Dubes Ukraina sambut baik kembalinya impor pangan

Elshinta
Kamis, 04 Agustus 2022 - 00:03 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Dubes Ukraina sambut baik kembalinya impor pangan
Pengiriman komersial pertama M/V Riva Wind dari Ukraina yang membawa 50.000 ton ton gandum pesanan. (Antara / Dokumentasi Kedubes Ukraina)

Elshinta.com - Duta Besar Ukraina untuk Republik Indonesia Vasyl Hamianin menyambut baik kembalinya impor biji-bijian Ukraina oleh Indonesia melalui Pelabuhan Odessa setelah berbulan-bulan dihambat aksi militer Rusia.

“Saya sangat gembira dengan keberhasilan pengiriman 50.000 ton pipil jagung Ukraina melalui Pelabuhan Odessa. Ini adalah wujud kemenangan bangsa Ukraina mengusir penjajah Rusia yang telah berbulan melakukan blokade laut,” ujar Vasyl Hamianin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Blokade laut Rusia, lanjutnya, berakhir berkat keberhasilan pasukan Ukraina merebut Pulau Zmiiniy (Pulau Ular) di Laut Hitam dekat kota pelabuhan Odesa pada 30 Juni 2022. Meski demikian, Rusia masih berupaya melakukan serangan terhadap wilayah Odessa.

“Bohong jika Rusia menyerahkan Odessa sebagai niat baik. Pada 24 Juli mereka masih menyerang wilayah Odessa sehari setelah kesepakatan Rusia-Ukraina untuk membuka keran ekspor gandum dari pelabuhan itu ditandatangani,” tuturnya.

Menurut Vasyl Hamianin bangsa Ukraina mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah datang secara langsung ke Ukraina dan Rusia untuk menawarkan solusi untuk mengatasi ancaman krisis pangan global yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden Jokowi pada kunjungan awal Juli membawa proposal koridor pangan, skema yang sebelumnya pernah disampaikan beberapa negara.

 “Kami berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas kehadirannya yang membuat penjajah Rusia mendapatkan tekanan internasional lebih besar sehingga blokade perdagangan segera berakhir.”

Menurut laporan Organisasi Pangan Dunia (FAO), perang Ukraina-Rusia akan mendorong 47 juta orang di seluruh dunia masuk ke jurang kerawanan pangan akut terutama di negara-negara yang mengandalkan bahan pokok pangan berupa gandum.

Menurut Vasyl Hamianin pengiriman komersial pertama M/V Riva Wind dari Ukraina membawa 50.000 ton ton gandum pesanan PT Comexindo International yang dikelola melalui Kerjasama Harvest Commodities dan Grup Arsari Indonesia.

PT Comexindo International sebelumnya bernama PT Prima Comexindo adalah anak usaha dari Grup Arsari Indonesia.

Kapal M/V Riva Wind merupakan salah satu pengiriman komersial pertama dari Odessa sejak awal pecahnya konflik pada 24 Februari 2022. Keberhasilan pengiriman ini adalah upaya tak kenal lelah dan kesepakatan antara para pihak.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jerman amankan lebih banyak mineral penting dalam tur Amerika Selatan
Senin, 30 Januari 2023 - 10:59 WIB

Jerman amankan lebih banyak mineral penting dalam tur Amerika Selatan

Elshinta.com, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengumumkan kemitraan komoditas baru yang diperluas dengan...
Pria di Spanyol serang pendeta pakai parang
Kamis, 26 Januari 2023 - 16:23 WIB

Pria di Spanyol serang pendeta pakai parang

Elshinta.com, Seorang pria yang membawa parang menyerang pendeta di dua gereja di Spanyol selatan se...
Jerman akan mulai latih tentara Ukraina gunakan tank Leopard 2
Kamis, 26 Januari 2023 - 16:11 WIB

Jerman akan mulai latih tentara Ukraina gunakan tank Leopard 2

Elshinta.com, Juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman Arne Collatz pada Rabu mengatakan negaranya...
Bos mafia Italia paling dicari ditangkap setelah buron 30 tahun
Selasa, 17 Januari 2023 - 10:59 WIB

Bos mafia Italia paling dicari ditangkap setelah buron 30 tahun

Elshinta.com, Bos mafia paling dicari di Italia, Matteo Messina Denaro, ditangkap di Sisilia pada S...
Rusia kerahkan unit militer di Al-Bab Suriah
Sabtu, 14 Januari 2023 - 11:15 WIB

Rusia kerahkan unit militer di Al-Bab Suriah

Elshinta.com, Rusia mengerahkan unit militer di daerah kekuasaan rezim Bashar al-Assad di selatan di...
Erdogan kutuk kekerasan terhadap Presiden Brazil
Selasa, 10 Januari 2023 - 16:24 WIB

Erdogan kutuk kekerasan terhadap Presiden Brazil

Elshinta.com, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk kekerasan terhadap Presiden Brazil Luiz I...
Rusia klaim tewaskan 600 tentara Ukraina
Senin, 09 Januari 2023 - 22:23 WIB

Rusia klaim tewaskan 600 tentara Ukraina

Elshinta.com, Rusia pada Minggu (8/9) mengklaim telah menewaskan 600 tentara Ukraina lewat `operasi ...
Inggris kecam eksekusi terhadap dua pengunjuk rasa Iran
Minggu, 08 Januari 2023 - 16:45 WIB

Inggris kecam eksekusi terhadap dua pengunjuk rasa Iran

Elshinta.com, Inggris mengutuk eksekusi mati dua pengunjuk rasa Iran dan menyerukan negara itu untuk...
Jerman mulai 9 Januari tetapkan China `area varian virus berbahaya`
Minggu, 08 Januari 2023 - 14:33 WIB

Jerman mulai 9 Januari tetapkan China `area varian virus berbahaya`

Elshinta.com, Jerman mulai 9 Januari menetapkan China sebagai `area varian virus berbahaya` dan meng...
Ukraina sebut usulan Putin soal gencatan senjata adalah kemunafikan
Jumat, 06 Januari 2023 - 08:53 WIB

Ukraina sebut usulan Putin soal gencatan senjata adalah kemunafikan

Elshinta.com, Seorang petinggi Ukraina menolak usulan Rusia untuk melakukan gencatan senjata selama ...

InfodariAnda (IdA)