Disdikpora DIY: SMAN 1 Banguntapan bantah paksa siswi pakai jilbab

Elshinta
Selasa, 02 Agustus 2022 - 22:47 WIB |
Disdikpora DIY: SMAN 1 Banguntapan bantah paksa siswi pakai jilbab
Ilustrasi- Pelajar memakai seragam pramuka dilengkapi atribut kerudung (jilbab) saat mengikuti aktivitas belajar mengajar di Banda Aceh, Aceh, Jumat (5/2/2021). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/wsj)

Elshinta.com - Wakil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Suhirman menyebut SMAN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, membantah tudingan mengenai dugaan pemaksaan pemakaian jilbab kepada salah satu siswi.

"Cuma mencontohkan, mengajari cara memakai jilbab, jadi enggak ada (pemaksaan)," kata Suhirman saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa.

Menurut Suhirman, penjelasan itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kepala sekolah, guru agama, guru BK, dan wali kelas SMAN 1 Banguntapan di Kantor Disdikpora DIY pada Senin (1/8).

Guru BK SMAN 1 Banguntapan, kata dia, mengaku hanya menawarkan kepada salah satu siswi kelas X mengenai cara memakai jilbab karena sebelumnya siswi itu mengaku belum terbiasa memakai jilbab.

Setelah siswi tersebut menyetujui, lanjut Suhirman, guru BK kemudian mengajarkan cara menggunakan jilbab.

"Itu pun tidak langsung dipakaikan. Artinya guru BK itu waktu itu sudah konfirmasi ke siswinya untuk memakaikan jilbab," ujar Suhirman menguraikan penjelasan guru BK SMAN 1 Banguntapan itu.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Disdikpora DIY hingga kini belum menyimpulkan apa pun terkait kasus itu karena masih akan memanggil pihak terkait lainnya, termasuk siswi yang diduga dipaksa memakai jilbab dan pendamping siswi.

"Kami pelajari lagi hasil pemeriksaan kali ini. Nanti kalau perlu koordinasi lagi ya panggil lagi pendamping siswi," kata Suhirman.

Sebelumnya, Tim Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY-Jateng yang tengah melakukan pemantauan PPDB di SMAN 1 Banguntapan, Kabupaten Bantul, pada 19 Juli 2022 saat bersamaan menerima informasi adanya siswi yang menangis selama satu jam di kamar mandi sekolah itu.

Tim ORI DIY kemudian langsung meminta penjelasan kepada pihak sekolah.

"Kepala sekolah mengundang guru BK-nya kemudian terkonfirmasi betul ada siswi yang menangis di toilet sekolah selama satu jam, tetapi kondisinya sudah proses menenangkan diri di UKS," ujar Kepala ORI DIY-Jateng Budhi Masturi.

Saat itu oleh pihak sekolah disampaikan bahwa seorang siswi tersebut sedang mengalami masalah keluarga.

Berikutnya, pada Rabu (20/7) pagi, Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan Yogyakarta (AMPPY) bersama orang tua siswi melaporkan bahwa seorang siswi kelas X SMAN 1 Banguntapan, Bantul, DIY tersebut mengalami depresi berat lantaran dipaksa mengenakan jilbab saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Siswi beragama Muslim itu dilaporkan sempat mengurung diri di kamar kediamannya dan enggan berbicara dengan orang tuanya.

ORI DIY-Jateng, kata Budhi Masturi, menjadwalkan memanggil dua guru bimbingan konseling (BK), guru agama, dan wali kelas sekolah itu.

Dua guru BK SMAN 1 Banguntapan bakal dihadirkan pada Rabu (3/8), sedangkan guru agama dan wali kelas dijadwalkan hadir pada Kamis (4/8).

"Akan kami mintai penjelasan terkait dugaan mereka memanggil siswi ke ruang BK kemudian dipakaikan pakaian khas keagamaan (jilbab) itu," tutur Budhi.

Budhi menuturkan bahwa satuan pendidikan harus tunduk pada Permendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Permendikbud tentang pakaian seragam sekolah tidak mewajibkan model pakaian khusus agama tertentu menjadi pakaian seragam sekolah.

Selain itu, sekolah tidak boleh membuat peraturan atau imbauan bagi peserta didik untuk menggunakan model pakaian khusus agama tertentu sebagai pakaian seragam sekolah.

Sekolah juga tidak boleh melarang jika peserta mengenakan seragam sekolah dengan model pakaian khusus agama tertentu berdasarkan kehendak orang tua, wali, dan peserta didik yang bersangkutan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Dinas Pendidikan Jayawijaya wajibkan siswa membaca 15 menit per hari
Selasa, 27 September 2022 - 23:01 WIB

Dinas Pendidikan Jayawijaya wajibkan siswa membaca 15 menit per hari

Elshinta.com, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua mewajibkan siswa sekolah dasar (S...
 Turut cerdaskan anak bangsa, Satgas Yonif 126/KC jadi guru di sekolah perbatasan Papua
Senin, 26 September 2022 - 16:12 WIB

Turut cerdaskan anak bangsa, Satgas Yonif 126/KC jadi guru di sekolah perbatasan Papua

Elshinta.com, Personel Satgas Yonif 126/KC Pos Waris menjadi Guru Pendidik (Gadik) di SD Kanandega K...
Indonesia Belajar angkat wajah anak di Indonesia Timur, terus sekolah meski terbatas
Senin, 26 September 2022 - 10:55 WIB

Indonesia Belajar angkat wajah anak di Indonesia Timur, terus sekolah meski terbatas

Elshinta.com, Acara ini dibuat untuk menampik stigma negatif soal pendidikan di Timur Indonesia, sek...
 Kompetisi Roket Terkendali Tingkat SMP se-Kota Magelang 2022 kembali digelar
Minggu, 25 September 2022 - 19:23 WIB

Kompetisi Roket Terkendali Tingkat SMP se-Kota Magelang 2022 kembali digelar

Elshinta.com,
Mahasiswa Unma, luncurkan website Balagedogmart untuk Program GNRM
Minggu, 25 September 2022 - 18:07 WIB

Mahasiswa Unma, luncurkan website Balagedogmart untuk Program GNRM

Elshinta.com, Memasuki tahun ketiga Universitas Majalengka (Unma) mendapatkan Program Gerakan Nasion...
Indonesia Mengajar berbagi pengalaman abdi di pelosok timur Indonesia
Kamis, 22 September 2022 - 11:57 WIB

Indonesia Mengajar berbagi pengalaman abdi di pelosok timur Indonesia

Elshinta.com, Sejak tahun 2010, Indonesia Mengajar hadir melalui terobosan para Pengajar Muda yang d...
Kemendikbudristek: RPL tidak kurangi kualitas pendidikan
Kamis, 22 September 2022 - 11:36 WIB

Kemendikbudristek: RPL tidak kurangi kualitas pendidikan

Elshinta.com, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekn...
 Tiga nama bakal rektor dibawa ke Majelis Wali Amanah UM
Rabu, 21 September 2022 - 17:46 WIB

Tiga nama bakal rektor dibawa ke Majelis Wali Amanah UM

Elshinta.com, Empat bakal calon rektor Universitas Negeri Malang (UM) saling beradu visi misi di dal...
P2G minta Kemendikbudristek bentuk pokja RUU Sisdiknas
Rabu, 21 September 2022 - 14:49 WIB

P2G minta Kemendikbudristek bentuk pokja RUU Sisdiknas

Elshinta.com, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Rise...

InfodariAnda (IdA)