Kemendikbud Ristek-RKI gelar Lake Toba Traditional

Elshinta
Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kemendikbud Ristek-RKI gelar Lake Toba Traditional
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/ Elshinta.com

Elshinta.com - Lake Toba Traditional Music Festival (LTTMF) 2.0 merupakan bagian dari program Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) yang digagas oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) bersama Rumah Karya Indonesia melibatkan masyarakat setempat dan komunitas terkait.

Perhelatan LTTMF sukses digelar selama tiga hari pada 5-7 Agustus lalu. Penyelenggaraan pentas musik dan budaya dari Tanah Batak itu menyedot apresiasi dari peserta maupun masyarakat.
 
Dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseuki, Marsada Band, Amput Sidabutar menyatakan satu  di antara grup musik yang tampil pada FMTI Toba mengatakan, banyak karya musisi dari kawasan Toba yang akhirnya mampu tersalurkan karena difasilitasi Kemdikbud Ristek dan Rumah Karya Indonesia.
 
"Selain penampilan 30 seniman dan musisi lokal yang membawakan lagu-lagu tradisi yang mencirikan kearifan lokal budaya Tanah Batak, Musisi ternama Ipang Lazuadi menjadi bintang tamu dalam perhelatan LTTMF 2.0 kali ini," ucapnya.
 
“Pemerintah, dalam hal ini Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek, membuka pintu kreasi kepada musisi dan seniman dari Toba untuk menampilkan karya terbaiknya. Apa yang selama ini terpendam dan belum banyak diketahui masyarakat, melalui LTTMF 2.0, akhirnya terungkap bahwa musik tradisi dari seniman Toba juga adalah unggulan,” ucap Amput.
 
Amput menegaskan pentingnya masa depan budaya, seperti musik, tarian, bunyi-bunyian, agar tetap dilestarikan untuk aset kekayaan bangsa Indonesia. 
 
Dengan begitu, Amput melanjutkan, kelak generasi penerus Indonesia tetap memiliki kebanggaan terhadap warisan budaya masing-masing daerahnya. 
 
LTTMF 2.0, bagi seniman dan musisi lokal, lanjut Amput, adalah upaya mengenalkan apa saja musik tradisional yang ada di Toba sehingga menjadi transfer pengetahuan agar dirawat oleh generasi penerus.
 
“Kiranya penting diketahui oleh generasi penerus apa saja seni budaya di Toba yang selama ini menjadi turun temurun sehingga nantinya mampu dikembangkan sesuai konteks zamannya namun tidak menghilangkan makna dan ciri tradisi daerah Toba,” ujar Amput.
 
Amput berharap, ajang FMTI yang memamerkan khazanah budaya Toba dapat terus bergulir dan lebih luas lagi cakupannya. Amput mengemukakan, jika bisa seni budaya musik Toba juga dapat dipentaskan di kancah festival level internasional dengan difasilitasi pemerintah.
 
Salah satu pengunjung LTTMF 2.0 asal Pulau Samosir Ismail menuturkan, event LTTMF 2.0 menjadi kebanggaan untuk masyarakat di kawasan Toba sebab menyebarkan nilai-nilai budaya kepada khalayak di luar daerah.
 
“Jadi kebanggaan khusus karena ada festival budaya musik Toba yang ditunjukkan ke masyarakat lainnya. Supaya (masyarakat) lainnya mengetahui bahwa Toba amat kaya beranekaragam budaya musik tradisi,” imbuh Ismail.
 
Sebagai informasi, dalam LTTMF 2.0, musisi dan seniman dari kawasan Toba membawakan sejumlah karya musik dipadu dengan bunyian khas lokal.  Selain itu juga dipentaskan opera yang diperankan oleh sekelompok ibu-ibu di kawasan Toba.
 
Pembukaan LTTMF 2.0 secara langsung dihadiri oleh Direktur Perfilman, Musik, dan Media Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek Ahmad Mahendra dan Bupati Toba Poltak Sitorus. LTTMF 2.0 menghadirkan musisi nasional yang telah terkenal sejak lama dengan mahakaryanya yakni Ipang lazuardi.
 
Dalam LTTMF 2.0 juga mengadakan paket wisata budaya yang diinisiasi Rumah Karya Indonesia dan 1000 tenda agar dapat menyaksikan event  di tiga desa secara serentak. Sebanyak 650 paket wisata diambil dari wisatawan Bukittinggi, Medan, Binjai, dan beberapa daerah lainnya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kata iKON jelang penampilan perdana setelah tiga tahun di Indonesia
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 19:56 WIB

Kata iKON jelang penampilan perdana setelah tiga tahun di Indonesia

Elshinta.com, Grup idola K-pop iKON mengaku gugup bertemu para penggemar mereka atau iKONIC di Indon...
Hanin Dhiya hadirkan `single` terbaru `Bertahan Tanpa Arah`
Jumat, 30 September 2022 - 15:52 WIB

Hanin Dhiya hadirkan `single` terbaru `Bertahan Tanpa Arah`

Elshinta.com, Musisi muda Hanin Dhiya terus produktif menghasilkan karya dan terbaru ia merilis sin...
N.Flying umumkan `comeback` lewat `Dearest`
Kamis, 29 September 2022 - 07:31 WIB

N.Flying umumkan `comeback` lewat `Dearest`

Elshinta.com, Grup band Korea Selatan N.Flying akan kembali ke panggung musik pada 17 Oktober 2022 m...
Delapan momen SEVENTEEN `[BE THE SUN] IN JAKARTA` hari pertama
Minggu, 25 September 2022 - 19:46 WIB

Delapan momen SEVENTEEN `[BE THE SUN] IN JAKARTA` hari pertama

Elshinta.com, Grup idola K-pop SEVENTEEN membuka gelaran konser `BE THE SUN] - JAKARTA` hari pertam...
Konser `Semusim Nicky Astria` siap digelar pada 8 Oktober
Sabtu, 24 September 2022 - 11:15 WIB

Konser `Semusim Nicky Astria` siap digelar pada 8 Oktober

Elshinta.com, Penyanyi solo legendaris Indonesia Nicky Astria akan menggelar konser tunggal bertajuk...
Jay B GOT7 tonjolkan kebebasan lewat album baru
Kamis, 22 September 2022 - 11:00 WIB

Jay B GOT7 tonjolkan kebebasan lewat album baru

Elshinta.com, JAY B dari grup idola K-pop GOT7 menonjolkan kebebasan melalui album keduanya berjudul...
Siap comeback, Dreamcatcher rilis teaser berisi kode misteri
Rabu, 21 September 2022 - 11:23 WIB

Siap comeback, Dreamcatcher rilis teaser berisi kode misteri

Elshinta.com, Dreamcatcher telah dikonfirmasi akan melakukan comeback di bulan Oktober mendatang d...
Konser Chrisye diklaim bakal jadi konser langka di dunia
Rabu, 21 September 2022 - 09:59 WIB

Konser Chrisye diklaim bakal jadi konser langka di dunia

Elshinta.com, Gelaran konser `Chrisye Live by Erwin Gutawa` yang akan diselenggarakan pada 30 Septem...
Konser Chrisye diklaim bakal jadi konser langka di dunia
Rabu, 21 September 2022 - 06:15 WIB

Konser Chrisye diklaim bakal jadi konser langka di dunia

Elshinta.com, Gelaran konser `Chrisye Live by Erwin Gutawa` yang akan diselenggarakan pada 30 Septem...
KARA akan comeback setelah tujuh tahun tidak aktif
Senin, 19 September 2022 - 12:32 WIB

KARA akan comeback setelah tujuh tahun tidak aktif

Elshinta.com, KARA, girl group yang populer antara akhir 2000-an hingga awal 2010-an, akan kembali...

InfodariAnda (IdA)