Balai Besar TNGGP imbau pendaki tidak buang celana dalam sembarangan

Elshinta
Jumat, 05 Agustus 2022 - 23:31 WIB |
Balai Besar TNGGP imbau pendaki tidak buang celana dalam sembarangan
Relawan dan volunteer TNGGP Cianjur, Jawa Barat, rutin melakukan pembersihan jalur pendakian dari sampah yang ditinggalkan pendaki.(ANTARA/Ahmad Fikri). (Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau pendaki untuk tidak membuang atau meninggalkan sembarangan celana dalam di kawasan pendakian termasuk di puncak gunung karena dapat merusak keindahan dan kenyamanan. 

Humas TNGGP Cianjur, Agus Deni saat dihubungi Jumat, mengatakan setiap penutupan pendakian rutin pada pertengahan tahun, petugas bersama relawan  melakukan aksi bersih-bersih jalur pendakian sampai ke alun-alun Suryakancana Gunung Gede, selalu menemukan sekitar belasan celana dalam yang ditinggalkan atau dibuang sembarangan pendaki. 

"Kami tidak tahu pasti hanya dapat laporan dari petugas, relawan atau volunteer yang melakukan operasi bersih-bersih setiap pertengahan tahun banyak menemukan celana dalam. Ini perbuatan yang tidak baik yang dilakukan oknum pendaki," katanya. 

Meski tidak masuk dalam aturan baku, pihaknya tetap mengimbau pendaki tidak meninggalkan celana dalam di sepanjang jalur pendakian hingga puncak karena dapat mengganggu kenyamanan pendaki lain terutama pemandangan dan keindahan. 

Relawan Gunung Gede Pangrango Niko Rastagil, membenarkan kerap menemukan belasan celana dalam yang ditinggalkan pendaki mulai dari jalur pendakian hingga puncak gunung. Sebagian besar ditinggalkan karena kotor atau terkena buang air besar atau kecil dari pendaki. 

"Jumlahnya tidak banyak setiap opsih (operasi bersih-bersih) yang dilakukan rutin setiap pertengahan tahun, tepatnya pertengahan bulan Agustus saat jalur pendakian ditutup untuk pemulihan dan pembersihan jalur pendakian. Setiap opsih kami temukan 10 sampai 15 celana dalam," katanya. 

Hal tersebut tetap melanggar karena secara luas aturan pendakian menyebutkan setiap pendaki wajib membawa sampah saat kembali turun. Tidak merusak lingkungan pendakian hingga puncak gunung, sehingga perbuatan tersebut harus dipatuhi semua pendaki. 

"Kami selalu mengingatkan pendaki agar selalu menjaga kebersihan dan keindahan taman nasional dengan tidak membuang sampah sembarangan termasuk menjaga ekosistem yang ada, sehingga jalur pendakian terbebas dari sampah, namun masih banyak pendaki yang melanggar," katanya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Espargaro siap tarung di Red Bull Ring meski kaki masih cedera
Jumat, 19 Agustus 2022 - 07:31 WIB

Espargaro siap tarung di Red Bull Ring meski kaki masih cedera

Aleix Espargaro akan masih harus menahan rasa sakit di kakinya yang mengalami retak tulang ketika me...
Pemerintah impor 14 juta dosis vaksin PMK cegah penularan lebih luas
Jumat, 19 Agustus 2022 - 06:31 WIB

Pemerintah impor 14 juta dosis vaksin PMK cegah penularan lebih luas

Pemerintah akan mengimpor 14 juta dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sebagai upaya mencegah ...
Menkumhan kukuhkan Farel Prayogyo duta kekayaan intelektual pelajar
Kamis, 18 Agustus 2022 - 23:35 WIB

Menkumhan kukuhkan Farel Prayogyo duta kekayaan intelektual pelajar

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly mengukuhkan penyanyi cil...
Dishub Kalteng upayakan hadirnya maskapai baru di Bandara Tjilik Riwut
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:09 WIB

Dishub Kalteng upayakan hadirnya maskapai baru di Bandara Tjilik Riwut

Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah berupaya menghadirkan maskapai baru di Bandara Tjilik R...
Badan Pangan Nasional mencatat 74 daerah rentan rawan pangan
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:21 WIB

Badan Pangan Nasional mencatat 74 daerah rentan rawan pangan

Badan Pangan Nasional (BPN) mencatat sebanyak 74 kabupaten/kota atau 14 persen dari jumlah daerah ma...
Ribuan masyarakat Karanganyar antusias saksikan Karnaval HUT RI
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:11 WIB

Ribuan masyarakat Karanganyar antusias saksikan Karnaval HUT RI

Ribuan masyarakat dengan antusias memadati sepanjang di Jalan Lawu Kabupaten Karanganyar Provinsi Ja...
Anak usaha Antam Gag Nikel luncurkan buku sejarah perjalanan bisnis
Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:57 WIB

Anak usaha Antam Gag Nikel luncurkan buku sejarah perjalanan bisnis

PT Gag Nikel, anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), meluncurkan buku mengenai sejarah dan perjalan...
Pemkab Magelang siap sukseskan G20 di Borobudur
Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:45 WIB

Pemkab Magelang siap sukseskan G20 di Borobudur

Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, siap mendukung dan menyukseskan kegiatan pertemuan forum...
Jenis SPT Pajak yang bisa dilaporkan melalui Efiling Online
Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:01 WIB

Jenis SPT Pajak yang bisa dilaporkan melalui Efiling Online

Kemajuan teknologi membawa dampak positif karena banyak hal yang dulunya dilakukan secara manual sek...
Pawai alegoris HUT RI di Bukittinggi meriah setelah dua tahun absen
Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:57 WIB

Pawai alegoris HUT RI di Bukittinggi meriah setelah dua tahun absen

Ribuan warga tumpah ruah ke jalan menyaksikan kemeriahan acara Pawai Alegoris HUT ke-77 RI yang dise...

InfodariAnda (IdA)