Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara

Elshinta
Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Jaksa tangkap Keuchik dan Bendahara Gampong Blang Talon, Kuta Makmur, Aceh Utara
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Utara menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti tindak pidana korupsi penyelewengan pengelolaan Dana Desa pada Gampong Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara dari penyidik tipikor Polres Lhokseumawe.

Pihak penyidik tipikor Polres Lhpkseumawe menyerahkan sebanyak 3 (tiga) orang tersangka diantaranya tersangka AL (Kepala Desa Gampong Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara), tersangka EW (Bendahara Dana Desa Gampong Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2016 s.d 2018) dan tersangka AU (Bendahara Dana Desa Gampong Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2019).

Kepala Kejari Aceh Utara, Dr. Diah Ayu H.L Iswara Akbari melalui Kasi Intel Arif Kandarman SH. Dalam rilinya menjelaskan para tersangka diduga telah melakukan korupsi dalam pengelolaan Dana Desa Gampong Blang Talon, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara Tahun Anggaran 2017, 2018 dan 2019 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 442.756.251,- (empat ratus empat puluh dua juta tujuh ratus lima puluh enam ribu dua ratus lima puluh satu rupiah) berdasarkan penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat Kabupaten Aceh Utara.

"Dalam Perbuatannya tersebut para tersangka diancam pidana dalam pasal Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi".

"Setelah pelaksanaan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (TAHAP II) yang dilakukan oleh Penyidik Tipikor Polres Lhokseumawe kepada Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri Aceh Utara, para Tersangka selanjutnya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara untuk menjalani masa penahanan dari Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Aceh Utara selama 20 hari", pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polres Paniai selidiki pembakaran Kantor Distrik Kebo
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 21:44 WIB

Polres Paniai selidiki pembakaran Kantor Distrik Kebo

Elshinta.com, Kepolisian Resor (Polres) Paniai menyelidiki kasus pembakaran Kantor Distrik Kebo, Kab...
BMKG imbau warga waspadai potensi cuaca ekstrem pada 2-8 Oktober 2022
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 19:07 WIB

BMKG imbau warga waspadai potensi cuaca ekstrem pada 2-8 Oktober 2022

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga untuk mewaspadai ...
Jasad 4 korban serangan KKB disemayamkan di RS Polda Papua Barat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 19:06 WIB

Jasad 4 korban serangan KKB disemayamkan di RS Polda Papua Barat

Elshinta.com, Empat jenazah korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam peristiwa penyerangan 14...
Gelar aksi teatrikal kuda lumping, massa minta KPK percepat tuntaskan kasus Formula E
Jumat, 30 September 2022 - 16:55 WIB

Gelar aksi teatrikal kuda lumping, massa minta KPK percepat tuntaskan kasus Formula E

Elshinta.com, Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali menggelar aksi Jumat Ke...
 Warga Binjai ditemukan tewas tersangkut di bawah jembatan Sungai Wampu
Jumat, 30 September 2022 - 16:04 WIB

Warga Binjai ditemukan tewas tersangkut di bawah jembatan Sungai Wampu

Elshinta.com, Masyarakat Kelurahan Stabat Baru, dihebohkan atas penemuan mayat yang tersangkut di ba...
Presiden Jokowi: Penyaluran BLT BBM mencapai 95,9 persen
Selasa, 27 September 2022 - 14:16 WIB

Presiden Jokowi: Penyaluran BLT BBM mencapai 95,9 persen

Elshinta.com, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengatakan hingga saat ini secara nasional Ban...
Presiden Jokowi sambangi pedagang di Pasar Wameo Baubau
Selasa, 27 September 2022 - 11:13 WIB

Presiden Jokowi sambangi pedagang di Pasar Wameo Baubau

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo menyambangi sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Wameo, Kelurah...
Kebakaran SMAN 1 Pebayuran Bekasi padam dalam sejam
Senin, 26 September 2022 - 09:48 WIB

Kebakaran SMAN 1 Pebayuran Bekasi padam dalam sejam

Elshinta.com, Kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dapat dipa...
Jadi tersangka penganiyaan, pemuda di Buton nikahi kekasihnya di rutan
Minggu, 25 September 2022 - 16:56 WIB

Jadi tersangka penganiyaan, pemuda di Buton nikahi kekasihnya di rutan

Elshinta.com, Sepasang kekasih di Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Su...
Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E
Jumat, 23 September 2022 - 19:05 WIB

Gelar aksi, massa terus desak KPK bongkar kasus dugaan korupsi Formula E

Elshinta.com, Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali berunjuk rasa di Gedung...

InfodariAnda (IdA)