Megawati setuju Ratu Kalinyamat dijadikan pahlawan nasional

Elshinta
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:56 WIB |
Megawati setuju Ratu Kalinyamat dijadikan pahlawan nasional
Tangkapan layar Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan saat menjadi pembicara kunci Talk Show \\\"Tapak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara\\\" yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (11-7-2022), yang ditayangkan di YouTube TNI AL. ANTARA/Syaiful Hakim

Elshinta.com - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri berpendapat Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional karena memiliki kegigihan menghadapi kolonial Portugis.

"Saya setuju banget nama beliau dijadikan pahlawan. Ini kembali bukan karena saya subjektif sama perempuan. Enggak, loh, saya 'kan pernah tahu sebagai presiden untuk menjadikan seorang pahlawan itu tidak gampang," ucap Megawati saat menjadi pembicara kunci talk show "Tapak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara" yang digelar TNI Angkatan Laut di geladak KRI Dewaruci, Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis.

Bahkan, Portugis mencatatnya sebagai rainha de Japarasenhora poderosa e ricade kranige Dame, yang berarti Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani.

"Coba bayangkan, duh, orang penjajah mengakui, kok, kita sendiri, ya, ndak. Jadi, saya setuju banget," kata Megawati.

Megawati mengutip kisah Ratu Kalinyamat yang bersemangat membangun kapal perang dan mengirimkannya untuk menyerang Portugis pada tahun 1551, membantu Sultan Johor di Malaka, Sultan Ternate, Sultan Hitu, dan puncaknya pada tahun 1574 ketika membantu Sultan Aceh menghadapi Portugis.

Ia lantas menyinggung juga sosok laksamana perempuan pemberani dari Bumi Serambi Mekah, Aceh. Laksamana Malahayati mampu mengalahkan Cornelis de Houtman melalui duel satu lawan satu.

"Ketegasan yang tidak tertandingi Ratu Shima di Kerajaan Kalingga di pantai utara Jawa," ujarnya.

Ratu Kalinyamat, Laksamana Malahayati, dan Ratu Shima, menurut Megawati, hanyalah sedikit contoh betapa Nusantara begitu kaya dengan tokoh-tokoh maritim, dan banyak di antaranya adalah tokoh perempuan.

Megawati berharap kaum perempuan modern Indonesia untuk berani memperjuangkan hak-haknya dan bisa tampil sebagai pemimpin.

"Tolong mereka kaum perempuan yang hidup di NKRI harus sadar, sadar, sadar sepenuh-penuhnya bahwa hak perempuan adalah sama dengan kaum laki-laki. Saya punya orang tua yang sangat progresif. Tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan," tambah Megawati.

Menjelang peringatan 17 Agustus, Megawati mengatakan bahwa dirinya juga menerima aspirasi agar dr. Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional.

Untuk diketahui, semasa hidupnya dr. Soeharto memiliki kedekatan spesial dengan presiden dan wakil presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta.

Bahkan, sejak 1942, dirinya didapuk menjadi dokter pribadi kedua proklamator tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ketua PP instruksikan Pemuda Pancasila dukung Anies jadi capres
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 20:36 WIB

Ketua PP instruksikan Pemuda Pancasila dukung Anies jadi capres

Elshinta.com, Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Yapto Soerjosoemarno menginstruksikan seluruh anggota...
Momentum Kesaktian Pancasila, Bupati Kudus ingatkan generasi muda tanamkan nilai Pancasila
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:48 WIB

Momentum Kesaktian Pancasila, Bupati Kudus ingatkan generasi muda tanamkan nilai Pancasila

Elshinta.com, Tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum bers...
Cendekiawan: MK tolak `presidential threshold` amankan desain pemilu
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:34 WIB

Cendekiawan: MK tolak `presidential threshold` amankan desain pemilu

Elshinta.com, Ilmuwan dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr Ahmad Atang, mengatakan, penolakan ...
Foto-foto Pahlawan Revolusi dipajang di Taman Surya Surabaya
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:23 WIB

Foto-foto Pahlawan Revolusi dipajang di Taman Surya Surabaya

Elshinta.com, Foto para Pahlawan Revolusi ada di antara foto-foto pahlawan yang dipajang di area Ta...
Sri Sultan HB X akan kembali dilantik sebagai Gubernur DIY di Jakarta 
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 13:58 WIB

Sri Sultan HB X akan kembali dilantik sebagai Gubernur DIY di Jakarta 

Elshinta.com, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X akan...
DPRD Kabupaten Bangka: Kesaktian Pancasila momentum jaga kebhinekaan
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 12:31 WIB

DPRD Kabupaten Bangka: Kesaktian Pancasila momentum jaga kebhinekaan

Elshinta.com, Wakil Ketua DPRD Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rendra Basri, berpendap...
Presiden Jokowi pimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:15 WIB

Presiden Jokowi pimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo pada Sabtu memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila d...
1 Oktober 1965 : Hari Kesaktian Pancasila
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 06:11 WIB

1 Oktober 1965 : Hari Kesaktian Pancasila

Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ...
Emak-emak petani kopi Pesawaran dukung Firli Bahuri maju Pilpres 2024
Jumat, 30 September 2022 - 20:35 WIB

Emak-emak petani kopi Pesawaran dukung Firli Bahuri maju Pilpres 2024

Elshinta.com, Ada saja cara masyarakat desa mengungkapkan dukungan terhadap Ketua Komisi Pemberantas...
Sahabat Ganjar gelar baksos di Wonogiri, Ponorogo dan Kabupaten Soppeng
Jumat, 30 September 2022 - 20:23 WIB

Sahabat Ganjar gelar baksos di Wonogiri, Ponorogo dan Kabupaten Soppeng

Elshinta.com, Jumat berkah semakin identik dengan Sahabat Ganjar untuk memberikan bantuan dan mencar...

InfodariAnda (IdA)