Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi

Elshinta
Jumat, 12 Agustus 2022 - 21:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Wamen Pahala dorong PT PIM bangun ketahanan pangan dan energi
Sumber foto: Hamdani/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mendorong PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) berperan besar terhadap ketahanan pangan dan ketahanan energi dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 mendatang.

Upaya yang dilakukan mulai dari pengembangan pabrik NPK dan pengembangan Green Industry Cluster (GIC) atau Klaster Industri Hijau. Hal ini disampaikan Pahala saat melakukan kunjungan kerja ke PT PIM di Lhokseumawe, Aceh.
 
PT PIM yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) saat ini tengah melakukan sejumlah upaya guna meningkatkan kapasitas produksinya, antara lain melalui pembangunan pabrik NPK berkapasitas 500 ribu ton per tahun dan reaktivasi pabrik urea PIM-1.

 “Kami berharap pabrik NPK ini bisa diselesaikan dan dikomersialisasikan pada bulan November atau Desember tahun ini”, tutur Pahala seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Jumat (12/8).

Menurutnya, penambahan kapasitas produksi NPK ini merupakan langkah besar untuk pengembangan PT PIM ke depan.

 “Alhamdulillah, tadi saya dilaporkan Direksi PT PP, perkembangannya cukup baik dan penyelesaiannya bisa dicapai sekitar Bulan November”, tambahnya.  
 
Lebih lanjut Pahala menyebutkan bahwa kebutuhan nasional pupuk NPK saat ini adalah sekitar 8 juta ton, sedangkan kapasitas produksi Pupuk Indonesia Grup adalah 3,4 juta ton. “Tambahan kapasitas produksi sebesar 500 ribu ton ini tentunya berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan pupuk NPK nasional”, tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa pabrik NPK ini nantinya harus didukung oleh pemenuhan feedstock atau bahan baku yang baik, terutama bahan baku potas atau kalium yang berasal dari Rusia.
 
Selain melalui pembangunan pabrik NPK baru, Pahala juga mendukung upaya PT PIM melakukan reaktivasi pabrik PIM-1. Reaktivasi ini diharapkan juga dapat menambah kapasitas produksi urea PT PIM. Tantangan dalam melakukan reaktivasi ini adalah masih adanya kendala pasokan gas.

“Saat ini kita sedang menunggu bagaimana dapat memperoleh pasokan gas untuk reaktivasi PIM-1, dimana kita ketahui kebutuhannya adalah sekitar 55 MMSCFD. Jadi ini sedang kita upayakan dengan berkoordinasi dengan holding Pupuk Indonesia, juga Pertamina dan PGN”, tutur Pahala.
 
Lebih lanjut Pahala mengungkapkan bahwa dalam rangka ketahanan energi, Kementerian BUMN juga mempunyai inisiatif pengembangan Klaster Industri Hijau.  “Klaster Industri Hijau adalah kawasan industri yang menggunakan energi berbasis green”, tutur Pahala.

Salah satu komoditas yang berpotensi untuk dikembangkan di PT PIM adalah Blue dan Green Ammonia. “Kami berharap kawasan industri ini bisa segera direalisasikan. Dengan adanya  klaster industri hijau menjadikan PT PIM bukan hanya perusahaan pupuk tapi juga perusahaan yang bisa mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi”, demikian jelas Pahala.
 
Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan, mengungkapkan bahwa pengembangan Kawasan ini sesuai dengan strategy house green industry cluster Kementerian BUMN yang menargetkan reduksi karbon hingga 29% di tahun 2030, dan net-zero emission pada tahun 2060. Strategi yang dilakukan, antara lain, pemanfaat energi baru dan terbarukan, implementasi teknologi carbon capture, peningkatan efisiensi, serta pengembangan bisnis dan industri ramah lingkungan.
 
Terkait dengan pasokan gas untuk reaktivasi PIM-1, Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan dukungan kepada Kementerian ESDM untuk pengadaan LNG, baik melalui pasokan dalam negeri maupun impor. “Kementerian ESDM juga telah merespon dan memberikan dukungannya untuk pengadaan LNG tersebut”, kata Jamsaton.
 
Lebih lanjut, Direktur Utama PT PIM, Budi Santoso Syarif menyatakan apresiasinya atas kunjungan Wamen BUMN I. “Kami siap mewujudkan Klaster Industri Hijau di area PT PIM.dan kami  juga didukung oleh lokasi yang strategis, serta fasilitas dan utilitas pendukung yang memadai, seperti Pelabuhan, jaringan interkoneksi listrik dan air, serta jaringan pipa gas.”, tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai
Senin, 03 Oktober 2022 - 18:56 WIB

Perajin tahu Kulon Progo perkecil ukuran siasati harga kedelai

Elshinta.com, Perajin tahu di Desa Ngentakrejo dan Tuksono, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Y...
Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi `groundbreaking` pabrik pipa di Batang

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Senin, untuk m...
Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus
Senin, 03 Oktober 2022 - 15:37 WIB

Kunjungan wisman naik 2.000 persen capai 1,73 juta hingga Agustus

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) k...
BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen
Senin, 03 Oktober 2022 - 14:38 WIB

BPS: Bensin picu inflasi capai 5,95 persen

Elshinta.com, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyebutkan bahwa bensin menjadi pemic...
BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:56 WIB

BPS catat inflasi 1,17 persen pada September 2022

Elshinta.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 1,17 persen pada September 2022 a...
BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023
Senin, 03 Oktober 2022 - 12:06 WIB

BI sebut risiko inflasi lebihi empat persen masih tinggi hingga 2023

Elshinta.com, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat p...
Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  
Senin, 03 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Tinjau ATF 2023, Menparekraf merekomendasikan Arkamaya Sembung  

Elshinta.com, Pandemi COVID-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir ini banyak memberikan dampak ...
Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:57 WIB

Presiden Joko Widodo ingin pengusaha besar dan UMKM kompak

Elshinta.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar pengusaha besar dan Usaha Mikro, Kecil dan M...
IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:48 WIB

IHSG terkoreksi seiring pasar nantikan rilis data inflasi domestik

Elshinta.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi terkore...
Rupiah Senin pagi melemah 28 poin
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Rupiah Senin pagi melemah 28 poin

Elshinta.com, Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi mel...

InfodariAnda (IdA)