Partai Demokrat tegaskan belum ada rencana gabung koalisi

Elshinta
Jumat, 12 Agustus 2022 - 15:11 WIB |
Partai Demokrat tegaskan belum ada rencana gabung koalisi
Arsif foto - Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar Mulyadi mendampingi Ketum DPP AHY mendaftar ke KPU di Jakarta. ANTARA/ HO Partai Demokrat

Elshinta.com - Partai Demokrat menegaskan belum memiliki rencana untuk bergabung dengan koalisi yang telah terbentuk, seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan Golkar, PAN, dan PPP di dalamnya ataupun koalisi yang segera dibentuk oleh Gerindra dan PKB.

"Demokrat menegaskan belum ada pembahasan mengenai itu (bergabung dengan koalisi). Komunikasi dengan teman-teman partai politik (parpol) yang tergabung di KIB, seperti Golkar, PAN, dan PPP memang terus kami lakukan, begitu pula dengan teman-teman Gerindra dan PKB," ujar Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Hal yang dia sampaikan ini ditujukan untuk menanggapi kabar yang beredar mengenai Demokrat yang dinilai berkemungkinan bergabung dengan salah satu koalisi.

Sebaliknya, lanjut Herzaky, sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Jumat (5/8), terkait dengan koalisi, mereka lebih intens menjalin komunikasi dengan NasDem dan PKS.

Bahkan, tambah dia, ketiga pihak telah melakukan beberapa pertemuan terbatas melalui perwakilan yang ditunjuk oleh masing-masing partai dan hasil pertemuan itu akan disampaikan kepada publik pada waktu yang belum ditentukan.

Lebih lanjut, Herzaky menjelaskan bahwa sampai saat ini di samping menjalin komunikasi secara lebih intens dengan NasDem dan PKS, Demokrat juga masih terus menjajaki komunikasi intens dengan teman-teman lintas partai lainnya.

Hal tersebut, kata dia, diperlukan oleh Demokrat untuk menyelesaikan permasalahan bangsa yang tidak bisa diselesaikan sendirian.

"Bagaimana pun, menyelesaikan permasalahan bangsa ini tidak bisa sendirian, komunikasi dan silaturahim lintas elemen bangsa harus terus dijalin," ujar Herzaky.

Dia menambahkan koalisi yang akan dibentuk oleh Demokrat juga bukan sekadar koalisi untuk Pilpres 2024, melainkan juga koalisi untuk menyelesaikan permasalahan yang berpotensi dihadapi bangsa Indonesia pasca-Pilpres 2024.

Herzaky menyampaikan koalisi yang akan dibentuk oleh Demokrat akan berusaha mencari cara mengelola negara agar pendapatan dan daya beli rakyat semakin meningkat, mencegah rakyat terbebani oleh kenaikan harga sembako, bahan bakar minyak gas, dan listrik, mengurangi pengangguran, dan memperbaiki nasib rakyat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
SSI: Prabowo miliki peluang besar peroleh tiket Capres 2024
Senin, 03 Oktober 2022 - 21:48 WIB

SSI: Prabowo miliki peluang besar peroleh tiket Capres 2024

Elshinta.com, Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI) Abdul Hakim menyebutkan bahwa Prabowo...
Survei SSI: Prabowo Subianto unggul di antara tiga nama besar capres
Senin, 03 Oktober 2022 - 19:58 WIB

Survei SSI: Prabowo Subianto unggul di antara tiga nama besar capres

Elshinta.com, Hasil survei Skala Survei Indonesia (SSI) menyebutkan bahwa Prabowo Subianto unggul d...
Komisi X DPR desak hentikan sementara Liga 1 hingga Liga 3
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:10 WIB

Komisi X DPR desak hentikan sementara Liga 1 hingga Liga 3

Elshinta.com, Komisi X DPR RI mendesak penghentian sementara pertandingan sepak bola di Liga 1, Liga...
Presiden Jokowi kembali pimpin rapat untuk matangkan persiapan KTT G20
Senin, 03 Oktober 2022 - 17:13 WIB

Presiden Jokowi kembali pimpin rapat untuk matangkan persiapan KTT G20

Elshinta.com, Penyelenggaraan pertemuan puncak negara-negara G20 di Bali pada November 2022 makin de...
Pengamat: Nasdem manfaatkan popularitas Anies 
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:07 WIB

Pengamat: Nasdem manfaatkan popularitas Anies 

Elshinta.com, Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai Partai Nasional Demokrat (Nas...
Surya Paloh berikan otoritas Anies pilih cawapres
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:55 WIB

Surya Paloh berikan otoritas Anies pilih cawapres

Elshinta.com, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh memberikan otoritas sepenuhnya kepada Anies B...
Partai NasDem resmi usung Anies Baswedan di Pilpres 2024
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:07 WIB

Partai NasDem resmi usung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Elshinta.com, DPP Partai NasDem resmi mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon p...
Anggota DPR sesalkan PT. LIB abaikan rekomendasi Kepolisian
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:16 WIB

Anggota DPR sesalkan PT. LIB abaikan rekomendasi Kepolisian

Elshinta.com, Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi menyesalkan sikap PT. Liga Indones...
 Legislator: Perlu evaluasi penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia
Senin, 03 Oktober 2022 - 12:47 WIB

Legislator: Perlu evaluasi penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia

Elshinta.com, Pertandingan sepak bola Arema dan Persebaya di stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur (...
Anggota DPR sesalkan PT. LIB abaikan rekomendasi Kepolisian
Senin, 03 Oktober 2022 - 11:35 WIB

Anggota DPR sesalkan PT. LIB abaikan rekomendasi Kepolisian

Elshinta.com, Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi menyesalkan sikap PT. Liga Indones...

InfodariAnda (IdA)