Pemkab Tangerang minta ponpes tingkatkan pengawasan terhadap santri

Elshinta
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:17 WIB |
Pemkab Tangerang minta ponpes tingkatkan pengawasan terhadap santri
Sejumlah santri beraktivitas di halaman Ponpes Daar El-Qolam di Tangerang. (Azmi Samsul Maarif)

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang Provinsi Banten meminta pengelola Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam di Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, meningkatkan pengawasan terhadap santri agar insiden perkelahian maut antarsesama teman tidak terulang.

"Dengan adanya kejadian ini, mau tidak mau pihak ponpes harus mengevaluasi. Artinya harus ada tenaga asuh yang membawahi siswa/santri supaya anak didiknya bisa terpantau dengan baik," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman di Tangerang, Selasa.

Ia mengatakan, pihak ponpes harus bertanggung jawab atas proses pembinaan, pengawasan dan pola realisasi antara sesama santri yang lebih baik.

Sehingga, jika nantinya terjadi masalah atau perselisihan di lingkup para santri tersebut dapat diketahui sejak awal dan aksi-aksi kekerasan yang terjadi dapat diantisipasi.

"Nanti jangan sampai kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," katanya.

Menurut dia, dengan adanya insiden kekerasan di lingkungan ponpes tersebut sangat disayangkan dan disesalkan oleh pihaknya. Karena hal itu telah mencoreng nama baik dunia pendidikan.

"Ini jangan sampai terjadi lagi, apalagi di dunia pendidikan. Ini kan istilahnya mencoreng dunia pendidikan," ujar dia.

Adapun untuk kasus perkelahian antarsesama santri di Ponoes Daar El-Qolam yang menyebabkan satu korban jiwa berinisial BD (15) asal Tanjung Burung, Kosambi itu kini telah ditangani Polresta Tangerang dengan penanganan sesuai Undang-undang Sistem Peradilan Anak.

Untuk kasus perkelahian yang terjadi pada pelaku berinisial R (15) dan korban BD (15) itu murni lantaran aksi perkelahian satu lawan satu.

Kemudian, setelah dilakukan proses penyelidikan terhadap pelaku dan sejumlah saksi-saksi serta otopsi pada korban, pihak kepolisian telah menetapkan satu orang santri sebagai anak pelaku (tersangka).

"Sudah ditetapkan saat ini R sebagai anak pelaku. Soal pemicu kasus itu, ya biasa berantem saja anak-anak, namanya juga di asrama kan berantem. Jadi spontanitas saja," ucap Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini.

Ia juga menyebutkan pelaku yang saat ini sudah berstatus pelaku telah mengakui perbuatannya.

Selain itu, atas perbuatan pelaku telah dikenakan Undang-Undang Perlindungan anak Pasal 80 ayat 3, dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara.

"Kita kenakan Undang-undang Perlindungan anak Pasal 80 ayat 3," kata Zamrul.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polda Metro buka 14 titik Samsat Keliling di Jadetabek
Rabu, 28 September 2022 - 09:47 WIB

Polda Metro buka 14 titik Samsat Keliling di Jadetabek

Elshinta.com, Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tanger...
Polda Metro buka layanan SIM Keliling di lima titik Jakarta
Rabu, 28 September 2022 - 07:21 WIB

Polda Metro buka layanan SIM Keliling di lima titik Jakarta

Elshinta.com, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuka layanan perpanjangan masa berlaku Sura...
BMKG minta masyarakat waspadai hujan petir di Jaksel dan Jaktim
Rabu, 28 September 2022 - 06:57 WIB

BMKG minta masyarakat waspadai hujan petir di Jaksel dan Jaktim

Elshinta.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai...
Polisi bagikan makanan ke pengunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI
Selasa, 27 September 2022 - 18:59 WIB

Polisi bagikan makanan ke pengunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI

Elshinta.com, Petugas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada ...
Anies targetkan empat juta penumpang angkutan umum pada 2030
Selasa, 27 September 2022 - 17:34 WIB

Anies targetkan empat juta penumpang angkutan umum pada 2030

Elshinta.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jumlah penumpang angkutan umum massal ...
Gelaran Rajut dan Batik Kota Depok majukan UMKM
Senin, 26 September 2022 - 19:27 WIB

Gelaran Rajut dan Batik Kota Depok majukan UMKM

Elshinta.com, Komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mekarjaya, Kota Depok, Jawa Barat ekspos P...
Pemkot Jakpus pangkas ribuan pohon antisipasi tumbang
Senin, 26 September 2022 - 18:08 WIB

Pemkot Jakpus pangkas ribuan pohon antisipasi tumbang

Elshinta.com, Pemerintah Kota Jakarta Pusat melalui Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota sejak Janua...
 Bantuan sembako murah Ok Oce, ratusan warga Jakarta Timur terbantukan
Minggu, 25 September 2022 - 15:57 WIB

Bantuan sembako murah Ok Oce, ratusan warga Jakarta Timur terbantukan

Elshinta.com, Gerakan sosial Oke Oce berkolaborasi bersama penggerak Ok Oce Skies Indonesia mengada...
Wagub Riza dukung Pj Gubernur DKI pilihan Presiden Jokowi
Minggu, 25 September 2022 - 14:57 WIB

Wagub Riza dukung Pj Gubernur DKI pilihan Presiden Jokowi

Elshinta.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendukung sosok Penjabat (Pj) Gubernur pi...
The Jakarta Dog Show 2022 sukss dibanjiri peminat
Minggu, 25 September 2022 - 09:31 WIB

The Jakarta Dog Show 2022 sukss dibanjiri peminat

Elshinta.com, Gelaran pameran dan kompetisi anabul (hewan peliharaan yang biasa disebut anak bulu) ...

InfodariAnda (IdA)