KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 

Elshinta
Senin, 08 Agustus 2022 - 16:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
KPA sebut kasus HIV/Aids di Klaten seperti fenomenan gunung es 
Sumber foto: Wiwik Endarwati/elshinta.com.

Elshinta.com - Temuan orang dengan HIV/Aids (ODHA) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sangat mengkhawatirkan. Kasus kebanyakan penderita yang meninggal kedapatan mengidap HIV/Aids dari luar daerah. Mereka kembali pulang ke Klaten saat penyakitnya sudah parah. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Klaten, Ronny Roekminto, Senin (8/8).

Menurut Ronny kasus HIV/Aids di Klaten sudah seperti fenomena gunung es. "Kasus di lapangan realitanya sangat memprihatinkan termasuk pada anak-anak, dimana tahun lalu dari 24 meninggal didominasi orang luar masuk Klaten yang sudah parah atau meninggal. Ini perlu ada penanganan bersama, tidak hanya pemerintah. Perilaku hidup seks sehat dipercaya menjadi solusi terbaik agar penyakit degeneratif ini tidak terus makan korban. Orang dengan perilaku seks bebas berganti-ganti pasangan beresiko paling tinggi tertular," bebernya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wiwik Endarwati.

Berdasarkan laporan Sistem Informasi HIV/Aids (SIHA) sejak pendataan 2007 sampai data terakhir bulan Juni 2022 jumlah orang terkonfirmasi mencapai di kabupaten Klaten 1.283 kasus.

Ronny menambahkan banyaknya pengidap HIV/Aids berlatar belakang faktor ekonomi. Agar mereka bisa bangkit dan mandiri, perlu perhatian pemerintah.

Pihaknya beberapa waktu yang lalu melakukan sosialisasi terkait pencegahan HIV/Aids dengan menyasar 57 pelaku panti pijat. Hal itu dilakukan karena panti pijat menjadi salah satu tempat populasi kunci. Perlu ada edukasi agar bisa memutus mata rantai penularan dari virus tersebut.

"Kami perkirakan juga menjadi sumber penularan dan ditengarai untuk kegiatan prostitusi,meski tidak semua panti pijat seperti itu.Kami harap dengan adanya sosialisasi para pelaku panti pijat mengetahui perilaku yang mengakibatkan penularan HIV/Aids," ujarnya.

Selain melakukan sosialisasi dengan pelaku panti pijat, pihaknya juga menggelar roadshow tes HIV di sejumlah lokasi. Sebanyak dua orang yang dinyatakan positif HIV/Aids.

Ia menambahkan terdapag tiga perilaku yang bisa menyebabkan terkena HIV/Aids yakni hubungan seks yang menyimpang, penggunaan jarum suntik secara bergantian dan tranfusi darah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Benarkah kopi bagus untuk turunkan berat badan?
Selasa, 04 Oktober 2022 - 14:47 WIB

Benarkah kopi bagus untuk turunkan berat badan?

Elshinta.com, Kopi mungkin berperan dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi nafsu makan ...
Dokter: Olahraga aerobik cocok untuk cegah serangan jantung
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:59 WIB

Dokter: Olahraga aerobik cocok untuk cegah serangan jantung

Elshinta.com, Olahraga aerobik yang biasanya dilakukan dalam intensitas rendah dalam durasi lama bis...
Studi: Minum teh setiap hari turunkan risiko diabetes
Selasa, 04 Oktober 2022 - 13:35 WIB

Studi: Minum teh setiap hari turunkan risiko diabetes

Elshinta.com, Minum teh setiap hari dapat meningkatkan kesehatan, memperpanjang usia harapan hidup d...
Dokter: Konsumsi sayur segar dan tinggi serat jaga kesehatan jantung
Selasa, 04 Oktober 2022 - 06:45 WIB

Dokter: Konsumsi sayur segar dan tinggi serat jaga kesehatan jantung

Elshinta.com, Dokter spesialis penyakit jantung pembuluh darah menyebutkan konsumsi buah dan sayur s...
WaspadaI gejala meningitis sakit kepala yang tak kunjung sembuh
Senin, 03 Oktober 2022 - 22:11 WIB

WaspadaI gejala meningitis sakit kepala yang tak kunjung sembuh

Elshinta.com, Ahli kesehatan dokter spesialis saraf, dr Adisresti Diwyacitta, Sp.S berpesan kepada ...
Dokter sarankan orang tua periksakan mata anak sejak dini
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:27 WIB

Dokter sarankan orang tua periksakan mata anak sejak dini

Elshinta.com, Dokter spesialis mata dr. Ratu Windi Meidiana, M.Ked (Oph), SpM menyarankan agar orang...
Dokter paparkan perawatan yang tepat pada orang dengan demensia
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:59 WIB

Dokter paparkan perawatan yang tepat pada orang dengan demensia

Elshinta.com, Perawat di RSUI Ns. Hesti Rahayu, S.Kep, M.Kep, Sp.Kep.M.B mencontohkan perawatan yang...
Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:37 WIB

Dokter: Pikun bisa serang orang yang masih muda

Elshinta.com, Dokter spesialis saraf dr Pukovisa Prawiroharjo, SpS(K), Ph.D, mengatakan pikun tidak ...
Dokter: Modifikasi gaya hidup penting untuk penderita diabetes
Senin, 03 Oktober 2022 - 06:15 WIB

Dokter: Modifikasi gaya hidup penting untuk penderita diabetes

Elshinta.com, Memodifikasi gaya hidup adalah salah satu solusi penting yang bisa diterapkan oleh pen...
Kapolsek Secanggang bantu 18 balita stunting dan dua orang dhuafa
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 21:56 WIB

Kapolsek Secanggang bantu 18 balita stunting dan dua orang dhuafa

Elshinta.com, Kepala Kepolisian Sektor Secanggang, Polres Langkat, AKP Salija, membagikan bansos pak...

InfodariAnda (IdA)