Kemlu tangani kasus enam ABK WNI yang telantar di Filipina

Elshinta
Jumat, 05 Agustus 2022 - 13:40 WIB |
Kemlu tangani kasus enam ABK WNI yang telantar di Filipina
Arsip - Proses pemulangan 200 WNI ABK dari Manila, Filipina, menuju Jakarta dengan pesawat sewaan Garuda Indonesia pada Kamis (9/7/2020) yang difasilitasi oleh KBRI Manila dan dibiayai perusahaan pemilik kapal asal Shanghai, China. (ANTARA/Suwanti)

Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri menangani kasus enam WNI anak buah kapal (ABK) MV Sky Fortune yang telantar di Tabaco, Filipina.

“Mereka telah tinggal berbulan-bulan di atas kapal dan tidak dibayar gajinya,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam konferensi pers secara daring pada Jumat.

Judha mengatakan bahwa kasus tersebut sudah ditangani KBRI Manila sejak Maret lalu antara lain dengan meminta otoritas Filipina untuk segera merepatriasi para ABK tersebut.

Kemudian, KBRI meminta bantuan perawatan kesehatan kepada salah satu ABK yang sakit, serta dukungan logistik.

“Berbagai upaya koordinasi terus dilakukan dengan otoritas setempat untuk mempercepat proses repatriasi, termasuk kita mendorong agar kapal yang berada di Tabaco bisa segera dipindahkan ke wilayah yang lebih aman,” kata Judha.

Namun, kata Judha, proses repatriasi para ABK WNI masih terkendala beberapa tantangan.

Pertama, para kru kapal kita tidak memiliki agen perekrut awak kapal (maning agency) karena mereka naik ke atas MV Sky Fortune tidak secara prosedural.

“Mereka naik di tengah laut di perairan Batam, sehingga mereka tidak punya maning agencyyang bisa kita minta pertanggungjawaban,” kata Judha.

Kedua, ada tuntutan ganti rugi gangguan pengiriman kapal di mana kapten kapal dianggap bertanggung jawab dalam hal ini.

Ketiga, mengenai posisi kapal yang masih berada di Tabaco yang bukan merupakan pelabuhan yang ditujukan untuk pergantian kru (crew changes).

“Terkait dengan hal ini, informasi terakhir per tanggal 2 Agustus lalu otoritas Filipina telah menyampaikan informasi kepada KBRI Manila bahwa mereka tengah mencari lokasi untuk bisa memindahkan kapal, sehingga proses crew changes bisa segera dilakukan,” kata Judha.

Kasus ini mengemuka dari unggahan pemilik akun Twitter @maimeichil yang mengaku anak dari salah satu ABK WNI di MV Sky Fortune.

Dia menulis bahwa para ABK tersebut telah tujuh bulan tertahan di kapal yang tidak layak dan tidak mendapat gaji.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
India berharap Indonesia mampu atasi semua isu di ASEAN
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:10 WIB

India berharap Indonesia mampu atasi semua isu di ASEAN

India mendukung keketuaan Indonesia di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 2023 pad...
Mahasiswa KKN Muhammadiyah gelar lomba HUT ke-77 RI di Kuala Lumpur
Senin, 15 Agustus 2022 - 08:01 WIB

Mahasiswa KKN Muhammadiyah gelar lomba HUT ke-77 RI di Kuala Lumpur

Mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Mal...
KBRI Bandar Seri Begawan peringati HUT RI dengan pemeriksaan gratis
Senin, 15 Agustus 2022 - 07:45 WIB

KBRI Bandar Seri Begawan peringati HUT RI dengan pemeriksaan gratis

Kedutaan RI di Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan secara...
Warga Malaysia dan Singapura ikut meriahkan lomba sampan layar
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 15:25 WIB

Warga Malaysia dan Singapura ikut meriahkan lomba sampan layar

Warga Negara Malaysia dan Singapura diperkirakan akan ikut memeriahkan perlombaan sampan layar yang ...
RI dan Malaysia perkuat kerja sama pertahanan
Selasa, 09 Agustus 2022 - 21:29 WIB

RI dan Malaysia perkuat kerja sama pertahanan

Pemerintah Indonesia dan Malaysia memperkuat kerja sama di bidang pertahanan lewat penandatanganan y...
Kemlu: Kondisi WNI di Taiwan aman setelah kunjungan Pelosi
Jumat, 05 Agustus 2022 - 16:43 WIB

Kemlu: Kondisi WNI di Taiwan aman setelah kunjungan Pelosi

Kementerian Luar Negeri memastikan sekitar 300 ribu WNI di Taiwan aman, menyusul kunjungan Ketua DPR...
Kemlu tangani kasus enam ABK WNI yang telantar di Filipina
Jumat, 05 Agustus 2022 - 13:40 WIB

Kemlu tangani kasus enam ABK WNI yang telantar di Filipina

Kementerian Luar Negeri menangani kasus enam WNI anak buah kapal (ABK) MV Sky Fortune yang telantar ...
Lima negara ASEAN kutuk eksekusi mati aktivis Myanmar
Senin, 01 Agustus 2022 - 12:59 WIB

Lima negara ASEAN kutuk eksekusi mati aktivis Myanmar

Lima perwakilan negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Komisi HAM Antarpemerintah...
Puing-puing roket Long March 5B milik China jatuh di Laut Sulu
Minggu, 31 Juli 2022 - 20:45 WIB

Puing-puing roket Long March 5B milik China jatuh di Laut Sulu

Badan Antariksa Malaysia (MYSA) mendeteksi puing-puing roket Long March 5B milik China yang berjatuh...
RI dan Malaysia sepakat kembali buka penempatan PMI pada Agustus 2022
Kamis, 28 Juli 2022 - 19:35 WIB

RI dan Malaysia sepakat kembali buka penempatan PMI pada Agustus 2022

Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menandatangani penyataan bersama dan berencana membuka kemb...

InfodariAnda (IdA)