Polresta Bandung ungkap kasus dumping limbah di Rancaekek

Elshinta
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Polresta Bandung ungkap kasus dumping limbah di Rancaekek
Sumber foto: Titik Mulyana/elshinta.com.

Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana lingkungan hidup dengan cara melakukan dumping limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan pihaknya pertama kali ditemukan pada Selasa, 2 Agustus 2022 sekira pukul 09.00 WIB di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

"Hasil keterangan dari karyawan dan management perusahaan. Pihak perusahaan melakukan dumping limbah ke media lingkungan tanpa izin tersebut adalah sejak sekitar tahun 2020," kata Kusworo saat menggelar konferensi pers di lokasi temuan, Jumat (5/8). 

Kusworo menambahkan berdasarkan dokumen lingkungan yang dimiliki oleh perusahaan.

Seharusnya limbah bahan berbahaya dan Beracun (limbah B3) berupa Sludge Instalasi Pengolahan Air limbah (IPAL) dikelola dengan cara di keringkan dengan menggunakan mesin Filter Press dan kemudian disimpan di Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3.

Selanjutnya diangkut oleh transporter (pengangkut) limbah B3 yang telah ditunjuk pihak perusahaan. 

Akan tetapi sejak mesin Filter Press tidak dipakai, TPS limbah B3 penuh (over kapasitas) dan mahalnya biaya angkut limbah B3.

"Pihak perusahaan melakukan pengelolaan limbah B3 berupa sludge IPAL dengan cara dikeringkan menggunakan cahaya matahari (dijemur) di lokasi lahan kosong milik perusahaan," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Minggu (7/8).

"Setelah kering limbah B3 tersebut dibuang atau ditempatkan di lahan kosong tersebut," tambahnya.

Proses pemindahan limbah B3 dari lokasi IPAL ke lahan kosong tersebut dilakukan oleh operator IPAL dengan menggunakan gerobak dorong atas perintah dari management perusahaan.

Perlu diketahui, temuan tersebut berawal adanya laporan dari masyarakat mengenai adanya dumping limbah ke media lingkungan.

"Setelah dapat informasi, tim gabungan unit Tipidter Sat Reskrim Polresta Bandung dan anggota Dinas Lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Bandung langsung melakukan pengecekkan ke lokasi," tutur Kusworo.

Setelah dilakukan pengecekkan ke lokasi, ditemukan adanya limbah berupa Sludge IPAL.

Pasir batu apung yang terkontaminasi B3 serta Fly Ash dan Bottom Ash yang dibuang atau ditempatkan (dumping) di lahan kosong belakang perusahaan dengan luas lahan sekitar ± 735 m2 dan ketebalan lapisan limbah di lokasi tersebut sekitar 1,8 m.

"Untuk tersangka belum kami tetapkan, karena masih dalam proses pengembangan," ujar Kusworo.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pemilik perusahaan dilanggar Pasal 104 Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman paling lama 3 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:11 WIB

BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap kasus peredaran nark...
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB

Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta.com, Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini ...
Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:11 WIB

Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat

Elshinta.com, Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Ironisnya pelak...
Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas
Kamis, 29 September 2022 - 19:17 WIB

Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas

Elshinta.com, Seorang guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap petugas Polsek Plered, karena ...
Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku
Selasa, 27 September 2022 - 14:08 WIB

Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim berhasil membongkar praktik tambang il...
 Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG
Senin, 26 September 2022 - 18:55 WIB

Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah telah mengelar Operasi Sikat Jaran Candi 2022 selama 20 hari. Dalam ...
Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang
Senin, 26 September 2022 - 17:46 WIB

Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang

Elshinta.com, Ratusan kasus pencurian berhasil diungkap jajaran Polda Jateng pada Operasi Sikat Jara...
 Polda Sumut segel ruko bos judi online 
Rabu, 21 September 2022 - 11:56 WIB

Polda Sumut segel ruko bos judi online 

Elshinta.com, Penyidik Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyegel sejumlah tempat judi yang se...
Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri
Rabu, 21 September 2022 - 10:45 WIB

Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri

Elshinta.com, Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dibunuh anaknya sendiri ...
Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel
Selasa, 20 September 2022 - 16:37 WIB

Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah berhasil mengamankan dua pelaku judi togel onl...

InfodariAnda (IdA)