Keren! Warga satu kampung di Majalengka ini kuasai 8 bahasa asing

Elshinta
Minggu, 07 Agustus 2022 - 19:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Keren! Warga satu kampung di Majalengka ini kuasai 8 bahasa asing
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga satu kampung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tepatnya di Kampung Kaputren, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh terbilang istimewa. Pasalnya, warga di kampung ini menguasai 8 bahasa yaitu Taiwan, Hongkong, Jepang, Korea, Arab, Brunei, Singapura dan Malaysia. 

Usut punya usut, keahlian warga kampung fasih berbahasa asing karena ternyata banyak dari mereka adalah para mantan pekerja migran.

Siti Badriah, salah satu mantan pekerja migran Taiwan mengaku banyak warga di kampungnya menguasai bahasa asing yang berbeda-beda sesuai negara tujuan masing-masing saat mereka bekerja, dengan masa kerja lebih dari 7 tahun.

"Terakhir saya bekerja di Taiwan tahun 2013, belajar bahasa Taiwan secara otodidak, itu ya harus banyak bertanya. Kadang nanya sama anak kecil saat nonton tv, meski awalnya masih menggunakan bahasa isyarat, " ungkap Siti seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Minggu (7/8).

Diakui Siti, di kampung Kaputren ada lebih dari 20 orang mantan pekerja migran Taiwan yang otomatis menguasai bahasa Taiwan, sementara yang lainnya pernah pergi ke Korea Jepang, Hongkong, Malaysia, Singapura, Brunei, Arab Saudi, dan lainnya.

"Ya mayoritas kalau ingin bekerja otomatis jadi TKW. Ingin seperti orang lain punya rumah, sawah," tuturnya.

Keberadaan warga yang memiliki kemampuan bahasa asing karena pernah menjadi tenaga migran di negara luar, ternyata berdampak positif terbukti beberapa turis yang datang ke Jatiwangi Art Factory  dan singgah ke kampung Kaputren, mereka langsung bisa berkomunikasi dengan warga.

Hal itu seperti terpantau saat turis asal Taiwan bernama Huang Weichen datang ke Kampung Kaputren, sedikitnya ada 4 warga yang langsung bercakap-cakap dengan warga asing tersebut yang diketahui akan melakukan diskusi bersama warga kampung Kaputren tentang "Memahami pengelolaan sampah dan penerapan kebudayaannya,".

"Tadi kami ngobrol, dan saya tanya sudah makan belum, makan apa, betah ngga di sini, dia jawab betah dan ingin cepat-cepat datang ke Kaputren, namun katanya dia terserang diare karena banyak memakan makanan pedas," jelas Siti Badriyah. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
PT KAI beri diskon tiket 20 persen di bursa Pariwisata Jatim
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:15 WIB

PT KAI beri diskon tiket 20 persen di bursa Pariwisata Jatim

Elshinta.com, PT Kereta Api Indonsia (KAI) Daop 8 Surabaya memberikan potongan harga tiket 20 persen...
Tiba saatnya UMKM Indonesia buka lapak di pasar China
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:01 WIB

Tiba saatnya UMKM Indonesia buka lapak di pasar China

Elshinta.com, Hubungan Indonesia dengan China dalam berbagai bidang semakin erat di tengah situasi g...
Pertamina turunkan harga Pertamax hari ini
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 10:31 WIB

Pertamina turunkan harga Pertamax hari ini

Elshinta.com, Pertamina Patra Niaga, subholding komersil dan perdagangan PT Pertamina (Persero), k...
Pedagang antarpulau yang menggerakkan perekonomian jalur Maluku-Papua
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:01 WIB

Pedagang antarpulau yang menggerakkan perekonomian jalur Maluku-Papua

Elshinta.com, Hidup di pulau terpencil jauh dari kota tidak menjadi masalah bagi masyarakat Kampung...
Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:45 WIB

Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji

Elshinta.com, Seorang anggota polisi di Polres Cianjur, Jawa Barat, Aipda Sopyan Sahuri, mendirikan ...
BMKG: Hujan intensitas sedang hingga lebat awali Oktober di kota besar
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:15 WIB

BMKG: Hujan intensitas sedang hingga lebat awali Oktober di kota besar

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kota besar di Indon...
Banda Aceh tambah 75 `tapping box` guna perkuat pengawasan pajak
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 07:45 WIB

Banda Aceh tambah 75 `tapping box` guna perkuat pengawasan pajak

Elshinta.com, Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, memperkuat pengawasan pajak daerah melalui ...
Sertifikat halal tak akan keluar jika tidak mendaftar di SIHALAL
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 07:01 WIB

Sertifikat halal tak akan keluar jika tidak mendaftar di SIHALAL

Elshinta.com, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menegaskan tidak ak...
Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang
Jumat, 30 September 2022 - 21:47 WIB

Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang

Elshinta.com, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menginformasikan bahwa penerima vaksinasi COVID-19 do...
R20 ajak gotong royong wujudkan tatanan dunia damai
Jumat, 30 September 2022 - 21:11 WIB

R20 ajak gotong royong wujudkan tatanan dunia damai

Elshinta.com, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya me...

InfodariAnda (IdA)