Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus

Elshinta
Selasa, 09 Agustus 2022 - 11:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Beli telepon seluler pakai uang palsu, MJ ditangkap Polres Kudus
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Reza Aditya warga Dukuh Karangpakis RT 2 RW 1 Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menjadi korban penipuan uang palsu (upal). Kejadian berawal saat ia menjual telepon seluler melalui aplikasi Marketplace di Facebook, dengan mencantumkan nomor telepon dan nomor Whatsapp. Tiba-tiba ada seseorang berinisial MJ yang menghubungi dan mengajak ketemuan atau COD di SPBU Kerawang, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Kamis (28/7), sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku kemudian sepakat membeli telepon seluler tersebut dengan harga Rp3,300,000,-. 

"Pelaku mengeluarkan uang dari dalam tas yang dihitung di depan korban. Uang tersebut pecahan Rp50 ribuan sudah dibendel satu jutaan. Ada tiga bendel yang diikat gelang karet, serta enam lembar pecahan 50 ribuan. Korban mulai curiga dengan uang yang diterima karena ketika diraba terasa berbeda dengan kertas uang pada umumnya. Koban baru menyadari kalau uang yang diterima palsu dengan nomer seri yang sama semua namun pelaku keburu sudah melarikan diri", kata Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Kasat Reskrim AKP Agustinus David di Mapolres Kudus seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (9/8).

Korban melaporkan ke Polres Kudus, yang kemudian dilakukan penyelidikan. Pelaku berhasil diamankan ketika akan melakukan penjualan telepon seluler milik korban kepada pembeli lain Jum’at (29/7) sekira pukul 11.00 WIB di SPBU Tanjang, Desa Langenharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

"Kami lakukan penggeledahan di rumah pelaku yang beralamat di Desa Rogomulyo RT 2 RW 3 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dan ditemukan uang pecahan Rp.50 ribu yang diduga palsu sebanyak 90 lembar, 5 lembar pecahan Rp.50 ribu palsu yang belum terpotong sebanyak 5 lembar, pecahan uang Rp20 ribu yang diduga palsu sebanyak 2 lembar, 1 alat pemotong kertas (papper cuter), 1 alat laminator, dan 1 buah Handphone milik pelaku. Saat ini pelaku berserta barang bukti sudah diamankan", ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapatkan lembaran uang palsu dari seseorang yang mengaku bernama Juragan yang dikenalnya kerika bertemu di Jepara dalam acara event komunitas Vespa di Jepara, pada tanggal 12 Juni 2022 di Bunderan Ngabul Jepara. "Saat pertemuan itu pelaku diberi upal pecahan sebanyak 10 lembar pecahan Rp. 50 ribuan dan uang palsu pecahan Rp.20 ribuan. Kemudian pelaku memesan kembali upal ke Juragan lagi yang dikirim melalui paket kiriman barang", imbuh David.

Pelaku sendiri mengaku sudah mengedarkan uang palsu sebanyak 4 kali dilokasi yang berbeda baik diwilayah Pati maupun di Kudus, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Dalam kasus ini pelaku dijerat UU RI no 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara atau denda 50 juta rupiah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:11 WIB

BNNP Bali ungkap kasus narkotika jenis kokain

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil mengungkap kasus peredaran nark...
 Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 16:55 WIB

Kurun waktu satu bulan, Ditreskrimsus Polda Kaltim amankan 10.000 mt batu bara

Elshinta.com, Pertambang ilegal yang makin marak di Kalimantan Timur khususnya wilayah Samboja kini ...
Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:11 WIB

Lakukan kekerasan seksual, oknum pengurus EM UB dipecat

Elshinta.com, Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Universitas Brawijaya (UB). Ironisnya pelak...
Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas
Kamis, 29 September 2022 - 19:17 WIB

Lakukan tindak asusila terhadap empat murid, guru ngaji di Purwakarta diamankan petugas

Elshinta.com, Seorang guru ngaji di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap petugas Polsek Plered, karena ...
Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku
Selasa, 27 September 2022 - 14:08 WIB

Ditkrimsus Polda Kaltim bongkar praktik tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Sepaku

Elshinta.com, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim berhasil membongkar praktik tambang il...
 Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG
Senin, 26 September 2022 - 18:55 WIB

Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Polres Kudus amankan pelaku curanmor dan tabung LPG

Elshinta.com, Polda Jawa Tengah telah mengelar Operasi Sikat Jaran Candi 2022 selama 20 hari. Dalam ...
Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang
Senin, 26 September 2022 - 17:46 WIB

Ungkap 332 kasus curanmor, Polda Jateng persilakan warga ambil motor yang hilang

Elshinta.com, Ratusan kasus pencurian berhasil diungkap jajaran Polda Jateng pada Operasi Sikat Jara...
 Polda Sumut segel ruko bos judi online 
Rabu, 21 September 2022 - 11:56 WIB

Polda Sumut segel ruko bos judi online 

Elshinta.com, Penyidik Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyegel sejumlah tempat judi yang se...
Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri
Rabu, 21 September 2022 - 10:45 WIB

Sadis! Seorang anak di Purwakarta tega bunuh ibunya sendiri

Elshinta.com, Seorang ibu di Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia akibat dibunuh anaknya sendiri ...
Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel
Selasa, 20 September 2022 - 16:37 WIB

Polres Kudus amankan dua pelaku judi togel

Elshinta.com, Satuan Reskrim Polres Kudus Jawa Tengah berhasil mengamankan dua pelaku judi togel onl...

InfodariAnda (IdA)