BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 

Elshinta
Senin, 08 Agustus 2022 - 15:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
BNN Bali ungkap peredaran narkotika jenis kokain 
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dan membongkar jaringan sindikat peredaran penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika jenis kokain. Kasus tersebut diduga melibatkan tiga orang Warga Negara Asing (WNA) itu terjadi di kawasan Pererenan dan Canggu, Kabupaten Badung, Bali. 

BNN Provinsi Bali mengatakan bahwa ketiga WNA tesebit masing-masing berkebangsaan Inggris, Brasil, dan Meksiko. Mereka diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran kokain yang sama dan telah beroperasi kemungkinan sejak 2012.

Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Polisi Gde Sugianyar Dwi Putra saat menyampaikan hasil pengungkapan di Denpasar, Bali, menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat pintu-pintu perbatasan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus demi mengungkap pihak lain yang terkait dengan jaringan peredaran kokain di Bali.

“Di Bali, banyak sekali warga negara asing yang datang berkunjung. Selain berwisata, namun ada pula yang bagian dari jaringan kejahatan, salah satunya adalah narkotika,” kata Gde Sugianyar Dwi Putra di Kantor BNN Privinsi Bali, Denpasar Bali, Jumat (5/8). 

Ia menegaskan, untuk mengantisipasi ke depan, pihaknya (BNN) tidak tinggal diam dengan memperketat kawasan di kawasan border atau perbatasan bersama dengan instansi terkait dalam hal ini Imigrasi dan aparat penegak hukum lainnya.

“Yang paling penting koordinasi lintas negara terkait dengan penanganan kasus narkotika," kata Sugianyar selepas memimpin penghancuran barang bukti narkotika yang disita BNN Bali selama 6 bulan terakhir seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Senin (8/8).

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bali, I Putu Agus Arjaya menjelaskan bahwa pengungkapan sindikat kokain itu bermula dari penangkapan warga negara asing berkebangsaan Inggris berinisial CHR di kawasan Pererenan, Badung, Bali, pada  21 Juli 2022.

Menuruthya, berdasarkan laporan kemudian diketahui ada vila yang ditempati tersangka CHR ditemukan 30 klip paket kokain dengan berat seluruhnya 443,56 gram netto.

Selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ia menyampaikan bahwa tersangka CHR kemudian diketahui terbuata merupakan pengedar narkotika level terbawah yang diduga sering berhubungan langsung atau bertransaksi dengan para pemakai narkotika. 

Ia menduga bahwa narkotika jenis kokain itu diedarkan di kawasan Canggu dan Seminyak. Kedua wilayah tersebut diketahui merupakan dua daerah di Badung yang menjadi pusat berkumpulnya atau bertempat tinggal di Bali.

Sebagaimana diketahui, harga per gramnya, satu paket kokain itu rata-rata dijual Rp4 juta sampai dengan Rp5 juta dimana para pengguna kokain biasanya mengonsumsi sebanyak 0,1 gram kokain untuk setiap kali pemakaian.

Berdasarajan informasi terkait penangkapan tersangka CHR, BNN Provinsi Bali bersama dengan Imigrasi kemudian menangkap dan mengamankan WNA asal Brasil berinisial PED di Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. Penangkapan tersangka PED tersebut tepat di hari yang sama saat penangkapan terhadap tersangka CHR. 

“Dari tangan PED, Arjaya menyebutkan BNN menyita 194,81 gram kokain, 9,26 gram hasis, dan 1,52 gram ganja,” jelasnya. 

Selanjutnya setelah beberapa jam dari penangkapan PED, BNN Bali dibantu petugas Imigrasi kemudian berhasil menangkap dan mengama kan bandar utama dari jaringan kokain tersebut. Bandar narkoba tersebut kemudian diketahui merupakan WNA berkebangsaan Meksiko berinisial JO.

“Dari tangan JO, BNN menyita 206,22 gram kokain, 34,05 gram MDMA, dan 1 gram ganja. JO sebagai top dealer (bandar utama) peredaran kokain di Canggu dan Pererenan," tegasnya. 

Ia mengatakan bahwa yang bersangkutan yaitu tersangka JO diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa sebagai investor. Berdasarkan informasi, tersangka JO diketahui tinggal di Bali sejak 2012.

BNN Bali sejauh ini telah menetapkan CHR sebagai tersangka pengedar narkotika, sementara PED dan JO sebagai tersangka bandar narkotika.

Tiga WNA yang ditangkap dan diamankan tesebit dijerat melanggar Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan anggaran hukumannya penjara minimal 5 tahun dengan maksimal ancaman hukuman mati.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:11 WIB

BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap kasus peredaran nark...
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB

Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta.com, Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini ...
Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:11 WIB

Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat

Elshinta.com, Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Ironisnya pelak...
Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas
Kamis, 29 September 2022 - 19:17 WIB

Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas

Elshinta.com, Seorang guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap petugas Polsek Plered, karena ...
Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku
Selasa, 27 September 2022 - 14:08 WIB

Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim berhasil membongkar praktik tambang il...
 Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG
Senin, 26 September 2022 - 18:55 WIB

Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah telah mengelar Operasi Sikat Jaran Candi 2022 selama 20 hari. Dalam ...
Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang
Senin, 26 September 2022 - 17:46 WIB

Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang

Elshinta.com, Ratusan kasus pencurian berhasil diungkap jajaran Polda Jateng pada Operasi Sikat Jara...
 Polda Sumut segel ruko bos judi online 
Rabu, 21 September 2022 - 11:56 WIB

Polda Sumut segel ruko bos judi online 

Elshinta.com, Penyidik Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyegel sejumlah tempat judi yang se...
Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri
Rabu, 21 September 2022 - 10:45 WIB

Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri

Elshinta.com, Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dibunuh anaknya sendiri ...
Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel
Selasa, 20 September 2022 - 16:37 WIB

Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah berhasil mengamankan dua pelaku judi togel onl...

InfodariAnda (IdA)