Bima Sakti akui Indonesia kesulitan bongkar `parkir bus` Myanmar

Elshinta
Kamis, 11 Agustus 2022 - 08:35 WIB |
Bima Sakti akui Indonesia kesulitan bongkar `parkir bus` Myanmar
Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti (tengah) dan kiper Andrika Fathir Rachman (kanan) memberikan pernyataan kepada media pada konferensi pers setelah laga semifinal Piala AFF U-16 2022 kontra Myanmar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (10/8/2022). ANTARA/Michael Siahaan

Elshinta.com - Pelatih tim nasional U-16 Indonesia Bima Sakti mengakui skuadnya sempat kesulitan untuk membongkar pertahanan total atau "parkir bus" Myanmar saat kedua kesebelasan bersua di semifinal Piala AFF U-16 2022, Rabu malam.

"Mereka bermain dengan 'parkir bus' di lini belakang pada babak pertama sehingga kami kesulitan menembus pertahanan mereka. Malah kami kecolongan 0-1," ujar Bima usai pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Strategi lawan pun membuat pria berusia 46 tahun itu memutar otak. Dan, dia memutuskan untuk mengganti taktik mulai babak kedua.

Bima pun mengganti formasi skuadnya menjadi tiga bek, dari sebelumnya empat.

"Kemudian, kami menambah penyerang di depan sehingga kami bisa mencetak gol. Sebenarnya kami memiliki banyak kesempatan lain yang bisa dimanfaatkan. Mudah-mudahan itu tak terulang di final melawan Vietnam," tutur Bima.

Pada pertandingan itu, Indonesia memang tertinggal terlebih dahulu dari Myanmar setelah gelandang Nay Min Htet melesakkan gol pada menit ke-44. Pada babak kedua, skuad berjuluk Garuda Asia berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Muhammad Riski Afrisal (70').

Karena kedudukan imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal usai, maka laga dilanjutkan ke adu tendangan penalti. Di sini, seluruh atau lima penendang Indonesia yakni Muhammad Iqbal Gwijangge, Figo Dennis, Arkhan Kaka, Muhammad Riski Afrisal dan Muhammad Nabil Asyura berhasil menuntaskan tugas dengan baik.

Di kubu Myanmar, cuma empat algojo yang sukses menempatkan bola dalam gawang yaitu Kaung Khant Zaw, Brang Don Le, Khon Cho Htoo, Myat Phone Khant. Sepakan satu pemain lagi, Shine Wanna Aung ditepis kiper Indonesia Andrika Rachman. Indonesia pun menang dengan skor 5-4 (1-1).

"Saya memohon maaf kepada suporter yang hadir di stadion dan penonton yang menyaksikan di rumah karena laga tadi agak sedikit menegangkan. Namun, alhamdulillah, kita bisa memenangkan pertandingan," tutur Bima Sakti.

Penjaga gawang Indonesia Andrika Fathir Rachman juga bersyukur atas kemenangan timnya dari Myanmar. Berikutnya, Andrika berjanji dia dan rekan-rekannya akan berusaha keras untuk memenangkan laga final.

"Semoga kami bisa menang melawan Vietnam dan membawa Indonesia menjadi juara," kata dia.

Di final, Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (12/8) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, mulai pukul 20.00 WIB.

Sebelum pertandingan itu, pada hari dan tempat yang sama, ada pertandingan perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Thailand dan Myanmar mulai pukul 15.30 WIB.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
FIFA beri pendampingan perbaikan sistem sepak bola Indonesia
Kamis, 06 Oktober 2022 - 16:45 WIB

FIFA beri pendampingan perbaikan sistem sepak bola Indonesia

Elshinta.com, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan bahwa Otoritas Sepak Bola Dun...
PSSI pastikan tindaklanjuti arahan Presiden pasca tragedi Kanjuruhan
Kamis, 06 Oktober 2022 - 11:23 WIB

PSSI pastikan tindaklanjuti arahan Presiden pasca tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan menindaklanjuti arahan Preside...
Timnas U-17 Indonesia waspadai keunggulan postur Palestina
Kamis, 06 Oktober 2022 - 09:59 WIB

Timnas U-17 Indonesia waspadai keunggulan postur Palestina

Elshinta.com, Pelatih tim nasional U-17 Indonesia Bima Sakti mengatakan, skuadnya mewaspadai keunggu...
Buntut ricuh Nice vs Cologne, polisi Jerman gerebek sejumlah rumah
Kamis, 06 Oktober 2022 - 08:47 WIB

Buntut ricuh Nice vs Cologne, polisi Jerman gerebek sejumlah rumah

Elshinta.com, Polisi pada Rabu menggerebek rumah-rumah di seluruh kota Jerman bagian barat sebagai b...
Pelatih UEA sentil kualitas rumput Stadion Pakansari
Kamis, 06 Oktober 2022 - 07:15 WIB

Pelatih UEA sentil kualitas rumput Stadion Pakansari

Elshinta.com, Pelatih tim nasional U-17 Uni Emirat Arab (UEA) Alberto Gonzalez menyentil kualitas ru...
Pelatih: U-17 UEA kalah dari Indonesia karena hal kecil
Kamis, 06 Oktober 2022 - 06:15 WIB

Pelatih: U-17 UEA kalah dari Indonesia karena hal kecil

Elshinta.com, Pelatih tim nasional U-17 Uni Emirat Arab (UEA) Alberto Gonzalez mengatakan bahwa hal-...
Pelatih UEA puji kualitas tiga pemain U-17 Indonesia
Kamis, 06 Oktober 2022 - 06:01 WIB

Pelatih UEA puji kualitas tiga pemain U-17 Indonesia

Elshinta.com, Pelatih tim nasional Uni Emirat Arab (UEA) Alberto Gonzalez memuji kualitas tiga pemai...
Persikota hormati keputusan penghentian sementara kompetisi
Rabu, 05 Oktober 2022 - 20:41 WIB

Persikota hormati keputusan penghentian sementara kompetisi

Elshinta.com, Manajemen klub sepak bola Persikota Tangerang telah menerima surat resmi mengenai peng...
PSSI NTB hentikan sementara laga Liga 3
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:23 WIB

PSSI NTB hentikan sementara laga Liga 3

Elshinta.com, Asosiasi Provinsi PSSI Nusa Tenggara Barat akhirnya memutuskan menghentikan sementara ...
Manajemen Dewa United sampaikan duka cita terkait Tragedi Kanjuruhan
Rabu, 05 Oktober 2022 - 10:35 WIB

Manajemen Dewa United sampaikan duka cita terkait Tragedi Kanjuruhan

Elshinta.com, Manajemen Dewa United FC melalui CEO Ardian Satya Negara turut menyampaikan duka cita ...

InfodariAnda (IdA)