Timsus Polri evaluasi menyeluruh dampak 25 anggota tidak profesional

Elshinta
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 08:31 WIB |
Timsus Polri evaluasi menyeluruh dampak 25 anggota tidak profesional
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo. ANTARA/Luthfia Miranda Putri/pri.

Elshinta.com - Tim Khusus (Timsus) Polri bakal mengevaluasi menyeluruh terkait tidak profesionalnya sebanyak 25 anggota Polri dalam menangani perkara tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua di rumah dinas Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga.

“Akan menjadi bahan anev (analisis dan evaluasi) yang menyeluruh dari Timsus terkait peristiwa tersebut,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Sebanyak 25 anggota Polri yang terlibat dalam merusak dan menghilangkan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) Duren Tiga sedang menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Khusus (Irsus) yang dipimpin oleh Irwasum Komjen Pol. Agung Budi Maryoto.

Timsus Polri terus bekerja mengungkap peristiwa tewasnya Brigadir Yosua yang ditembak oleh rekannya Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo,

Jenderal bintang dua juga memastikan Timsus Polri akan bekerja secara profesional, transparan dan akuntabel untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Tim akan bekerja profesional, transparan dan akuntabel untuk tuntaskan kasus tersebut secara terang benderang berdasarkan scientifick crime investigation (SCI),” ujar Dedi.

Sebelumnya, pada Kamis (4/8), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan terdapat 25 anggota Polri yang tidak profesional dalam menangani TKP tewasnya Brigadir Yosua di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Ia menyebutkan, 25 personel tersebut terdiri atas tiga orang berpangkat perwira tinggi bintang satu, lima kombes, tiga AKBP, dua Kompol, tujuh pama, lima bintara dan tamtama. Mereka berasal dari satuan Propam Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Bareskrim Polri.

Kapolri mengatakan pihaknya masih mendalami apakah personel yang menghambat proses olah TKP ini diperintah oleh seseorang atau melakukannya atas inisiatif sendiri.

“Tentunya ini sedang kami kembangkan apakah ada yang menyuruh atau inisiatif sendiri. Yang jelas proses sedang berlangsung,” kata Sigit.

Jenderal bintang empat itu menegaskan, bahwa 25 personel tersebut akan diproses secara etik, dan bersamaan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Irsus, apabila terdapat tindakan pidana, maka akan diproses secara pidana pula.

Usai diketahui adanya personel yang tidak profesional menangani TKP Duren Tiga, Kapolri menerbitkan surat telegram khusus yang mencopot jabatan 10 perwira dan memberikan promosi untuk lima perwira lainnya.

Dari 10 perwira yang dicopot dari jabatannya terdapat tiga perwira tinggi (Pati) Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), yakni Irjen Pol. Ferdy Sambo dicopot dari jabatan Kadiv Propram, Brigjen Pol. Hendra Kurniawan dicopot dari jabatan Karo Paminal Divisi Propam Polri, kemudian Brigjen Pol Benny Ali dicopot dari jabatan Karo Provos Div Propam Polri.

Ketiga perwira tinggi tersebut dimutasi sebagai Pati Pelayanan Markas (Yanma) Polri.

Dalam perkara ini, Tim Penyidik Timsus Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.

Adanya penerapan Pasal 55, penyidik masih mendalami dan memproses kasus tersebut untuk mencari tersangka lain yang diduga ikut terlibat.

Selain itu, Timsus juga akan mengevaluasi laporan polisi yang dilayangkan Putri Chandrawathi Ferdy Sambo tentang pelecehan dan penodongan senjata api yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, kemudian ditarik oleh Polda Metro Jaya. Kini kedua laporan tersebut telah diambil alih oleh Bareskrim Polri.

Timsus juga menyatakan bahwa Bharada E menembak Brigadir Yosua bukan untuk membela diri. Ia ditersangkakan dengan pasal pembunuhan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polri fokus tuntaskan kasus Brigadir J, abaikan isu kekaisaran Sambo
Jumat, 19 Agustus 2022 - 08:35 WIB

Polri fokus tuntaskan kasus Brigadir J, abaikan isu kekaisaran Sambo

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan Polri fokus untuk menuntaskan kasus p...
Kapolri minta jajaran tindak tegas perjudian
Jumat, 19 Agustus 2022 - 08:11 WIB

Kapolri minta jajaran tindak tegas perjudian

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajaranya untuk tegas menindak segala bentuk keja...
Polrestabes Surabaya sita 90,7 kilogram sabu-sabu
Jumat, 19 Agustus 2022 - 06:45 WIB

Polrestabes Surabaya sita 90,7 kilogram sabu-sabu

Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menyita barang bukti narkotika, psikotropika dan obat te...
19 Agustus 1945: Hari jadi Mahkamah Agung
Jumat, 19 Agustus 2022 - 06:12 WIB

19 Agustus 1945: Hari jadi Mahkamah Agung

Saat Indonesia merdeka 17 Agustus 1945, sistem pemerintahan belum mengacu kepada penerapan trias pol...
TNI AL gagalkan penyelundupan 14 Kg sabu dari Malaysia
Jumat, 19 Agustus 2022 - 00:11 WIB

TNI AL gagalkan penyelundupan 14 Kg sabu dari Malaysia

Tim Reaksi Cepat Pangkalan TNI AL Dumai, Provinsi Riau, bersama Satuan Tugas Ops Intelmar Lantamal I...
Polda Sumut tetapkan lima tersangka kasus PMI ilegal ke Kamboja
Kamis, 18 Agustus 2022 - 22:33 WIB

Polda Sumut tetapkan lima tersangka kasus PMI ilegal ke Kamboja

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) telah menetapkan lima orang tersangka kasus pengiri...
Polisi gerebek tiga lokasi judi tembak ikan di Medan
Kamis, 18 Agustus 2022 - 22:09 WIB

Polisi gerebek tiga lokasi judi tembak ikan di Medan

Polsek Medan Timur melakukan penggerebekan tiga lokasi praktik perjudian tembak ikan yang selama in...
Polisi terus usut pembunuhan ibu dan anak Subang usai setahun berlalu
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:57 WIB

Polisi terus usut pembunuhan ibu dan anak Subang usai setahun berlalu

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) masih terus mengusut kasus pembunuhan ibu dan anak di D...
Pelapor perkara dirut Meratus minta perlindungan LPSK
Kamis, 18 Agustus 2022 - 21:33 WIB

Pelapor perkara dirut Meratus minta perlindungan LPSK

Mlati Muryani, yang merupakan pelapor perkara penyekapan terhadap seorang karyawan yang diduga dilak...
Timsus Polri umumkan hasil pemeriksaan Putri Candrawathi besok
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:57 WIB

Timsus Polri umumkan hasil pemeriksaan Putri Candrawathi besok

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan pemeriksaan terhadap Putri Candrawath...

InfodariAnda (IdA)