Elshinta.com, Presiden China Xi Jinping menghadiri peringatan Hari Martir dengan meletakkan karangan...
 Indonesia sukses raih kerja sama bisnis biomassa dengan Jepang senilai Rp2,1 triliun
Jumat, 30 September 2022 - 13:56 WIB

Indonesia sukses raih kerja sama bisnis biomassa dengan Jepang senilai Rp2,1 triliun

Elshinta.com, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memfasilitasi kerja sama bisnis biomass...
KBRI: Badai tropis Ian lewati Kuba, semua WNI aman
Kamis, 29 September 2022 - 12:35 WIB

KBRI: Badai tropis Ian lewati Kuba, semua WNI aman

Elshinta.com, Kedutaan Besar RI di Havana menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) ...
Sinopharm-Merck kerja sama, obat COVID bakal diproduksi di China
Kamis, 29 September 2022 - 10:11 WIB

Sinopharm-Merck kerja sama, obat COVID bakal diproduksi di China

Elshinta.com, Produsen vaksin terbesar di China Sinopharm dan perusahaan farmasi terbesar di Amerika...
Pembatik cilik Akeyla Naraya ceritakan pengalaman tampil di Moskow
Kamis, 29 September 2022 - 08:11 WIB

Pembatik cilik Akeyla Naraya ceritakan pengalaman tampil di Moskow

Elshinta.com, Pembatik cilik asal Karawang, Jawa Barat, Akeyla Naraya (12) menceritakan pengalamanny...
28 September 1950: Indonesia resmi menjadi anggota ke-60 PBB
Rabu, 28 September 2022 - 06:00 WIB

28 September 1950: Indonesia resmi menjadi anggota ke-60 PBB

Pada tanggal 28 September 1950 yang lalu Indonesia resmi menjadi anggota ke-60 Perserikatan Bangsa...
Wapres Ma`ruf Amin hadiri pemakaman kenegaraan Shinzo Abe
Selasa, 27 September 2022 - 14:25 WIB

Wapres Ma`ruf Amin hadiri pemakaman kenegaraan Shinzo Abe

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin menghadiri prosesi pemakaman kenegaraan mantan PM Jepang S...
ECB perkirakan aktivitas ekonomi melambat, suku bunga terus naik
Selasa, 27 September 2022 - 08:59 WIB

ECB perkirakan aktivitas ekonomi melambat, suku bunga terus naik

Elshinta.com, Bank Sentral Eropa (ECB) memperkirakan aktivitas ekonomi di Eropa akan melambat secara...
OECD: Pertumbuhan global melambat karena inflasi, pengetatan moneter
Selasa, 27 September 2022 - 08:47 WIB

OECD: Pertumbuhan global melambat karena inflasi, pengetatan moneter

Elshinta.com, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan pada Senin (26/9...
Wapres Ma`ruf Amin dengarkan asprirasi masyarakat Indonesia di Jepang
Senin, 26 September 2022 - 23:47 WIB

Wapres Ma`ruf Amin dengarkan asprirasi masyarakat Indonesia di Jepang

Elshinta.com, Wakil Presiden Ma`ruf Amin mendengarkan aspirasi sejumlah Warga Negara Indonesia yang ...

InfodariAnda (IdA)