KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet

Elshinta
Jumat, 12 Agustus 2022 - 17:23 WIB |
KKP Panjang lakukan deteksi dini cegah penyebaran cacar monyet
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Panjang tengah melakukan pengambilan sampel tikus yang ada di simpul transportasi di Lampung sebagai langkah antisipasi persebaran cacar monyet. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Elshinta.com - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang Lampung melaksanakan deteksi dini virus othopox pada tikus guna mencegah  penyebaran cacar monyet di simpul transportasi di wilayah itu.

"Sebagai langkah kesiapsiagaan dan mencegah kemungkinan adanya importasi penyakit cacar monyet, kami berupaya melakukan kegiatan cegah tangkal penyakit di simpul transportasi," ujar Kepala KKP Kelas II Panjang, Marjunet Danoe di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan cegah tangkal tersebut dilakukan salah satunya dengan cara melakukan pelacakan kasus melalui binatang vektor penyakit tersebut salah satunya tikus.

"Tikus ini menjadi salah satu vektor pembawa virus ini selain primata, sebab mereka hidup dekat dengan aktivitas manusia. Jadi secara rutin dilakukan kegiatan pemeriksaan sampel tikus yang ada di bandar udara atau pelabuhan sebagai simpul transportasi di Lampung untuk pencegahan penyakit," kata dia.

Dia menjelaskan kegiatan surveilans tikus tersebut dilakukan dengan pengambilan sampel tes usap dan pemeriksaan sejumlah bagian tubuh dari hewan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium di Jakarta.

"Untuk menghadapi kemungkinan merebaknya wabah ini melalui pelabuhan dan bandar udara dengan mobilitas tinggi kapal atau orang dari luar negeri, akan terus diintensifkan pengawasan. Dan tahun depan alat konfirmasi sampel akan dikirimkan ke Lampung," ucapnya.

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh entomolog kesehatan Kementerian Kesehatan Sugiarto.

"Pelaksanaan surveilans kepada salah satu binatang vektor virus othopox yaitu tikus ini memang dilakukan secara rutin setiap 40 hari sekali di pelabuhan dan bandar udara. Kementerian Kesehatan kali ini melakukan pemeriksaan di lima provinsi dalam melakukan proses mitigasi persebaran penyakit cacar monyet," ujar entomolog kesehatan Kementerian Kesehatan Sugiarto.

Menurut dia, langkah itu dilakukan sebagai langkah pengendalian persebaran dan penularan penyakit infeksi baru seperti cacar monyet.

"Perlu sekali melakukan kegiatan kesiapsiagaan dengan melakukan konfirmasi terhadap vektor pembawa penyakit sebelum menginfeksi manusia," ucap dia lagi.

Dia melanjutkan dengan adanya kegiatan surveilans rutin terhadap hewan vektor penyakit terutama di simpul transportasi yang mudah terjadi transmisi penyakit dapat menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan masyarakat.

"Ketika kita bisa mengetahui objek utama pembawa penyakit, maka bisa menjadi langkah mencegah manusia tertular dan merebaknya wabah. Harapannya penyakit cacar monyet ini tidak menyebar penularannya dengan langkah pencegahan ini," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia
Rabu, 28 September 2022 - 09:35 WIB

BMKG peringatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat di wil...
Ribuan anak di Papua Barat putus sekolah
Rabu, 28 September 2022 - 08:59 WIB

Ribuan anak di Papua Barat putus sekolah

Elshinta.com, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga prihatin setelah mengetahui...
Wali Kota Medan Bobby Nasution resmikan Pasar Aksara baru
Rabu, 28 September 2022 - 08:47 WIB

Wali Kota Medan Bobby Nasution resmikan Pasar Aksara baru

Elshinta.com, Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution meresmikan Pasar Aksara baru yang memi...
DIY bakal menerima 26 sertifikat warisan budaya tak benda
Rabu, 28 September 2022 - 08:23 WIB

DIY bakal menerima 26 sertifikat warisan budaya tak benda

Elshinta.com, Daerah Istimewa Yogyakarta bakal menerima 26 sertifikat karya budaya yang ditetapkan m...
Kemenkeu: Surplus APBN jadi katalis positif lelang surat utang negara
Selasa, 27 September 2022 - 23:35 WIB

Kemenkeu: Surplus APBN jadi katalis positif lelang surat utang negara

Elshinta.com, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi APBN 2022 per Agustus yang kembali ...
Satgas COVID-19 Garut tes usap 505 orang
Selasa, 27 September 2022 - 23:23 WIB

Satgas COVID-19 Garut tes usap 505 orang

Elshinta.com, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan tes usap terhad...
Pemerintah pastikan logistik dan akomodasi penunjang KTT G20 aman
Selasa, 27 September 2022 - 21:11 WIB

Pemerintah pastikan logistik dan akomodasi penunjang KTT G20 aman

Elshinta.com, Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah Koferensi Tingkat Tinggi G20 memastikan segala...
Skema buka-tutup hindari penumpukan di Ngurah Rai saat KTT G20
Selasa, 27 September 2022 - 18:48 WIB

Skema buka-tutup hindari penumpukan di Ngurah Rai saat KTT G20

Elshinta.com, Pemerintah menyiapkan skema buka tutup untuk menghindari terjadinya penumpukan dan kep...
Pemprov Jateng - Kerajaan Melaka jajaki kerjasama teknologi kesehatan
Selasa, 27 September 2022 - 16:47 WIB

Pemprov Jateng - Kerajaan Melaka jajaki kerjasama teknologi kesehatan

Elshinta.com, Perwakilan Menteri Kesehatan Kerajaan Negeri Melaka, Malaysia menemui Gubernur Ganjar ...
Benarkah kaum milenial tak tertarik jadi petani?
Selasa, 27 September 2022 - 16:35 WIB

Benarkah kaum milenial tak tertarik jadi petani?

Elshinta.com, Apakah benar tidak ada generasi milenial yang tertarik pada pertanian? Pertanyaan itu ...

InfodariAnda (IdA)