Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market

Elshinta
Kamis, 11 Agustus 2022 - 23:35 WIB |
Menkeu: Dana asing 50 miliar dolar kabur dari obligasi emerging market
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Konferensi Pers: APBN KITA Agustus 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (11/08/2022). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dana asing bersih sebesar 50 miliar dolar AS atau setara Rp738 triliun keluar dari pasar obligasi negara-negara emerging market, termasuk Indonesia, sejak Januari hingga 10 Agustus 2022.

"Dengan volatilitas dan penguatan dolar AS, terjadi aliran modal asing keluar dan kita lihat untuk Indonesia juga menghadapi sama dengan emerging market atau pasar berkembang," kata Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers: APBN KITA Agustus 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan keluarnya dana asing dari negara-negara pasar berkembang tentunya akan meningkatkan imbal hasil atau yield serta biaya dana atau cost of fund dari negera-negara tersebut.

Untuk Indonesia sendiri, aliran modal asing yang keluar dari pasar obligasi Tanah Air tercatat mencapai Rp69 triliun sejak Januari sampai Agustus 2022, yang mempengaruhi yield dari Surat Berharga Negara (SBN) RI.

Namun Sri Mulyani mengungkapkan lantaran SBN Indonesia yang dipegang oleh asing saat ini hanya memiliki porsi 15,57 persen, pengaruh modal asing keluar menjadi relatif bisa diminimalkan, meski tetap terpengaruh. Adapun perbankan dan Bank Indonesia masih mendominasi kepemilikan surat utang negara saat ini.

Jika dibandingkan dengan tahun 2019 saat asing masih memegang 38 persen SBN RI, dampak guncangan aliran modal asing keluar akan jauh lebih besar. Dengan demikian, pendalaman pasar keuangan sangat diperlukan untuk stabilisasi pasar keuangan di Tanah Air.

"Makin banyak orang Indonesia yang berinvestasi SBN, pasar keuangan domestik semakin dalam dan tebal sehingga kalau terjadi guncangan seperti sekarang maka guncangan itu relatif tidak menimbulkan gelombang yang besar bagi instrumen keuangan kita. Ini pekerjaan rumah yang akan terus dilakukan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan," kata Sri Mulyani.

Di sisi lain ia mengatakan spread atau jarak SBN RI dengan obligasi AS relatif terjaga di level 433 basis poin (bps)atau semakin menyempit dibandingkan pada awal tahun 2022 yang sebesar 473 bps, di tengah pasar keuangan yang volatil.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
IHSG Rabu dibuka melemah 4,85 poin
Rabu, 28 September 2022 - 09:47 WIB

IHSG Rabu dibuka melemah 4,85 poin

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, dibuka melema...
 Tekan kenaikan harga sembako, Pemkab Bandung gelar operasi pasar murah bersubsidi
Selasa, 27 September 2022 - 22:38 WIB

Tekan kenaikan harga sembako, Pemkab Bandung gelar operasi pasar murah bersubsidi

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perin...
Potensi aspal di Buton besar, Presiden Jokowi putuskan stop impor
Selasa, 27 September 2022 - 22:11 WIB

Potensi aspal di Buton besar, Presiden Jokowi putuskan stop impor

Elshinta.com,
 Swasta berperan strategis ciptakan lapangan kerja berkualitas
Selasa, 27 September 2022 - 21:47 WIB

Swasta berperan strategis ciptakan lapangan kerja berkualitas

Elshinta.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Me...
Warga Buton antusias sambut Presiden Jokowi bagi-bagi BLT BBM di Pasarwajo
Selasa, 27 September 2022 - 21:35 WIB

Warga Buton antusias sambut Presiden Jokowi bagi-bagi BLT BBM di Pasarwajo

Elshinta.com, Ribuan warga Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlihat antusias menyambut k...
Rupiah menguat tipis seiring dolar yang mulai rentan koreksi
Selasa, 27 September 2022 - 16:58 WIB

Rupiah menguat tipis seiring dolar yang mulai rentan koreksi

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore me...
Presiden Jokowi tinjau penyaluran bantuan Pemerintah di Kota Baubau
Selasa, 27 September 2022 - 13:55 WIB

Presiden Jokowi tinjau penyaluran bantuan Pemerintah di Kota Baubau

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo meninjau penyaluran bantuan dari pemerintah kepada masyarakat pen...
Mengajak milenial perkuat kedaulatan pangan Indonesia
Selasa, 27 September 2022 - 12:54 WIB

Mengajak milenial perkuat kedaulatan pangan Indonesia

Elshinta.com, Ancaman krisis pangan dunia kian mendekat ketika dunia dilanda pandemi COVID-19 selama...
Global Forum G20 bahas pertanian digital
Selasa, 27 September 2022 - 11:46 WIB

Global Forum G20 bahas pertanian digital

Elshinta.com, Gelaran kegiatan Agriculture Ministers Meeting (AMM) G20 Indonesia dimulai Selasa (27/...
Rupiah Selasa pagi melemah 18 poin
Selasa, 27 September 2022 - 10:19 WIB

Rupiah Selasa pagi melemah 18 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi me...

InfodariAnda (IdA)