Pengusaha yakini industri TPT nasional masih punya masa depan cerah

Elshinta
Minggu, 07 Agustus 2022 - 21:45 WIB |
Pengusaha yakini industri TPT nasional masih punya masa depan cerah
Ilustrasi penyelenggaraan pameran industri tekstil dan produk tekstil Indo Intertex-Inatex. (ANTARA/HO PeragaExpo)

Elshinta.com - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meyakini industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih mempunyai masa depan yang cerah pascapandemi dengan digelarnya pameran TPT Indo Intertex-Inatex 2022 yang akan digelar 10-13 Agustus 2022.

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa Sastraatmaja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, berharap kembali diadakannya pameran Indo Intertex-Inatex tahun ini akan memicu optimisme dan minat investasi pada kalangan pelaku usaha TPT nasional di masa pasca pandemi Covid-19 ini.

"Kami juga berharap diselenggarakannya acara ini semakin menggaungkan semangat bahwa industri TPT bukan industri sunset serta masih memiliki masa depan yang panjang dan cerah," katanya.

Pameran Indo Intertex-Inatex 2022 akan kembali diselenggarakan secara luring di Jakarta International Expo setelah tertunda dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Pameran edisi ke-18 itu akan menghadirkan lebih dari 130 peserta dari 16 negara Asia dan Eropa yang menampilkan produk dan inovasi teknologi dari mesin tekstil dan garmen, bahan baku, mesin digital printing, kimia tekstil, aksesoris serta produk tekstil lainnya.

Paul Kingsen, Project Director PeragaExpo, selaku penyelenggara Indo Intertex-Inatex 2022, mengatakan industri tekstil dan pakaian jadi merupakan sektor manufaktur yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dan berperan penting dalam perekonomian nasional.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian sebagai satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan.

"Dengan digelarnya Indo Intertex-Inatex 2022, Peraga Expo optimistis industri TPT nasional akan berkembang secara berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia," tambah Paul.

Menurut dia, pameran Indo Intertex memainkan peran penting sebagai platform yang kredibel untuk merintis dan memimpin transformasi sektor tekstil dan garmen lokal dengan memperkenalkan teknologi baru dari dunia.

Mesin dan aksesoris industri yang dipamerkan memungkinkan perusahaan untuk melakukan transisi lebih cepat ke Industri 4.0 tanpa banyak kerumitan.

"Indonesia saat ini harus mengadopsi dan mempelajari teknik teknologi baru di semua jenis tekstil termasuk penggunaan material dan peralatan yang dapat memacu produktivitas tekstil. Indo Intertex berkomitmen untuk mendukung program restrukturisasi mesin Industri TPT," imbuh Paul.

Meski menjadi salah satu produsen pakaian jadi yang unggul dunia, hingga 2021 Indonesia masih belum dapat masuk dalam ranking 10 besar produsen TPT dunia.

Sebelumnya, di tahun 2017-2020 Indonesia sempat termasuk negara eksportir pakaian jadi terbesar di dunia.

Berdasarkan TexfilesBD, saat ini, negara yang paling unggul dalam ekspor TPT (termasuk ekspor produk mesin) didominasi oleh negara-negara Asia yakni China, Jerman, Bangladesh, Vietnam, India.

Dalam konteks Asia maupun dunia, Indonesia dinilai masih harus berjuang mendorong peningkatan daya saing untuk dapat bersaing lebih baik lagi dengan negara-negara pesaing tersebut. Peningkatan daya saing tersebut dilakukan melalui dorongan perbaikan regulasi serta pembenahan industri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pemkot Surabaya gandeng travel dukung Romokalisari Adventure Land
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:45 WIB

Pemkot Surabaya gandeng travel dukung Romokalisari Adventure Land

Elshinta.com, Pemerintah Kota Surabaya menggandeng seluruh travel yang ada di Kota Pahlawan, Jawa Ti...
PT KAI beri diskon tiket 20 persen di bursa Pariwisata Jatim
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:15 WIB

PT KAI beri diskon tiket 20 persen di bursa Pariwisata Jatim

Elshinta.com, PT Kereta Api Indonsia (KAI) Daop 8 Surabaya memberikan potongan harga tiket 20 persen...
Tiba saatnya UMKM Indonesia buka lapak di pasar China
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:01 WIB

Tiba saatnya UMKM Indonesia buka lapak di pasar China

Elshinta.com, Hubungan Indonesia dengan China dalam berbagai bidang semakin erat di tengah situasi g...
Pertamina turunkan harga Pertamax hari ini
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 10:31 WIB

Pertamina turunkan harga Pertamax hari ini

Elshinta.com, Pertamina Patra Niaga, subholding komersil dan perdagangan PT Pertamina (Persero), k...
Pedagang antarpulau yang menggerakkan perekonomian jalur Maluku-Papua
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:01 WIB

Pedagang antarpulau yang menggerakkan perekonomian jalur Maluku-Papua

Elshinta.com, Hidup di pulau terpencil jauh dari kota tidak menjadi masalah bagi masyarakat Kampung¬...
Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:45 WIB

Polisi bangun rumah belajar di Cianjur dari menyisihkan gaji

Elshinta.com, Seorang anggota polisi di Polres Cianjur, Jawa Barat, Aipda Sopyan Sahuri, mendirikan ...
BMKG: Hujan intensitas sedang hingga lebat awali Oktober di kota besar
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:15 WIB

BMKG: Hujan intensitas sedang hingga lebat awali Oktober di kota besar

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kota besar di Indon...
Banda Aceh tambah 75 `tapping box` guna perkuat pengawasan pajak
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 07:45 WIB

Banda Aceh tambah 75 `tapping box` guna perkuat pengawasan pajak

Elshinta.com, Pemerintah Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, memperkuat pengawasan pajak daerah melalui ...
Sertifikat halal tak akan keluar jika tidak mendaftar di SIHALAL
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 07:01 WIB

Sertifikat halal tak akan keluar jika tidak mendaftar di SIHALAL

Elshinta.com, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama menegaskan tidak ak...
Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang
Jumat, 30 September 2022 - 21:47 WIB

Penerima vaksinasi COVID-19 dosis penguat capai 63,55 juta orang

Elshinta.com, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menginformasikan bahwa penerima vaksinasi COVID-19 do...

InfodariAnda (IdA)