Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah

Elshinta
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 14:31 WIB |
Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah
Sosialisasi pengenalan batik khas Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kepada dunia pendidikan di Aula Kecamatan Cibarusah, Sabtu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Elshinta.com - Forum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkenalkan batik khas Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ke sekolah-sekolah melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti para kepala sekolah jenjang pendidikan TK hingga SMP di wilayah itu.

Ketua Forum UMKM Kecamatan Cibarusah Setyowati mengatakan pengenalan Batik Bekasi di lingkungan dunia pendidikan selain menjadi upaya pengembangan ekonomi kreatif masyarakat juga dalam rangka mengajak segenap pelajar untuk mencintai budaya, sejarah, serta kearifan lokal yang tertuang melalui media pakaian.

"Kita ingin anak-anak kita mengetahui dan mencintai budaya, sejarah, dan kearifan lokal melalui media batik yang dapat melekat atau digunakan pelajar. Batik ini sudah mendapat atensi pemerintah daerah dan semoga menjadi ikon sekaligus identitas yang melekat," katanya di Kabupaten Bekasi, Sabtu.

Dia menyebutkan sejumlah motif batik yang tengah dikembangkan Forum UMKM Kabupaten Bekasi di wilayah Kecamatan Cibarusah antara lain Klenteng Ngok Kok Ong, Masjid Al-Mujahidin, serta motif Pondok Pesantren Baqiyatussholihat yang didirikan KH. Raden Ma'mun Nawawi.

Selain itu ada pula motif Jembatan Cipamingkis dan Mobil Truk Biawak yang menggambarkan tentang kearifan lokal yang masih eksis hingga saat ini.

Seluruh motif batik tersebut dalam waktu dekat akan didaftarkan legalitasnya melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas bantuan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi.

"Pembuatan batik ini tidak dilakukan manual dengan canting, tapi menggunakan teknik cetak agar lebih efisien dan berkualitas serta menjaga detil motif gambar," ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna menyambut baik program pengenalan batik khas Kabupaten Bekasi di lingkungan sekolah sebagai upaya pengembangan usaha sektor UMKM sekaligus merawat kearifan lokal melalui sejarah dan budaya.

"Sesuai arahan Pak Pj Bupati Bekasi terkait pemakaian batik khas Bekasi bagi perangkat daerah dan para siswa sekolah pada setiap Jumat, kami ingin agar batik ini menjadi media yang mengingatkan kita semua akan kekayaan budaya, sejarah, dan kearifan lokal," katanya.

Iyan berharap pengenalan batik ini mendapat respon positif masyarakat sehingga pengembangan usaha kecil di sektor produksi batik lokal juga dapat terus ditingkatkan.

"Batik menjadi identitas wilayah karena motif yang melekat merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Bekasi juga. Saya berharap seluruh penjuru wilayah dapat mengenalkan lagi secara lebih luas dengan begitu kita akan memiliki begitu banyak motif batik sekaligus sentra-sentra UMKM produksi batik," katanya.

"Pengenalan batik khas Kabupaten Bekasi ini juga sudah kami lakukan dengan sasaran sejumlah titik seperti pusat perbelanjaan, lobi hotel, restoran, serta pusat keramaian lain. Kita berharap batik kita dikenal hingga internasional seperti batik khas Jogja maupun Solo," imbuh dia.(KR-PRA).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Menteri BUMN: Percepatan startup untuk perluas lapangan kerja
Senin, 26 September 2022 - 21:41 WIB

Menteri BUMN: Percepatan startup untuk perluas lapangan kerja

Elshinta.com, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pembentukan perusahaan rintisan atau startup di...
Festival Phinisi di Bulukumba rangkul 100 UMKM
Kamis, 15 September 2022 - 07:15 WIB

Festival Phinisi di Bulukumba rangkul 100 UMKM

Elshinta.com, Festival Phinisi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan merangkul sedikitnya 100 pel...
Teten: Buton Tengah bisa kembangkan lobster, teri, dan rumput laut
Minggu, 11 September 2022 - 12:45 WIB

Teten: Buton Tengah bisa kembangkan lobster, teri, dan rumput laut

Elshinta.com, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan Kabupaten Buton Tengah di Sulawesi...
Teten: Perguruan tinggi harus ubah kurikulum guna ciptakan wirausaha
Minggu, 04 September 2022 - 17:15 WIB

Teten: Perguruan tinggi harus ubah kurikulum guna ciptakan wirausaha

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menyampaikan perguruan tinggi harus mulai mengub...
Wapres harap usaha kecil di Bali jadi contoh untuk Indonesia
Selasa, 30 Agustus 2022 - 18:57 WIB

Wapres harap usaha kecil di Bali jadi contoh untuk Indonesia

Wakil Presiden Ma`ruf Amin berharap model bisnis usaha kecil dan menengah di Bali dapat menjadi cont...
Dekranasda Kalbar dorong pengrajin lakukan regenerasi tenaga terampil
Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:59 WIB

Dekranasda Kalbar dorong pengrajin lakukan regenerasi tenaga terampil

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Dekranasda Kalbar), Lismaryani Suta...
 MAKA, layanan point of sales dukung digitalisasi UMKM
Minggu, 21 Agustus 2022 - 11:13 WIB

MAKA, layanan point of sales dukung digitalisasi UMKM

MAKA yang dikenal sebuah layanan point of sales (POS) hadir di Sanur Village Festival (Sanfest) XV 2...
UMKM  Papua memasuki era teknologi digital
Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:17 WIB

UMKM  Papua memasuki era teknologi digital

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong mengatakan, 65% BTS (base transceiver s...
Penghargaan Upakarti ajang apresiasi pelaku IKM Indonesia
Senin, 08 Agustus 2022 - 20:17 WIB

Penghargaan Upakarti ajang apresiasi pelaku IKM Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menyelenggarakan penghargaan Upakarti 2022. Ajang ini...
Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 14:31 WIB

Forum UMKM promosikan batik Bekasi ke sekolah

Forum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkenalkan batik khas Kabupaten Bekasi, Jawa Barat...

InfodariAnda (IdA)